Jakarta-Karachi, POL | Pesawat Pakistan Airlines tipe Airbus A320 dengan isi 99 penumpang dan 8 awak kapal jatuh di Karachi, Pakistan. Kementerian Pakistan mengungkap penerbangan dengan nomor PK8303 lepas landas dari Lahore dan dijadwalkan mendarat 02.30 waktu setempat di Karachi.
Dikutip dari CNN, Juru Bicara Pakistan Airlines Abdullah Khan mengungkap pesawat tersebut hilang dari radar dan prosesdur tanggap darurat telah diaktifkan. Insiden ini terjadi di tengah Pakistan yang mulai membuka penerbangan domestik di tengah pandemi corona.
Kecelakaan ini menjadi kecelakaan pesawat kedua untuk kapal induk Pakistan dalam waktu kurang dari empat tahun.
Kepala maskapai tersebut mengundurkan diri pada akhir 2016, kurang dari seminggu setelah jatuhnya pesawat ATR-42 menewaskan 47 orang.
Kesalahan Teknis
Sementara Menteri Dalam Negeri Pakistan Ijaz Ahmad Shah mengungkap penyebab jatuhnya pesawat Pakistan International Airlines ( PIA) adalah kesalahan teknis. “Pilot sempat meneriakkan ‘mayday’ usai kehilangan kendali atas pesawat,” katanya.
Pesawat PIA berjenis Airbus A320 ini jatuh di permukiman Karachi, Pakistan, saat hendak mendarat. Rutenya adalah penerbangan domestik, dengan keberangkatan dari Lahore pada Jumat (22/5/2020). Hingga berita ini diunggah, tim penyelamat dan pencarian telah menemukan 40 jasad.
“Kami telah menemukan 40 jasad sejauh ini,” ucap Mayor Mohammad Mansoor dari Rangers Pakistan yang mengawasi operasi penyelamatan, dikutip dari AFP.
Namun Faisal Edhi yang mengepalai yayasan amal Edhi yang membantu tim penyelamat, memberikan angka yang sedikit lebih tinggi. Ia mengatakan sedikitnya 42 jasad telah ditemukan dari daerah tersebut. “Sesuai perkiraan kami, ada sekitar 50 mayat di bawah reruntuhan,” katanya dalam siaran langsung televisi. Sementara itu Menteri Informasi Syed Nassir Hussain Shah di Provinsi Sindh yang menaungi Karachi mengatakan, setidaknya ada 2 orang yang selamat dari kecelakaan itu.
Ledakan keras
Seorang warga mengaku mendengar ledakan keras saat kecelakaan pesawat ini terjadi. “Saya mendengar ledakan besar dan membangunkan orang-orang yang memanggil pemadam kebakaran,” kata penduduk Karachi, Mudassar Ali, dikutip dari AFP. Gambar yang ditayangkan di tv nasional Pakistan menunjukkan, pesawat PIA jatuh di area permukiman. Asap hitam tebal mengepul dari lokasi jatuhnya pesawat. Penerbangan PIA ini membawa 107 orang, yang terdiri dari 99 penumpang dan 8 awak kabin.
Kecelakaan ini terjadi hanya beberapa hari setelah Pakistan mengizinkan penerbangan komersial dilanjutkan lagi, setelah ditangguhkan selama lockdown virus corona. Kecelakaan ini juga terjadi ketika warga Pakistan bersiap merayakan akhir Ramadhan dan menyambut Idul Fitri. Banyak penduduk Pakistan yang melakukan perjalanan kembali ke rumah mereka di kota dan desa. (POL/cnn-kps)







