• Redaksi
  • Hubungi Kami
Minggu, 8 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Internasional

Culik dan Penggal Mahasiswi China, Pria AS Dibui Seumur Hidup

Editor: Suganda
Sabtu, 20 Juli 2019
Kanal: Internasional

Editor:Suganda

Sabtu, 20 Juli 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Chicago, POL | Seorang pria di Amerika Serikat (AS) dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena menculik dan membunuh seorang mahasiswi asal China. Pengadilan AS juga menetapkan tidak akan ada pembebasan bersyarat untuk pria berusia 30 tahun ini.

Seperti dilansir AFP, Jumat (19/7/2019), Brendt Christensen (30) sebelumnya terancam hukuman mati atas dakwaan penculikan yang berujung kematian. Dia diyakini bertanggung jawab atas kematian seorang mahasiswi asal China bernama Zhang Yingying (26).

Dalam sidang putusan yang digelar pada Kamis (18/7) waktu setempat, Chistensen yang sama sekali tidak memberikan pernyataan apapun dalam sidang, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Hakim James Shadid yang membacakan putusan, seperti dilansir Chicago Tribune, menyebut tindakan Chistensen sebagai ‘tindak kekerasan yang tidak bisa dipahami’ dan menuduhnya ‘memenuhi fantasinya yang mementingkan diri sendiri dan egois tanpa mempedulikan orang lain kecuali dirinya sendiri’.

Zhang diketahui merupakan mahasiswi S2 pada University of Illinois Urbana-Champaign. Dia dilaporkan menghilang pada 9 Juni 2017, sekitar dua bulan setelah dia datang dari China untuk belajar soal fotosintesis dan produksi tanaman di universitas tersebut.

Dalam persidangan, jaksa menyebut Christensen menculik Zhang di sebuah halte bus dekat kampusnya, pada Juni 2017. Para penyidik mencurigai Christensen setelah rekaman CCTV di wilayah Urbana, 210 kilometer sebelah selatan kota Chicago, menunjukkan Zhang masuk ke dalam sebuah mobil warna hitam yang belakangan diketahui terkait Christensen.

Dalam argumennya di sidang, jaksa setempat menyebut Christensen membawa Zhang ke apartemennya, di mana Zhang melakukan perlawanan sekuat tenaga saat Christensen memukulinya dengan tongkat bisbol, memperkosa dan menikamnya di leher sebelum memenggalnya.

Jenazah Zhang tidak pernah ditemukan, namun jaksa menyatakan DNA-nya cocok dengan bercak darah yang ada di beberapa titik di dalam kamar Christensen. (POL/DC)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: penggal mahasiswa
Berita sebelumnya

Yuli Selundupkan Kondom Isi Sabu Dalam Kelamin ke Lapas

Berita selanjutnya

Kejatisu Temukan Penyimpangan Klaim Dana BPJS oleh RS di Medan

TERBARU

Safari Ramadan di Masjid Al-Ikhlas Medan Timur, Rico Waas Dorong Pengaktifan Poskamling di Seluruh Lingkungan Kota

Sabtu, 7 Maret 2026

Safari Ramadhan di Panai Tengah, Bupati Serahkan 12 Unit AC, 50 Paket Sembako BAZNAS dan 50 Paket Pribadi

Sabtu, 7 Maret 2026

CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Idulfitri

Sabtu, 7 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd