• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 11 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Hukum&Kriminal

Tragis! Nenek di Asahan Tewas Usai Tas Berisi Uang Dirampas

Editor: Suganda
Sabtu, 11 Januari 2025
Kanal: Hukum&Kriminal

Editor:Suganda

Sabtu, 11 Januari 2025
Kediaman korban saat dikunjungi sejumlah wartawan.

Kediaman korban saat dikunjungi sejumlah wartawan.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Asahan, POL | Seorang nenek bernama Nuraidah berusia 64 tahun meninggal dunia, usai menjadi korban penjambretan tas oleh dua remaja yang masih bersekolah SMP (berusia 14 tahun) di Jalan Anwar Sanusi, Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

Diketahui, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (4/1/2025) lalu di Jalan Anwar Sanusi saat Nuraidah menjaga warungnya.

Korban mengalami luka karena terjatuh dan sempat terseret, akibat mempertahankan tas berisi sejumlah uang jualan di warung.

Sementara itu, korban meninggal dunia diketahui pada Selasa (7/1/25).

Hadi Batubara, suami korban, menjelaskan bahwa dua pelaku anak di bawah umur ini awalnya datang ke warung untuk berbelanja.

“Saat istri saya sedang mengambil rokok pesanan pelaku, dia tiba-tiba masuk. Dan merampas tas yang dipegang istri saya,” ujar Hadi, kepada wartawan, Jumat (10/1/25).

Korban yang tak ingin uangnya hilang dirampas bocah-bocah ini mencoba mempertahankan tasnya, dan terlibat aksi tarik menarik dengan pelaku hingga terjatuh.

Dalam keadaan terkejut dan lemas, korban sempat berteriak meminta pertolongan sambil meneriaki kedua bocah SMP dengan kalimat perampok.

“Diteriaki rampok sama istri saya, kemudian anak-anak itu lari, sehingga bisa dikejar dan dapat oleh masyarakat,” ujarnya.

Mereka kemudian dibawa ke kantor lurah sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

Korban mengalami luka lecet di tangan dan lutut. Beberapa hari kemudian kemudian meninggal dunia akibat sesak napas. (MS)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Viral! Suami Aniaya Istri Diamankan Polres Labuhanbatu

Berita selanjutnya

Bawaslu Toba Siap Memberikan Keterangan pada Sidang Perdana Perselisihan Pilkada Toba 2024

TERBARU

Rico Waas Sambut Baik Tawaran Kerja Sama Bank Sumut Terkait Digitalisasi Parkir

Rabu, 11 Maret 2026

TMMD ke-127 TA 2026 Kodim 0207/Sml di Kabupaten Simalungun Resmi Ditutup

Rabu, 11 Maret 2026

Kelompok Tani Hutan Shorea Lestari Sukarame Labura Desak Balai Gakkum Wilayah Sumatera Menindak Arjuna Cs dan Robert Cs

Rabu, 11 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd