• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 2 April 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Hukum&Kriminal

Siswa SMA di Kisaran Meninggal Dunia Diduga Dianiaya Oknum Aparat

Editor: Suganda
Kamis, 13 Maret 2025
Kanal: Hukum&Kriminal

Editor:Suganda

Kamis, 13 Maret 2025
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Asahan, POL | Siswa SMA kelas XII bernama Pandu Brata Siregar (18 tahun) meninggal dunia setelah diketahui pulang dari menonton aksi balap lari pada Minggu (9/3/2025) malam.

Keluarga menyebutkan Pandu meninggal dunia diduga akibat tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum aparat saat kegiatan balap lari yang ditontonnya itu dibubarkan oleh Polisi.

Korban menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa (11/3/2025) setelah sempat dirawat dua malam di rumah sakit.

“Dia ini nonton balap lari sama kawannya hari Minggu malam itu. Terus dibubarkan Polisi. Dia lari naik sepeda motor sama kawannya cuma dapat sama Polisi ini. Di situlah katanya dia ditendang dua kali,” kata keluarga korban yang tidak mau disebutkan namanya kepada wartawan, Rabu (12/3/2025).

Awak media juga telah menerima beberapa foto kondisi korban setelah dinyatakan meninggal dunia. Terlihat bagian pelipis korban terdapat luka jahitan. Selain itu, ada juga hasil rontgen bagian dalam tubuh korban.

Saat diamankan polisi disebutkan korban sempat dibawa ke Polsek Simpang Empat, selanjutnya dia dijemput pihak keluarga lalu dibawa berobat.

“Tapi pulang dari Polsek itu makin sakit kondisinya di bagian perut dalam,” ujarnya.

Hingga kini, pihak keluarga masih berembuk terkait rencana melaporkan kejadian itu ke Propam Polres Asahan.

Kanit Propam Polres Asahan, Iptu Jefri Helmi mengaku saat ini belum ada menerima laporan terkait hal tersebut. “Masih kami dalami,” ucapnya. (BS)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Wakil Bupati Dairi Diperiksa Polisi, Ini Kasusnya

Berita selanjutnya

DPRD Medan Sesalkan Izin Ruko Diperuntukkan Perluasan Rumah Sakit

TERBARU

Pemko Medan Jalankan PKH Medan Makmur, Tahun Ini 10.000 Penerima Masing-Masing Rp2,4 Juta

Rabu, 1 April 2026

Perkuat Layanan Jantung, RSUD dr Pirngadi Medan Kini Miliki Alat Cath Lab dan CT Scan Baru

Rabu, 1 April 2026

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Rabu, 1 April 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd