Medan POL | Warga yang bertempat tinggal di Ismail, Lingkungan V, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara, mendadak heboh.
Pasalnya, pada Rabu (12/4/2024) sekitar pukul 03.00 WIB dinihari, seorang ibu dan dua anaknya dibacok oleh pelaku yang disebut-sebut bernama Agus Ujung (26).
Belum diketahui motif dan kronologi bagaimana pelaku nekat membacok korban. Saat ini Sat Reskrim Polres Binjai masih terus melakukan penyelidikan terhadap kejadian itu.
Informasi yang dirangkum, setelah melakukan pembacokan dengan pisau dapur, pelaku pun melarikan diri. Namun demikian, Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Riswansyah membenarkan kejadian tersebut.
“Ya benar. Bentar laporannya belum kita terima, entar akan kita sampaikan,” sambungnya.
Sementara itu, Rosda Situmeang (43) warga Jalan Ismail, Lingkungan V, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat, mengalami luka tusuk di bagian leher, dan meninggal dunia.
Tak hanya Rosda, kedua anaknya bernama Oskar Simbolon (19) dan Evi Kristin (16) juga mengalami sejumlah luka, akibat terkena bacokan. Saat ini keduanya sudah menjalani perawatan di RSUD Djoelham.
Oskar mengalami luka bacok pada bagian lengan tangan sebelah kiri dan sebelah kanan dan bagian kaki kanan. Sementara Evi mengalami luka bacok pada bagian kepala dan lengan tangan kiri.
Informasi yang dirangkum, setelah melakukan pembacokan dengan pisau dapur, pelaku pun melarikan diri.
Di sisi lain, beredar foto pelaku Agus Ujung (26) keponakan sekaligus pelaku yang nekat menghabisi nyawa bibinya Rosda Situmeang (43).
Tampak dalam foto yang beredar tersebut, Agus yang masih berusia 26 tahun ini, terlihat mengenakan pakaian rapi. Ia memakai baju kemeja putih dan celana panjang berwarna hitam.
Informasi yang diperoleh wartawan saat mengunjungi rumah duka, Suwandi Naibaho (53) tetangga korban menceritakan sedikit kronologi bagaimana peristiwa yang mengerikan itu terjadi.
Awalmula Suwandi mendapat kabar dari adik Rosda yang bertempat tinggal di Kecamatan Sidikalang bernama Serli Situmeang.
Pertama sekali, anak korban Oskar Simbolon (19) menelpon pamannya di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi. Oskar memberitahu kalau mereka dibacok. karena posisi adik korban jauh, sehingga adik korban pun menelepon saya,” ujar Suwandi.
Tak hanya Suwandi, salah seorang tetangga korban lainnya bernama Togar Nadaek juga ditelepon adik korban untuk melihatkan kondisi korban.
“Lae tolong lihat kakak saya yang sudah dibacok oleh si Agus. Dan tolong bawakan ke rumah sakit, Suwandi sudah kutelepon juga,” ujar Suwandi sembari memperagakan ucapan Serli Situmeang.
Setelah mendapat informasi tersebut, Suwandi dan Togar mendatangi lokasi kejadian dan menggedor pintu rumah korban.
Anak korban Oskar Simbolon pun membuka pintu, kemudian mengatakan jika ia dan ibunya kena bacok yang dilakukan pelaku dengan pisau dapur. Suwandi dan Togar pun melihat korban sudah berlumuran darah dan meninggal dunia dalam kondisi telungkup di lantai rumahnya.
“Kedua anak korban yang terkena luka bacok langsung kami bawa ke RSUD Djoelham Kota Binjai,” ujar Suwandi.
Kabar yang beredar, Agus Tujung diketahui sebelumnya bekerja sebagai anggota Rosda Situmeang sebagai pengutip uang angsuran. Namun karena sudah tidak bekerja lebih dari satu bulan, Rosda pun mencari pengganti pelaku Agus. Diduga karena sakit hati, inilah yang mejadi motif sehingga pelaku Agus nekat menghabisi nyawa Rosda. (POL/KOMPAS)
