Rebutan Lapak Parkir, Bapak Tewas Ditusuk Anak Kandung

Sumsel, perjuanganonline | Satu keluarga cekcok mulut hingga terlibat perkelahian gara-gara rebutan lahan parkir wisata air terjun di Musi Rawas, Sumatera Selatan. Keributan itu membuat Saiful (50), tewas di tangan anak kandungnya.

Peristiwa itu bermula saat korban bersama anaknya, Rizal (30) berebut lahan parkir dengan anaknya yang lain, Haikal (26) dan Rudi (24) di kawasan wisata air terjun di Desa Durian Remuk, Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas, Sumsel, Minggu (7/10) sore. Lahan parkir itu sebelumnya dikuasai korban Saiful.

Sama-sama ngotot, cekcok mulut satu keluarga itu membuat pertengkaran fisik. Korban mengejar Haikal. Begitu tertangkap, korban menusuk pinggang dan tangan anaknya.

Ketakutan, korban berupaya lari. Namun, Haikal berhasil mengejarnya dan membalas tusukan yang mengenai pinggang. Kemudian datang Rudi untuk menyelamatkan Haikal.

Tiba-tiba, Rizal menembak Rudi menggunakan senjata api jenis kecepek. Tembakan itu dibalas Rudi dengan menusuk Rizal. Dalam kondisi terluka, Rizal terjun ke sungai dan Rudi kabur ke kebun.

Warga akhirnya mengevakuasi Saiful dan Haikal yang terluka parah ke rumah sakit. Dalam perjalanan, Saiful tewas lantaran kehabisan darah akibat luka tusuk di pinggangnya.

Sementara Haikal masih dirawat intensif dengan luka tusuk di pinggang dan tangan. Tak lama kemudian, polisi meringkus Rudi saat berada di rumahnya Desa Muara Beliti.

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro mengungkapkan, pihaknya sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini, yakni Haikal dan Rudi yang tak lain adalah anak korban. Tersangka Haikal masih dirawat di rumah sakit dan dalam pengawasan petugas.

“Dua tersangka sudah kita tetapkan. Mereka yang menyebabkan korban Saiful meninggal dunia,” ungkap Bayu, Selasa (9/10).

Dia mengatakan, perkelahian itu diduga lantaran rebutan lahan parkir wisata air terjun yang baru diresmikan beberapa bulan lalu. Barang bukti diamankan berupa tiga pasang sandal, topi, sebo, dan sepucuk senpira laras pendek jenis kecepek yang diduga milik Rizal.

“Motifnya berebut jagoan lahan parkir. Kasus ini masih pendalaman,” pungkasnya.(P03/Mer)

Berikan Komentar:
Exit mobile version