Tangerang Selatan, POL | Polisi memastikan editor Metro TV Yodi Prabowo tewas dibunuh berdasarkan petunjuk kejadian berupa luka tusuk di leher dan dada. Ada gelagat aneh sebelum ditemukan tewas.
Suci Fitri, pacar editor Metro TV Yodi Prabowo, mengungkap ada gelagat aneh sebelum Yodi ditemukan tewas. Menurutnya, almarhum bercerita kepada temannya bahwa ia merasa ada hawa mistis di dalam dirinya.
“Dengar-dengar sih, dia lagi ngerasain lagi hal-hal yang nggak enak. Kayak hal mistis. Jadi dia itu lagi sensitif banget sama… ya merasanya ada sesuatu,” ujar Suci saat ditemui seusai pemakaman di TPU Sandratex, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Sabtu (11/7/2020).
Suci mencontohkan, almarhum sempat merasakan hawa yang tidak baik ketika melakukan pemotretan untuk temannya yang sedang prewedding. Lokasi pemotretan berada di Puncak, Bogor, Jawa Barat.
“Karena sempat awal bulan lalu dia kan fotoin temannya lagi prewed di Puncak, katanya ‘jangan di situ, hawanya nggak enak,” ucapnya.
Suci mengaku almarhum juga belakang ini jarang menceritakan masalahnya secara langsung. Hanya, almarhum pernah berkeinginan untuk bercerita, namun urung diungkapkan.
“Kayak orang pengin cerita, tapi tuh ditahan,” katanya.
Keanehan lainnya, kata Suci, sikap cerewet almarhum kepadanya seakan-akan sirna. Almarhum berubah dan jarang bercerita tentang masalahnya.
“Kalau dia sih orangnya sama teman-teman orangnya pendiam, tapi kalau sama saya tipe bawel. (Kemudian berubah) iya (jadi pendiam). Jadi kok dia jadi jarang cerita sama saya. Mungkin dia nggak mau cerita masalahnya sama pacarnya,” katanya.
Diketahui, Yodi ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Tol JORR Ulujami. Sebelumnya, korban dinyatakan hilang sejak 3 hari yang lalu.
Dibunuh
Yodi diduga tewas dibunuh. Polisi menemukan sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh korban.
Namun penyelidikan polisi belum sampai pada kesimpulan motif dari pembunuhan itu, kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus di Jakarta, Sabtu (11/7/2020).
Dugaan kasus pembunuhan murni sempat dilontarkan melalui pertanyaan wartawan kepada Yusri, sebab barang berharga korban seperti motor dan perlengkapan pribadinya ditemukan utuh di dekat jasad korban.
Bahkan ada pisau dapur yang tergeletak di jaket korban. “Nanti yang menyimpulkan tim penyidik, kalau hilang berarti perampokan, itu dugaan awalnya saja,” katanya.
Hingga saat ini, kata Yusri, sudah 12 orang diperiksa dari kalangan orang terdekat korban, seperti teman dan keluarganya. “Kemungkinan akan bertambah lagi,” katanya.
Tapi hasil pemeriksaan keterangan saksi atas kasus tewasnya editor Metro TV tersebut, belum dapat disampaikan kepada publik. (POL/TC/DC)
