Toba, POL | Diduga kuat ada perbuatan peredaran penyalahgunaan Narkoba di gedung eks Bioskop Antara Balige, Rabu (7/8) sekira pukul 21.00 WIB oleh tim Ops Satres Narkoba Polres Toba melakukan penggerebekan.
Dalam operasi penggerebekan yang dilakukan, polisi berhasil mengamankan tiga orang warga, dua di antaranya merupakan bapak dan anak berinisial MP (60) dan anaknya AP (28) sedangkan satu lagi pria yang mengenakan blankon yang belum dapat diketahui identitasnya.
Berdasarkan keterangan dan informasi yang berhasil dihimpun di lokasi penggerebekan, Kamis (8/8/2024) dari salah seorang warga yang tidak bersedia dituliskan namanya menyebutkan, penggerebekan berlangsung cukup cepat.
Disebutkannya, kemarin malam ada tiga unit mobil tiba-tiba berhenti di sekitar eks Bioskop Antara dan di depan rumah terduga oknum pelaku. Posisi rumah dan eks Bioskop Antara yang berhadapan memudahkan personel tim gabungan melakukan penggerebekan dan penangkapan.
“Saya melihat tiba-tiba semua pintu mobil terbuka secara bersamaan dan ada yang membawa senjata jenis Laras panjang. Dengan cepat beberapa orang keluar dari dalam mobil secara serentak dan langsung berpencar melakukan pengepungan di gedung eks Bioskop Antara, sebahagian langsung masuk ke dalam gedung eks bioskop serta sebahagian lannya masuk ke dalam rumah,” katanya.
Diakuinya, saat peristiwa penggerebekan terjadi mereka berada di dekat lokasi melihat peristiwa tersebut.
“Kami yang beberapa orang saat itu ada di lokasi sangat terkejut dan spontan berlari mendekati lokasi untuk mengetahui apa yang terjadi. Setelah beberapa saat kami baru sadar ternyata itu adalah penggerebekan,” tuturnya.
Dalam penggerebekan gedung eks Bioskop Antara itu, polisi mengamankan tiga orang yang diduga pelaku peredaran dan penyalahgunaan narkoba dan berinisial AP dibawa ke dalam rumah.
Tidak berselang lama, polisi memboyong AP ke dalam salah satu mobil. Terlihat saat itu polisi juga membawa beberapa kantung plastik biru berisi beperapa botol minuman plastik dengan pipet di bagian tengahnya.
Salah seorang oknum polisi yang membawa plastik tersebut, ketika dikonfirmasi salah satu awak media di lokasi mengaku bahwa plastik berwarna biru yang berisi botol plastik tersebut diduga merupakan alat penghisap sabu (bong) dan berisi barang bukti lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Warga berharap keseriusan Polres Toba dalam menuntaskan masalah narkoba di Toba dan menindak tegas setiap pelaku kejahatan narkoba.
“Tolong selamatkan generasi muda dari narkoba. Tangkap semua pelaku kejahatan narkoba,” ucapnya. (GS)







