Medan, POL | Kasus pengeroyokan oknum anggota TNI AU diwilkum Polsek Medan Helvetia kini ditangani dan didalami Polrestabes Medan.
“Sedang kita tangani,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko kepada wartawan, Kamis (21/10/2021).
Riko mengaku pihaknya belum menetapkan 5 terduga pelaku pengeroyokan menjadi tersangka. Dia menyebut petugas sedang melakukan penyelidikan dan kemungkinan masih banyak pelaku lainnya.
“Belum (tersangka), kita masih dalami. Kita masih lakukan penyelidikan karena diduga pelakunya banyak. Sedang kita dalami,” ujar Riko.
Selain itu, Riko menyebut pihaknya pun sedang merangkai kronologis kejadiannya. Setelah rampung nantinya bakal disampaikan.
“Ini lagi kita rangkai, nanti kalau sudah jelas kejadiannya apa, di mana, terkait apa, baru kita sampaikan.
Sedang kita periksa semua, kita koordinasi dengan satuan AU terkait pemeriksaan ini,” jelas Riko.
Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap lima orang diduga pelaku pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI Angkatan Udara (AU). Pengeroyokan itu disebut terjadi di Medan Helvetia.
“Sudah lima orang yang diamankan petugas Polsek Helvetia,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko.
Riko tidak merinci kronologi dan motif pengeroyokan serta identitas kelima terduga pelaku. Dia menyebut kelima terduga pelaku masih dalam proses pemeriksaan oleh polisi.
Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI AU itu dilatarbelakangi dugaan penggelapan kendaraan.
Mobil milik anggota TNI AU itu diduga dirental oleh para pelaku, namun tidak dikembalikan hingga berujung ke pengeroyokan.(cos/d)







