• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 30 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Hukum&Kriminal

Oknum Dosen Fisip USU Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Akhirnya Mundur

Editor: Suganda
Rabu, 12 Juni 2019
Kanal: Hukum&Kriminal, Kota

Editor:Suganda

Rabu, 12 Juni 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | HS, oknum dosen yang diduga sebagai pelaku pelecehan seksual terhadap mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USU ternyata diketahui aktif di Organisasi non Pemerintah (NGO).

HS merupakan bagian dati organisasi Bina Keterampilan Pedesaan (BITRA) Indonesia. Namun, sejak kasusnya ramai diberitakan HS jarang terlibat di BITRA.

Teranyar, dia disebutkan mengundurkan diri dari BITR dari jabatan sebagai Badan Pengawas.

Ketua Dewan Pengurus BITRA Indonesia, Rusdiana, mengungkapkan HS mundur dengan mengajukan surat yang di dalamnya tak merinci alasan mundur dari organisasi yang lama sudah digelutinya itu.

Hanya saja, HS menyebut punya banyak kesibukan, sehingga tidak bisa lagi aktif secara penuh di BITRA.

“Pada 29 Mei 2019 sebelum kami libur dan itu hari terakhir kerja, HS dengan besar hati memenuhi undangan badan pembina untuk mengklarifikasi kasus itu. Kami tidak menyangka dia bakal datang. Karena di WA dia tidak balas, ditelepon oleh beberapa teman tidak angkat dan didatangi kerumah dia tidak mau ditemui. Kami waktu itu sudah frustasi ah nggak mungkin datang. Ternyata last minute dia datang. Proses rapat itu menurut saya cukup berjalan lancar,” beber Rusdiana, Selasa (11/6/2019).

Rusdiana menjelaskan soal dugaan kasus pelecehan seksual itu, juga sempat ditanyakan pihaknya ke HS dalam satu forum. HS kata Rusdiana tak membantah hanya mengutarakan niat mundur. “Dalam waktu cepat dia bilang, oke saya mengundurkan diri,” kata Rusdiana menirukan kalimat HS.

Dia menegaskan BITRA tidak akan menerima kembali HS. “Yang jelas menerima orang seperti itu berat bagi kami. Saya tidak akan menyetujui dia balik lagi atas dasar pertemanan maupun tidak punya pekerjaan,” ungkapnya.

Pun demikian, meski mundur, nama HS masih tercantum di laman BITRA. “Sampai hari ini namanya belum dicoret. Saya segera akan mengeluarkan namanya dari Web,” tegas Rusdiana.(PJS/POL)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Dosen USUPelecehan Seksual
Berita sebelumnya

Ancam Jokowi, Pengangguran Ini Ditangkap Polisi

Berita selanjutnya

Mantan KSAD George Toisutta Meninggal Dunia

TERBARU

Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, memimpin apel pagi di lingkungan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang, Senin (30/3/2026). (Kominfo)

Bupati Deli Serdang Tekankan Integritas dan Larang Keterlibatan ASN dalam Proyek Fisik

Senin, 30 Maret 2026

Wali Kota Medan Buka Peluang Emas Investor India Masuk ke Medan

Minggu, 29 Maret 2026
Bupati dr Asri Ludin Tambunan diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dr Hanip Fahri MM MKed (KJ) SpKJ saat membuka Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M yang diselenggarakan Kantor Kementerian Haji dan Umrah. (DS)

562 Calon Jemaah Deli Serdang Ikuti Manasik Haji Terintegrasi

Sabtu, 28 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd