Medan, POL | Seratusan orang yang mengaku keluarga dari almarhum Abdi Sanjaya Ginting, lakukan aksi unjukrasa di Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Senin (21/9/2020).
Kedatangan warga tersebut meminta pihak Polda dapat mengusut dan menindak tegas oknum Polresta Deliserdang karena diduga telah menganiaya Abdi Sanjaya Ginting hingga tewas.
Salah seorang Koordinator aksi, Yopi mengatakan bahwa meminta Kapolda Sumut agar menindak tegas oknum yang diduga terlibat. “Kami meminta kepada Kapolda Sumut agar menindak tegas seluruh oknum yang terlibat dalam kasus kematian almarhum Abdi Sanjaya Ginting,” ujar Yopi.
Tidak hanya itu, massa meminta agar menindak oknum polisi yang telah menyalahi dan melanggar Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 08 Tahun 2009. Lebih lanjut Yopi, pihak keluarga berharap Polda Sumut turut mengusut dugaan keterlibatan oknum Sat Narkoba Polresta Deliserdang dan oknum polisi dari Sat Tahti.
“Kami juga meminta Kapolda Sumut untuk menghukum seluruh oknum polisi yang telah melakukan penganiayaan terhadap Abdi Sanjaya Ginting hingga tewas sesuai dengan hukuman dan aturan yang berlaku. Kami melihat langsung jenazah almarhum Abdi Sanjaya Ginting yang penuh luka lebam di sekujur tubuhnya. Kuat dugaan kami, Abdi Sanjaya Ginting bukan meninggal karena lemas dan penyakit bawaan, tapi meninggal karena dianiaya oknum polisi dari Polresta Deliserdang,” kata Yopi.
Menurut mereka, keterangan Abdi adalah kunci guna mengungkap jaringan yang lebih besar lagi, tapi mengapa harus dibunuh. “Jadi kami menduga adanya indikasi Polresta Deliserdang sengaja menghilangkan nyawa Abdi Sanjaya Ginting untuk memutus mata rantai pengungkapan kasus narkoba yang lebih besar lagi,” pungkas Yopi.
Di tempat terpisah, Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemmi Mandagi yang dikonfirmasi awak media pada, Senin (21/9/2020) mengatakan, pada prinsipnya saat ini pihaknya sedang menunggu hasil otopsi dari Rumah Sakit (RS) Adam Malik, Medan untuk mengetahui penyebab kematian Abdi Sanjaya Ginting.
“Kita masih menunggu hasil otopsi jenazah korban dari Rumah Sakit (RS) Adam Malik, Medan untuk mengetahui penyebab kematian Abdi Sanjaya Ginting. Setelah ada hasilnya baru akan kita rilis kasusnya,” kata Yemmi. Sementara, Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan yang menanggapi aksi massa tersebut mengatakan, penyampaian aspirasi itu sah saja.
Ia menyebutkan bahwa kematian Abdi Sanjaya, pihaknya telah melakukan penyelidikan. “Laporan terkait kematian terduga kasus narkoba itu sudah diproses di Propam dan Reskrimum. Saat ini, kita sedang menunggu hasil autopsi dari pihak rumah sakit,” pungkas Nainggolan.(cos/t)







