• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 2 April 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Hukum&Kriminal

Diserang 33 Anggota TNI di Deli Serdang, 6 Warga Pulang dari RS

Editor: Suganda
Rabu, 13 November 2024
Kanal: Hukum&Kriminal

Editor:Suganda

Rabu, 13 November 2024
Warga saat aksi ke Armed 2/Kilap Sumagan. 

Warga saat aksi ke Armed 2/Kilap Sumagan. 

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Medan, POL | Sebanyak sembilan warga menjalani perawatan di RS Putri Hijau Medan usai menjadi korban penyerangan 33 anggota TNI di Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Saat ini, enam dari sembilan warga itu sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya.

“Enam orang warga sudah diperkenankan untuk pulang. Namun, tetap melakukan kontrol ke RS Putri Hijau Medan sampai dengan sembuh total,” kata Pangdam I/BB Letjen Mochammad Hasan, Rabu (13/11/2024).

Hasan mengatakan awalnya ada delapan orang yang dirawat di RS itu. Namun, belakangan ada penambahan satu warga lainnya hingga totalnya menjadi sembilan.

Selang beberapa waktu, enam warga telah diperbolehkan pulang sejak kemarin, sedangkan tiga korban lainnya masih menjalani perawatan.

“Kodam I/BB menanggung seluruhnya biaya pengobatan hingga sembuh, termasuk untuk fasilitas antar jemput pelaksanaan kontrol kesehatan ke RS Putri Hijau Medan ini. Sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya dari kami kepada keluarga dan masyarakat dan proses pemeriksaan kepada oknum TNI AD masih berjalan,” ujarnya.

Mantan Aster KSAD itu menyebut pihaknya juga akan mengirimkan bantuan kepada warga yang suaminya masih dirawat di rumah sakit.

“Khusus kepada ibu yang suaminya masih dirawat dan menjadi tulang punggung keluarga, nanti akan dikirimkan bantuan beras dan sembako untuk membantu keluarga,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 33 anggota TNI terlibat dalam penyerangan di Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, pada Jumat (8/11) malam. Ada seorang warga bernama Raden Barus (60) yang tewas dalam peristiwa itu.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebutkan kasus ini bermula saat anggota TNI menegur kelompok anak muda yang kebut-kebutan saat mengendarai motor. Selepas teguran itu, kemudian ada adu mulut dan terjadi perkelahian massal. (DT)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Hujan Deras, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga Tapteng

Berita selanjutnya

David Sipahutar Jabat Pj Sekda Taput

TERBARU

Polres Labuhanbatu Hadirkan Trauma Healing, Wujud Kepedulian Polri Terhadap Korban Bullying di Media Sosial

Rabu, 1 April 2026

Anggota DPRD Sumut Gusmiyadi Minta Penegak Hukum Tindak Tegas Pemasok Bawang Ilegal

Rabu, 1 April 2026

Pemko Medan Jalankan PKH Medan Makmur, Tahun Ini 10.000 Penerima Masing-Masing Rp2,4 Juta

Rabu, 1 April 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd