Tapsel,POL.| Merebaknya isu bahwa Lurah melakukan pemotongan pada masyarakat di Kelurahan Sayur matinggi, Kecamatan Sayur matinggi , Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dibantah keras oleh Lurah Sayur matinggi Syafaruddin Harahap.
“Tidak benar, itu semua hanya ulah orang-orang tidak bertanggung jawab,kita sudah kumpulkan beberapa kepling untuk menanyakan kebenaran berita tersebut,apa lagi katanya saya suruh sekcam untuk melakukan pemotongan bantuan tersebut,, namun semuanya mengatakan tidak ada ” kata Syafaruddin pada POL. Rabu (19/5/2020) melalui WAnya.
Syafaruddin juga menambahkan, bantuan tersebut langsung diterima masyarakat yang berhak menerima dari kantor pos tanpa perantara,namun mungkin saja ada beberapa masyarakat memberikan uang terima kasih atau uang rokok apa mesti kita tolak?,ujarnya.
“Seharusnya kita harus bersyukur pada pemerintah yang telah menyalurkan bantuan ini ditengah-tengah wabah covid-19 yang melanda bangsa kita,bukannya malah membuat suasanya jadi kacau,kalau memang ada warga yang menerima bansos kita potong,silahkan tunjukkan orangnya saya akan panggil keplingnya untuk menanyakan kebenarannya,kalau benar kita akan lakukan teguran keras dan meminta agar uangnya dikembalikan,” kata Lurah.
Mana mungkin kita berani melakukan pemotongan terhadap hak orang-orang yang kurang mampu terlebih lagi saat covid sekarang ini,apa lagi imformasinya jumlahnya hingga Rp.20.000 sampai Rp.100 ribu,ujarnya dihadapan 5 orang kepling dan ketika ditanya pada kepling tersebut bahwa itu tidak ada,cuma ada teman yg dekat kami dikasih uang rokok saja ujar mereka.(NP.02/POL)
