• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 10 Juni 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kuartal III, Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,17 Persen

Editor: Suganda
Senin, 5 November 2018
Kanal: Ekonomi

Editor:Suganda

Senin, 5 November 2018
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Jakarta, Perjuanganonline | Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2018 sebesar 5,17 persen. Angka ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan periode sama tahun lalu hanya 5,06 persen.

“Pertumbuhan ekonomi ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan triwulan III 2017 sebesar 5,06 persen,” ujar Kepala BPS Suhariyanto di kantornya, Senin (5/11).

Suhariyanto menjelaskan meski lebih tinggi jika dibandingkan periode sama 2017, angka ini lebih rendah jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi triwulan II 2018 yang saat itu 5,27 persen.

“Kita masih punya satu triwulan lagi hingga akhir tahun. Kalau itu bagus kita harap pertumbuhan ekonomi secara tahunan bagus,” tandasnya.

Sebelumnya, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengumumkan kondisi keuangan masih terjaga sepanjang kuartal III 2018. Ini ditunjukkan dari inflasi dan faktor lainnya.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan berdasarkan hasil rapat tim KSSK menghasilkan kesimpulan sistem keuangan Indonesia pada kuartal III 2018 masih dalam kondisi yang terjaga.

“Periode kuartal III 2018, stabilitas sistem keuangan relatif terjaga atau aman,” kata Sri Mulyani di kantornya, Kamis (1/11).

Dia mengungkapkan, KSSK memandang dinamika perekonomian masih cukup tinggi, tapi terlihat sebagai hal yang baik. Adapun indikator yang menopang penilaian KSSK tersebut yaitu pertumbuhan ekonomi dan inflasi dan faktor lainnya.

“Pertumbuhan ekonomi masih terjaga di atas 5 persen. Inflasi rendah pada level yang stabil rendah,” jelas Sri Mulyani.

Selain itu, cadangan devisa berada pada level yang memadai, volatilitas nilai tukar yang terkendali. “Serta defisit APBN dan keseimbangan primer yang jauh lebih baik dari periode sebelumnya,” ujar Sri Mulyani.(P03/Mer)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: BPSPertumbuhan Ekonomi
Berita sebelumnya

Ini yang Dikerjakan Polres Tanjungbalai Terkait Narkoba Selama 7 Bulan

Berita selanjutnya

Menangis, Kabasarnas Tak Menyerah Cari Korban Lion Air

TERBARU

Rico Waas Evaluasi Janji Kampanye, Tegaskan Tak Mau Data ABS dan Target Harus Tuntas

Selasa, 9 Juni 2026

Safari ke-17 PWPM, Bappeda Medan Ungkap Mega Proyek BRT Mebidang

Selasa, 9 Juni 2026

Stop Pemborosan, Wali Kota Medan Minta Aset Daerah di Fungsikan Dengan Baik, Jangan Sampai Terbengkalai

Selasa, 9 Juni 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd