• Redaksi
  • Hubungi Kami
Selasa, 24 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Warga Desa Hatinggian Kabupaten Toba Mengeluh Kesulitan Air Bersih

Editor: Editor
Minggu, 20 November 2022
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Minggu, 20 November 2022
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Toba, POL | Guna memenuhi kebutuhan air bersih untuk masyarakat di Desa Hatinggian, Kecamatan Lbn Julu, Kabupaten Toba, pada tahun 2020 pemerintah Desa Hatinggian mengalokasikan anggaran Rp500.000.000 lebih untuk pengadaan sarana air bersih.

Di tahun yang sama melalui pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran melalui program Pamsimas dengan anggaran sekitar Rp500.000.000, sehingga anggaran untuk pengadaan sarana air bersih di Desa Hatinggian Kecamatan Lbn. Julu Kabupaten Toba tahun 2020 sekitar Rp1 M lebih.

Menurut sejumlah warga yang ditemui media ini beberapa waktu lalu, setelah proyek itu selesai dibangun, sempat dinikmati masyarakat airnya tapi hanya sesaat karena selanjutnya air tidak mengalir, keluh sejumlah Ibu Ibu disana.

Kami sangat membutuhkan air bersih, karena sumber air di sini adalah dari sungai, itupun jauh dari rumah apalagi kami yang sudah tua-tua ini tidak mampu lagi mengangkat air dari tempat yang jauh keluh, kami berharap pemerintah bisa mengatasi sehingga proyek pompa Hydran itu dapat beroperasi kembali sebutnya.

Ditambahkan warga tersebut pada kegiatan pembangunan sarana air bersih di desanya, semua masyarakat turut berpartisifasi melalui gotong royong maupun pengumpulan materi sebagai bentuk swadaya.

Tokoh masyarakat Desa Hatinggian US kepada media ini mengatakan, pompa Hydran diduga tidak sesuai Standart Nasional Indonesia (SNI) sehingga tidak mampu memompa air sampai ke reservoar.

Dia menyayangkan akibat perencanaan yang tidak matang, Rp1 M lebih anggaran pemerintah sia-sia.

US menambahkan pada tahun 2022 , pemerintah Desa Hatinggian mengalokasikan anggaran dari Dana Desa ( DD) tahun 2022 untuk pembaikan pompa Hydran agar bisa berfungsi kembali. “Namun walau ada perbaikan tetap saja tidak berfungsi,” sebut US.

Kepala Desa Hatinggian Ruji P. Dolok Saribu ketika dikonfirmasi terkait pengalokasian Dana Desa (DD) tahun 2022 untuk perbaikan Hydran agar bisa beroperasi kembali membenarkan hal tersebut.

“Biaya tersebut untuk pergantian pipa dan biaya Las (welding), namun sampai sekarang airnya masih belum jalan,” sebut Pak Kades. (POL/Tb 3)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: air bersihDesa HatinggianKesulitanTobaWarga
Berita sebelumnya

Antisipasi Bencana Alam, Pemko Padangsidempuan Gelar Apel Siap Siaga

Berita selanjutnya

Piala Dunia 2022 Resmi Dimulai

TERBARU

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H/2026 M di Halaman Kantor Bupati

Minggu, 22 Maret 2026

Salat Idulfitri 1447 H, Rico Waas Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Bangun Medan untuk Semua

Sabtu, 21 Maret 2026

Wali Kota Medan Salurkan Zakat ASN Pemko Medan Kepada 948 Mustahik, Rico Waas:  Keikhlasan Membantu Sesama

Sabtu, 21 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd