Medan, POL | Wali Kota Binjai terpilih periode 2021-2024, Juliadi meninggal dunia di Rumah Sakit Bunda Thamrin Medan, Selasa (9/2/2021) malam.
Sebelum mengembuskan nafas terakhir, Juliadi sempat menjalani perawatan di rumah sakit tersebut lantaran positif terpapar Covid-19.
Kabar duka ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai dr Sugianto. “Iya benar (terkonfirmasi Covid-19),” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan Rabu (10/2).
Sugianto memaparkan Juliadi meninggal dunia di ICU RSU Bunda Thamrin, Medan, sekitar pukul 22.44 WIB. Sebelumnya dia telah menjalani isolasi dan perawatan selama 11 hari.
Juliadi dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dini hari tadi. “Pihak keluarga meminta beliau dimakamkan di sana,” jelasnya.
Juliadi merupakan wali kota terpilih Binjai pada Pilkada 2020. Dia dan pasangannya, calon wakil walikota, Amir Hamzah, meraih 66.731 suara atau (50,95%). Pasangan nomor urut 3 yang diusung Partai Golkar, PPP dan Partai Demokrat ini mengungguli 2 pasangan lainnya.
Pasangan nomor urut 3, Lisa Andriani Lubis-Sapta Bangun hanya mampu meraih 44.213 suara (33,76%) dan pasangan nomor urut 1, Rahmat Sorialam Harahap-Usman Jakfar meraih 20.030 suara (15,29%).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai telah menetapkan pasangan Juliadi-Amir sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai terpilih periode 2021-2024 berdasarkan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Pasangan nomor urut 3 ini diusung Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Demokrat. (POL/int)







