Sergai, POL | Wakil Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya menghadiri kegiatan Bhakti Sosial TNI Manunggal Keluarga Berencana – Kesehatan (KB-Kes) dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2019 yang digelar di Lapangan Bola Kaki Kebun Adolina Kelurahan Batang Terap Kecamatan Perbaungan, Selasa (6/8/2019).
Kegiatan mengusung tema “Hari Keluarga, Hari Semua” dengan tagline “cinta keluarga, cinta terencana” dihadiri Ketua DPRD Sergai H Syahlan Siregar ST, Perwakilan Polres Sergai dan Tebing Tinggi, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Kepala BPS Sergai Herman, SE MSi, Camat dan Kepala Desa se-Sergai, serta Pengurus Andalan Kelompok UPPKS (AKU) Provinsi Sumut.
Dalam sambutannya Wabup Sergai H Darma Wijaya menyampaikan kegiatan ini dengan harapan akan menghasilkan formula yang dapat mendorong terwujudnya ketahanan serta mengapresiasi peran serta TNI dalam keberhasilan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
Wabup mengatakan peringatan Harganas memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat terhadap pentingnya keluarga kecil, bahagia dan sejahtera dalam kerangka ketahanan keluarga, dan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam penerapan 8 fungsi keluarga yang terdiri dari agama, cinta kasih, perlindungan, ekonomi, pendidikan, reproduksi, sosial dan budaya serta lingkungan.
Kepala BKKBN Perwakilan Sumut Drs Temazaro Zega MKes dalam sambutannya menghaturkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati bersama seluruh jajaran Pemkab Sergai yang telah memberikan dukungan nyata dalam mensukseskan program KKBPK.
Peringatan Harganas diharapkan dapat dijadikan sebagai momentum dan pemacu bagi keluarga Indonesia untuk terus menerus berupaya meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga agar dapat menghasilkan generasi yang berkualitas, ujarnya.
Dandim 0204/DS Letkol Letkol KAV Syamsul Arifin SE MTr (Han) dalam sambutannya mengatakan kegiatan bhaksos ini dapat mensosialisasikan secara luas program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga. “Program ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam upaya mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, agar seimbang dengan ketersediaan pangan dan energy,” katanya. (POL/PANE)
