Toba, POL | Sejumlah anggota kelompok petani mengeluh dengan belum tersedia pupuk di kios, sementara turun bibit akan dimulai pada pertengahan bulan ini, sesuai hasil musyawarah para petani di Janjimatigu, bulan Maret lalu, turun bibit akan dimulai 15 April 2026 sementara pupuk belum tersedia
“Pupuk belum tersedia, turun bibit akan dimulai ” kami kawatir hasil pertanian kami akan menurun, beli pupuk non subsidi kami tidak mampu,” sebut para petani di sela selalu perburuan hama tikus kepada media baru baru ini.
Pupuk untuk tanaman jagung juga sulit kami dapatkan sehingga hasil panen jagung kami tidak maksimal karena kurang pemupukan sebut para petani lagi.
Ketika hal itu ditanyakan kepada Distributor Pupuk UD. Kilang Padi Saroha, Saut Parulian Gurning mengatakan, sudah dilakukan penebusan pupuk untuk didistribusikan ke Kecamatan Uluan, kondisi stok digudang lini 3 Balige belum meadai, jadi masih bertahap untuk memenuhi kebutuhan poktan, sebutnya.
Harga pupuk subsidi juga masih melampau harga HET, walau sebelumnya para pemilik kios telah diundang rapat oleh distributor yang dihadiri perwakilan Pupuk Indonesia (PI), Kepala Dinas Pertanian dan PPL terkait penebusan pupuk harus sesuai HET, namun pemilik kios tidak mematuhi.
Terkait harga tebus pupuk subsidi melebihi HET, sejumlah elemen masyarakat berkomentar, dari tahun ke tahun harga tebus pupuk subsidi tidak pernah sesuai HET, hal tersebut disebabkan karena belum pernah ada tindakan kepada kios-kios nakal yang mempermainkan harga pupuk, sebutnya.
“Tidak pernah ada tindakan kepada kios-kios nakal yang mempermainkan harga pupuk. Coba dicabut izin kios nakal pasti tidak akan berani memainkan harga pupuk,” tambahnya.
Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) yang diketuai Sekda, sejumlah OPD terkait , kepolisian dan Jaksa juga tidak berfungsi, seakan tidak tanggap dengan persoalan petani.
Sesuai pantauan media ini pada sejumlah desa, dari info yang diterima dari warga Galagala Pakaikan harga pupuk subsidi Rp120.000/zak untuk jenis urea dan Ponska, Patane 4 harga tebus pupuk Rp260.000/pasang 1 zak Urea dan 1 zak Ponska, begitu juga di Kecamatan Uluan Rp100.000/zak untuk jenis urea dan Ponska. (Sogar)
