Toba, POL | Hasil diskusi bersama Koordinator Media Relation Corcom PT. Toba Pulp. Lestari belum bisa memberikan jawaban terkait konfirmasi yang disampaikan media ini beberapa waktu yang lalu.
Ada beberapa item sebelumnya media ini meminta informasi terkait luas Perkebunan Kayu Rakyat ( PKR) di daerah konsesi PT. Toba Pulp Lestari selaku mitranya perusahaan tersebut.
Selain luas hutan PKR yang dikonfirmasi media ini ,juga menyangkut harga bahan baku kayu pabrik pemangsa kayu di Sosor Ladang Kec. Parmaksian Kabupaten Toba tersebut.
Sebagaimana diketahui ,banyak keluhan masyarakat dikalangan petani kayu di daerah konsesi ,termasuk tentang harga kayu yang dinilai terlalu murah.
Petani plasma PKR yang merupakan mitra perusahaan untuk memberi makan pabrik Pulp di Sosor Ladang merasa harga kayu dari PKR tidak sesuai lagi sekaitan dengan kenaikan harga BBM . “Untuk itu MOU yang disepakati beberapa waktu lalu perlu ditinjau ulang sehingga tidak berat sebelah ,petani dirugikan”, ujar Marpaung kepada media ini,Senin (14/11/2022).
Ketika bincang dengan media ini di posko FKPPI di Sosor Ladang, Marpaung menjelaskan, lebih mahal ongkos kayu dari Sei Kabaro propinsi Riau dari harga kayu anggota plasma PKR . Menurut Marpaung ongkos pengangkutan kayu dari Sei Kabaro ke pabrik Pulp di Sosor Ladang sekitar Rp. 360.000/ton sementara harga kayu dari PKR sekitar Rp. 75.000 /ton sebutnya. “Bayangkan harga ongkos saja sudah jauh lebih mahal dari harga kayu masyarakat”, ujar Marpaung.
Dia berharap pihak perusahaan PT. TPL untuk menaikkan harga kayu masyarakat sehingga TPL berkembang bersama masyarakat ” Jadi tidak hanya isapan jempol saja”, ujar Marpaung tegas.
Selain informasi luas areal PKR media ini juga meminta harga kayu masyarakat dan berapa ton hasil pruduksi kayu masyarakat per Ha, begitu juga dengan rotasi/daur tanam.
Konfirmasi yang disampaikan melalui WA belum memeroleh jawaban yang jelas dari pihak TPL. Hanya dengan memberi waktu untuk memberikan jawaban atas konfirmasi yang diajukan media ini, sembari memberikan jadwal untuk berdiskusi Jumat ,(10/12-2022).
Dedy Armaya Koordinator Media Relation Corcomm PT. Toba Pulp. Lestari didampingi Indra Sianipar kepada media ini mengatakan untuk menjawab konfirmasi yang disampaikan belum bisa kami jawab sebutnya. “Nanti ada divisi yang berkompeten menjawab itu sebut”, Dedy.
Dedy menuturkan, kedatangan mereka bertemu media ini atas perintah pimpinan mereka tentang kerja sama dengan rekan rekan wartawan. “Mengenai konfirmasi berita yang disampaikan kita diskusikan untuk lain waktu dengan yang membidangi “, sebut Dedy.(POL/TB-3)







