• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 5 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Terima Bantuan Bibit Kualitas Buruk, Petani Samosir Kecewa

Editor: Paulina
Jumat, 19 Oktober 2018
Kanal: Daerah

Editor:Paulina

Jumat, 19 Oktober 2018
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Samosir, perjuanganonline | Petani di Kabupaten Samosir kecewa. Pasalnya, bibit bantuan yang dibagikan Pemkab melalui Dinas Pertanian diduga telah kadaluwarsa.

Seorang petani di Kecamatan Pangururan, Timbul Sitanggang, kepada wartawan, Jumat (19/10/2018) menjelaskan, terpaksa mencabuti jagung yang telah ditanam sebulan lalu.

Ia mengatakan, ulah Pemkab Samosir itu telah merugikan masyarakat petani. “Bayangkan kita para petani telah capek-capek menyiapkan lahan dan menanamnya,” sebut Timbul kecewa.

Dikatakannya, para petani yang sempat menanam bibit jagung pemberian pemerintah itu, terpaksa mencabuti kembali.

Dipaparkannya, para petani di kampungnya mendapat bantuan bibit jagung 15 kilo gram per keluarga, Agustus 2018 lalu.

Menurut Timbul, pihak penyuluh pertanian telah mengakui bibit jagung yang dibagikan Pemkab Samosir itu, tidak bermutu.

“Petani sudah dianjurkan agar tidak menanamnya lagi dan kalau sempat ditanam lebih baik dicabut,” sebutnya menirukan penyuluh.

Kadis Pertanian Kabupaten Samosir, Erkanus Simbolon, ketika dikonfirmasi atas kekecewaan petani mengatakan, bantuan bibit jagung itu dari pemerintah pusat.

Dia mengaku, bibit jagung itu tidak memiliki kualitas sehingga telah menyurati pemerintah pusat. “Akan diganti bulan November 2018 ini,” jelasnya.

Erkanus menampik, bahwa kesalahan itu tidak merupakan tanggungjawab Pemkab Samosir. “Petani diminta bersabar, bibit itu akan diganti,” katanya.(Smr-2).

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Daerah
Berita sebelumnya

Senin Depan, H. Marapusuk Siregar Dilantik Menjadi Pj Sekdako

Berita selanjutnya

Dewan Minta Pemko Tingkatkan PAD Membangun Medan Lebih Baik

TERBARU

Pertama di Indonesia, Rico Waas Luncurkan Medan Rabu Walk-In Interview

Rabu, 4 Maret 2026

Rico Waas Tekankan Sinergi Tripartit untuk Perkuat Iklim Investasi dan Lapangan Kerja

Rabu, 4 Maret 2026

PDAM Tirta Uli Menyediakan Fasilitas Air Siap Minum di Komplek Masjid Al Ikhlas, Jalan AMPI Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat

Rabu, 4 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd