• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 4 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Sukses Membangun Taput, Dr. Nikson Nababan, MSi Siap Melangkah ke Pusat

Editor: Editor
Kamis, 22 Juni 2023
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Kamis, 22 Juni 2023
Bupati Tapanuli Utara Dr .Nikson Nababan, MSi bersama staf menaiki speda motor saat meninjau gotong royong yang menghubungkan 4 Desa  di sudut Kota  Tarutung, Senin (06/03/2023). (IST)

Bupati Tapanuli Utara Dr .Nikson Nababan, MSi bersama staf menaiki speda motor saat meninjau gotong royong yang menghubungkan 4 Desa di sudut Kota Tarutung, Senin (06/03/2023). (IST)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Pendahuluan:

Putra terbaik Tapanuli Utara Dr. Nikson Nababan, MSi akan segera mengakhiri masa tugasnya selaku Bupati Tapanuli Utara. Bulan Oktober 2023 ini, Nikson secara resmi mengundurkan diri karena ikut mencalonkan sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPR RI. Sembilan tahun Nikson sudah menjabat Bupati Tapanuli Utara, dan tahun ini 2023 Pemkab Tapanuli Utara mengadakan Lomba Karya Tulis dengan thema: Bupati Tapanuli Utara Dr.Nikson Nababan,MSi Siapkan Fundamen Pembangunan Daerah yang Berkelanjutan dengan sub thema: Desa Kuat Kota Maju Indonesia Berdikari, Dukung SDM  Berkualitas “Anakhon hi do hamoraon di au”.

Baik thema dan sub thema yang ditetapkan oleh panitia Lomba Karya Tulis Pemkab Tapanuli Utara Tahun 2023 menurut penulis sudah tepat, sehingga masyarakat Tapanuli Utara tidak perlu ada keraguan  untuk memilih calon pemimpin pada Pilkada serentak tahun 2024 yang sudah di ambang pintu karena Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan telah menyiapkan fundamen pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Hari Senin tanggal 12 Juni 2023 baru-baru ini Nikson Nababan secara resmi menyandang gelar Doktor (S-3) pemerintahan dari Sekolah Pasca Sarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jakarta setelah dinyatakan lulus pada sidang terbuka  dengan judul disertasi “Perencanaan Pembangunan Berbasis Data Presisi di Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Utara. Pembangunan berbasis data Desa Presisi dengan data dan informasi yang akurat, valid dan akuntabel demi ketercapaian tujuan sasaran pembangunan yang didukung kebijakan prinsip satu data Indonesia. Hal ini selaras dengan program SDGs (Sustainable Development Goals) sebagai tujuan pembangunan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya bidang sosial dan ekonomi.

Judul disertasi Dr.Nikson Nababan,MSi tersebut dengan sendirinya menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara, jika kelak dijadikan sebagai acuan dalam melaksanakan pembangunan secara nasional. Capaian kualitas SDM dengan gelar Doktor ini semakin memuluskan langkah Nikson Nababan menuju “Senayan”, bahkan tidak tertutup kemungkinan  Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri kelak menugaskan Nikson Nababan menjadi salah seorang Menteri.  Jika Nikson berhasil menjadi anggota DPR RI atau salah seorang Menteri, maka dipastikan pembangunan di Kabupaten Tapanuli Utara semakin maju dan diharapkan menjadi salah satu  Kabupaten “terdepan” di Indonesia. Itulah keuntungan besar bagi masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara karena memiliki ‘jaringan politik” di pusat yakni Nikson Nababan yang siap mendharmabhaktikan potensi besar yang dimilikinya, baik lewat jalur partai PDIP selaku partai pemenang di republik tercinta ini.

 

Isi:

Setelah dilantik Nikson Nababan  dengan pasangannya  Mauliate Simorangkir  menjadi Bupati Tapanuli Utara  dan Wakil Bupati pada periode pertama tanggal 16 April 2014, Nikson Nababan kelahiran Kota Siborong-borong tanggal 5 Oktober 1972 itu memahami betul tentang pola pikir (mind set) atau tipikal masyarakat “Bona Paogit” di Tapanuli Utara.

Berbekal dari profesi wartawan dan pengusaha, suami dari Satika Simamora, SE, MM ini tidak kebingungan untuk mengawali tugas-tugas di bidang pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan. Dengan tingkat kecerdasan yang dimiliki, Nikson mengawali tugasnya  dengan melakukan konsolidasi secara internal dan eksternal.

Pembenahan secara internal yakni membenahi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk memulihkan hak ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) selaku korban politik yang dimutasi oleh pendahulunya. Tindakan konkrit ini mendapat pujian yang luar biasa dari semua penjuru yang ada di tanah air. Betapa tidak, yang sebelumnya antara suami istri  dengan anak  berpisah akhirnya bersatu kembali. Setelah hak para ASN tersebut dipulihkan akhirnya kembali satu rumah seperti sediakala. Belaian kasih sayang dan kebahagiaan pun di antara keluarga bersemi kembali dan kelanjutan pendidikan serta masa depan pendidikan si anak pun terselamatkan.

Nikson Nababan dikenal tidak pendendam.  Buktinya, di kalangan  pejabat eselon dua yang dulunya “berseberangan” di Pilkada Tahun 2014, beberapa orang di antaranya hingga sekarang pun tetap diberdayakan menjabat posisi strategis. Lewat tindakan yang begitu bijak dan tidak mengenal rasa dendam ini, membuat doa dan harapan masyarakat luas semakin tertuju kepada Nikson. Anak yang terlahir dari pasangan “Si Doktorandus” Binton Nababan dengan Basaria Lumbantoruan yang keduanya berprofesi guru yang selalu mengajarkan norma agama dan budaya, etika serta nilai kebaikan untuk sesama. Dari sikap dan tindakannya, Nikson menghargai perbedaan pada pesta demokrasi sehingga rasa dendam jauh dari dirinya. Dengan menjauhi sikap dendam, membuat  suasana ketenangan bekerja di kalangan para ASN di Taput tercipta.

Selain konsolidasi internal, Nikson juga  melakukan konsolidasi eksternal. Melakukan gerakan moral yang sangat mendasar (fundamen) dan prinsipil untuk merubah pola pikir (mind set) masyarakat Bona Pasogit  untuk lebih menyemangati agar lebih giat bekerja. Nikson membuat surat edaran berupa seruan dan imbauan agar seluruh warung (Lapo) tuak yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Taput tutup pada pukul 20.00 WIB dan pada hari Minggu tutup total untuk menghargai hari ibadah. Bentuk gerakan moral lainnya yakni pada setiap kunjungannya, Nikson selalu mengajak seluruh lapisan masyarakat  agar tetap menjadikan  gotong royong yang merupakan budaya peninggalan leluhur Batak supaya dilestarikan.

Setelah melakukan konsolidasi internal dan eskternal, selanjutnya Nikson memulai tugas-tugas di bidang pembangunan pemerintahan, infrastruktur  dan sosial  kemasyarakatan semakin giat dilaksanakan. Tidak hanya di ibu kota Kabupaten dan ibu kota Kecamatan, tetapi juga sampai ke Desa dan Dusun. Nikson menyadari betul betapa pahit getirnya kehidupan yang dialami masyarakat di Desa terpencil .

Itulah sebabnya, Nikson membuat tagline “Desa Kuat, Kota Maju, Indonesia Berdikari” yang juga merupakan salah satu sub thema dari Lomba Karya Tulis ini. Dalam setiap kunjungannya ke Desa, Nikson selalu didampingi para pimpinan OPD dan staf. Dengan melibatkan staf, maka aspirasi dan kebutuhan prioritas yang disampaikan warga bisa  terjawab dan langsung diperintahkan Nikson untuk segera ditindaklanjuti. Selain melibatkan Pimpinan OPD,  juga Ketua Tim Penggerak PKK Satika Simamora yang dikenal cukup dekat dengan masyarakat dan multi talenta sering bersama Nikson ketika bertugas di lapangan. Dengan seringnya Satika Simamora turun ke lapangan dan berbaur dengan warga membuat Ketua Tim Penggerak PKK Taput itu semakin melekat di hati masyarakat. Bagaikan gayung bersambut Satika pun pada setiap kunjungan kerjanya selalu tampil dengan penuh enerjik, terlebih di saat melantunkan beberapa lagu karangannya sendiri yang bernuansa memotivasi warga untuk semakin giat bekerja, giat merawat anak yang lebih sehat serta lebih giat menyekolahkan anak ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Bupati Nikson Nababan bukanlah tipe pimimpin ABS (Asal Bapak Senang), namun langsung berinteraksi dengan warganya. Sehingga Nikson langsung menerima informasi secara langsung apa yang menjadi kebutuhan warga. Pada setiap pertemuan, Nikson membuka kran dengan maksimal, sehingga suasana kebersamaan dan interaksi yang akrab selalu berlangsung dengan baik.

Dengan melihat pemimpinnya yang cukup familiar dan terbuka, kalangan warga pun tidak segan-segan menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka. Permohonan warga Desa pada umumnya antara lain pembangunan sarana jalan, air minum, irigasi, perbaikan gedung sekolah dan aliran listrik serta pelayanan Kesehatan yang lebih baik.

Setelah mendengar keluhan dari warganya, seketika itu juga Nikson langsung menginstruksikan para stafnya yang terkait dengan bidang masing-masing untuk segera melaksanakan tindakan nyata. Atas instruksi Bupati Nikson Nababan dengan praktek karya nyata, Dinas PUPR Taput telah membangun sarana jalan secara bertahap dan kini seluruh Desa yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara sudah dapat dilalui kendaraan roda empat. Dengan demikian, di Kabupaten Tapanuli Utara tidak ada lagi Desa terpencil karena akses jalan sudah dapat dilalui kendaraan roda empat. Termasuk ke Desa-Desa yang ada di Kecamatan Parmonangan. Sebelumnya beberapa  Desa di Kecamatan tersebut harus melewati berkeliling dari Kabupaten Tapanuli Tengah. Sekarang sudah dapat ditempuh dari Tarutung selaku ibu kota Kabupaten menuju Kecamatan Parmonangan dan langsung  menuju Desa-Desa tersebut.

Kunjungan seperti yang dilakoni di Kecamatan Parmonangan, Nikson dan Satika juga tidur bersama warganya di Kecamatan Garoga, Pangaribuan, Simangumban dan lainnya. Maka tidak usah heran kalau Nikson  sudah “menjelajahi” hampir semua Desa yang ada di wilayah Kabupaten Taput. Melalui kunjungan kerja ke Desa  sangat bermanfaat karena berbagai fasilitas akhirnya dapat dinikmati warga Taput.

Menurut data dari BPS bahwa  Tapanuli Utara saat ini dengan luas wilayah 3.794 Km2  terdiri dari 15 Kecamatan,241 Desa dan 11 Kelurahan dengan jumlah penduduk 320.542 jiwa dan 87 persen diantaranya adalah petani. Itulah sebabnya Bupati Nikson membuat salah satu visi-misi nya untuk menjadikan Taput sebagai lumbung pangan. Sekaitan hal tersebut, Nikson menaruh perhatian besar untuk meningkatkan penghasilan petani. Nikson  melakukan program dengan cara membagi-bagikan pupuk yang dibayar pasca (sesudah) panen. Namun karena banyaknya menunggak, akhirnya program ini dihentikan sementara waktu. Untuk meningkatkan hasil pertanian warga, Nikson lewat Dinas Pertanian Taput membeli alat-alat berat berupa traktor dan lainnya. Lewat pengadaan alat berat ini memudahkan  pembangunan jalan usaha tani (JUT) dan pembuatan sumur di areal pertanian. Pemberian bibit pertanian, mengadakan pasar lelang dan program lainnya yang kesemuanya berdampak untuk  meningkatkan hasil pertanian masyarakat.

 

Prioritas Utama

Nikson menyadari bahwa pembangunan sarana jalan sangat teramat vital untuk meningkatkan penghasilan masyarakat. Seperti beberapa kali diutarakan Nikson pada pertemuan dan kunjungannya ke Desa  bahwa pembangunan bidang infrastruktur jalan dan jembatan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan dalam masa pemerintahannya. Sejak tahun 2014 sebagaimana tertuang dalam misi ke-6 Nikson yaitu meningkatkan kualitas infrastruktur yang terintegrasi dengan mengacu pada penataan ruang/wilayah, perlindungan sumber daya alam dan pelestarian lingkungan.

Untuk melengkapi apa yang disampaikan Bupati Nikson Nababan tentang pembangunan jalan dan jembatan, Kadis PUPR Tapanuli Utara Dalan Nakkok Panataaran Simanjuntak,ST,MM saat diwawancarai penulis, Senin (05/06/2023) mengatakan, pembangunan sarana jalan yang berkualitas dicapai dengan cara peningkatan jalan menjadi hot mix, pemakaian batu stone crusher (batu hasil pecah mesin) untuk material lapen, pelebaran jalan milik daerah dengan menggunakan excavator, peningkatan jalan kondisi tanah dengan perkerasan telford atau cor beton, pembangunan jalan interkoneksi menuju kawasan yang belum terakses roda 4 seperti jalan Pantis-Soporaru-Sigotom, jalan Simangumban-Muara Tolang, jalan Onan Sabtu-Sibudil, jalan menuju Pasir Nauli, jalan menuju Sibargot, jalan Parinsoran-Pangorian, jalan menuju Hutatua, jalan Parmonangan-Hajoran dan lainnya.

Sangat tepat apa yang diutarakan Bupati Nikson Nababan bahwa pembangunan infrastuktur jalan dan jembatan merupakan prioritas utama dalam pemerintahannya. Karena pembangunan infrastruktur jalan bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas pengangkutan orang dan barang, mempermudah akses menuju kawasan pertanian, mempermudah akses dari daerah pinggiran (Desa) menuju Kota untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Desa Kuat, maka Kota akan Maju dan Indonesia Berdikari. Inilah makna dari program Bupati Nikson Nababan membangun inter koneksi jalan untuk menjadikan Desa Presisi. Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan sebagai alat menyatukan masyarakat” ujar Dalan Simanjuntak.

Secara rinci dijelaskan Kadis PUPR Taput itu, selama 9 tahun kepemimpinan Nikson Nababan telah membangun infrastruktur jalan berupa hot mix sepanjang 380,71 kilo meter, jenis Lapen sepanjang 369, 88  kilo meter, jenis Telford 109,12  kilo meter, saluran semen jalan 11, 78 kilo meter, cor beton 53, 75 kilo meter, gorong-gorong/box culvert 5, 76 kilo meter, dyk penahan 24, 69 kilo meter. Kadis PUPR Taput itu menambahkan, sejak tahun 2014 hingga tahun 2022 pihaknya telah melakukan pelebaran jalan Kabupaten sepanjang 276.000 meter, pembukaan jalan pertanian 326.020. meter, pembukaan jalan Desa 230.830. meter, normalisasi sungai 75.570 meter.

Selain pembangunan infrastruktur jalan, Dinas PUPR Taput telah membangun 99 unit jembatan (diantaranya 92 unit sudah terbangun sejak Tahun 2014 hingga 2021). Dan Tahun 2022  dikerjakan 7 unit jembatan antara lain jembatan Aek Barebe Kecamatan Purbatua, jembatan Dahasan Pahae Julu, jembatan Aek Sitapaian Adian Koting, jembatan Aek Lobu Sipahutar, jembatan Aek Silando Muara ditambah jembatan gelagar/lantai baja 2 unit yaitu jembatan Aek Singgolom Garoga dan jembatan Situmeang Habinsaran Sipoholon.

Atas pembenahan dan penataan yang dilakukan Bupati Nikson Nababan juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumut dan Pusat. Juga atas dukungan Sukur Nababan (abang kandung Nikson dan anggota DPR RI), demikian juga atas dukungan anggota DPR RI lainnya maka kucuran dana dari pusat lebih mengalir ke Taput, seperti pembangunan jalan hot mix dari Silangit-Muara salah satu daerah objek wisata, pembangunan jalan ring road Siborongborong-Lobu Siregar, pembangunan jalan Siborongborong-Tarutung, pembangunan jalan Tarutung-Pahae, pembangunan jalan Tarutung-Sibolga dan beberapa unit bendungan.

Selain membangun Tapanuli Utara, Nikson Nababan juga memprogramkan pembangunan secara terintegrasi ketiga Kabupaten yaitu Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Nias. Saat Presiden Jokowi berkunjung ke daerah ini beberapa tahun lalu, Bupati Nikson langsung menyampaikan kepada Jokowi di bandara Silangit bahwa tiga Kabupaten memiliki potensi alam yang sangat luar biasa. Tapanuli Utara memiliki panorama indah dengan wisata air Danau Toba (air tawar). Begitu juga Tapanuli Tengah memiliki beberapa pantai tempat wisata bahari (air laut). Demikian halnya dengan Pulau Nias terkenal dengan pantai Sorake dan Lagundri sebagai tempat surfing (berselancar). Pulau Nias terkenal tempat terindah dan aman bagi penggemar surfing karena di lautan Nias tidak ada ikan hiu dan tidak ada es yang mengganggu keselamatan manusia. Jadi untuk memadukan wisata air tawar (Danau Toba) di Taput dengan wisata bahari (Laut) di Tapanuli Tengah dan wisata surfing di Pulau Nias sangat memerlukan sarana jalan tol. Dengan pembangunan sarana jalan tol ,maka perdagangan dan ekspor-impor bisa lancar lewat Sei Semangkei.

Ternyata ide dan gagasan dari Nikson Nababan langsung saja diresponi Presiden Jokowi. Setelah dibahas dalam Rapat Terbatas (Ratas) juga sudah dibuat dalam Peraturan Presiden (Perpres). Dalam surat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) lewat Dirjen Bina Marga tanggal 11 September 2019 menjelaskan rencana pembangunan jalan tol Parapat-Tarutung-Sibolga sepanjang 102 Kilo meter merupakan bagian dari 24 ruas rencana jalan tol Trans Sumatera yang akan segera dibangun PT.Hutama Karya (Persero). Dokumen studi kelayakan, dokumen analisis mengenai dampak lingkungan dan dokumen perencanaan pengadaan tanah dimulai tahun 2020.

Dengan dibangunnya kelak jalan tol Parapat-Tarutung-Sibolga maka akan menyadarkan kita betapa mulia dan agungnya ciptaan Tuhan itu. Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Pulau Nias diciptakan Nya dengan sedemikian rupa dan suatu ketika menjadi tujuan wisata berkelas di dunia dan membuat wisata manca negara pun dipastikan menjadikan ketiga Kabupaten ini sebagai tujuan wisata permanen dan turis pun akan betah tinggal  di tiga Kabupaten ini dalam jangka waktu lama (long stay). Dengan demikian dollar pun mengalir dan percepatan kemajuan dan pembangunan serta perekonomian masyarakat pun semakin meningkat. Untuk mendukung program berkelas dunia ini, Bupati Nikson Nababan telah bekerja keras memperjuangkan Silangit menjadi Bandara Internasional sehingga sangat mendukung arus turis lokal dan manca negara.

Terpancar rasa bahagia di wajah 630 tenaga Kesehatan yang baru saja menerima SK pada hari Selasa (16/05/2023). Status para Nakes tersebut telah berubah dari pegawai honor menjadi PPP3K. Senyum dan keceriaan mereka juga disambut senyum Bupati Taput Dr. Nikson Nababan, MSi seusai menerima SK. (IST)

Sejak Covid-19 mendera belahan dunia, tak terkecuali Indonesia pertama kali terkonfirmasi tanggal 2 Maret 2020. Termasuk Kabupaten Taput turut terdampak. Ketika itu ditemukan 448 kasus terkonfirmasi dan 11 meninggal dunia. Guna menghindari banyaknya korban Covid-19, Bupati Nikson Nababan bekerja siang dan malam untuk melobi pemerintah pusat dan Pemprovsu. Bantuan alat alat kesehatan, sembako baik dari pribadi, swasta, BUMN-BUMD mengalir ke “Bona Pasogit” ini dan langsung dibagi bagi hingga ke Desa- desa. Mengingat bantuan obat-obatan dan sembako sangat penting cepat dan tepat guna sampai kepada yang bersangkutan dan juga sekaligus untuk menyapa dan mengetahui kondisi warganya, Bupati Nikson Nababan pun turut membagi bagikannya dengan menggunakan sepeda motor hingga ke pedesaan. Itulah sebabnya Nikson Nababan dikenal sangat dekat dengan warganya.

Mengetahui keseriusan Nikson bekerja keras mengantisipasi Covid-19, akhirnya Kementerian Kesehatan menetapkan RSUD Tarutung menjadi RS Rujukan Covid-19 di kawasan Tapanuli Raya. Inilah salah satu upaya yang dilakukan Nikson untuk melindungi nyawa penduduk Taput dan kawasan Tapanuli Raya. Ketika kunjungan Gubsu Edy Rahmayadi ke Tarutung pada awal masa Covid-19, Nikson juga mengajukan permohonan bantuan. Setelah bantuan ada, Pemkab Taput langsung saja membangun berbagai fasilitas antara lain ruang isolasi Mandiri Terpusat, ruang isolasi tekanan negatif sebanyak 20 tempat tidur, ruang ICU, laboratorium Test Cepat Molekular (TCM), Pemkab Taput juga membangun laboratorium Polimerase Chain Reaction (PCR). Dengan banyaknya fasilitas yang dibangun Pemkab Taput membuat nyawa banyak terselamatkan.

Direktur RSUD Tarutung baru-baru ini dr.Janri Nababan kepada penulis mengakui betapa seriusnya Bupati Nikson Nababan membenahi RSUD Tarutung. Kini RSUD Tarutung memiliki 200 unit lebih tempat tidur, memiliki penunjang medis seperti ST Scan, mesin pencuci darah (hemodilisa), Dari sejak awal menjabat Bupati Nikson langsung menaikkan insentif dokter spesialist menjadi Rp 29 juta lebih. Kemudian Tahun 2021, fasilitas lainnya di RSUD Tarutung dibangun berupa instalasi poliklinik paru, pemulasaran jenazah, instalasi gizi dan rumah dinas dokter.

Pada Tahun Anggaran 2020-2021, penghasilan asli daerah (PAD) Taput dari RSUD Tarutung naik secara signifikan berkisar Rp 180 miliar lebih dengan rincian tahun 2020 sebesar Rp 103.765.397.756 dan tahun 2021 sebesar Rp 76.744.325.431. Kalau OPD lain terjadi refocusing anggaran, namun sektor penghasilan dari RSUD Tarutung seperti peribahasa “Sengsara Membawa Nikmat”.

Kadis Kesehatan Taput Sudirman Manurung saat dihubungi,Senin (12/06/2023) mengatakan bahwa  tingkat kesehatan penduduk Taput saat ini masuk kategori “sehat”. Ini berkat kepedulian dari Bupati Nikson Nababan. Seluruh Puskesmas yang ada di Taput dibenahi, insentif tenaga medis ditambah. Seluruh Puskesmas beroperasi selama 24 jam. Jika ada di antara keluarga pasien yang membutuhkan penanganan medis dan butuh mobil ambulans cukup menghubungi bebas pulsa nomor 119. Sudirman Manurung menambahkan, tahun 2023 Bupati Nikson Nababan memprogramkan Taput akan bebas stunting. Namun menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) bahwa kondisi stunting di Taput cenderung stagnan  yaitu 26,7 persen tahun 2021 menjadi 27,4 persen tahun 2022. Untuk mengurangi stunting di Taput diperlukan intervensi spesifik yang difokuskan pada masa sebelum kelahiran, kunjungan ibu hamil 4 kali dan pemberian tablet tambah darah kepada ibu hamil serta awal usia 6 sd 11 bulan (inisiasi menyusui dini), ASI eksklusif dan pemantauan pertumbuhan. Intervensi spesifik ini berperan sebesar 70 persen dalam penanganan stunting. Untuk tahun 2023, Dinkes Taput fokus di 36 lokasi penanganan stunting yang menyasar masa sebelum kelahiran untuk ibu hamil dan anak usia 6 sd 11 bulan.

Tentang keseriusan Bupati Nikson untuk membangun Taput seperti tidak mengenal lelah. Bentuk keramahtamahan dan keterbukaan dalam bertamu yang terkadang hingga pukul 02.00 dini hari, salah satu faktor berdampak positif mendatangkan bantuan dan berkat ke “bumi” Tapanuli Utara. Tidak hanya tamu dari Kementerian, dari mana saja pun termasuk warganya. Bupati Nikson selalu menerimanya dengan senang hati. Jadi ada talenta yang luar biasa yang dimiliki Nikson Nababan dalam berkomunikasi dan bertamu. “Jarang sekelas Bupati memiliki tipikal seperti itu”, ujar Kadis Perkim Taput Budiman Gultom,ST,MM Selasa  (13/06/2023).

Pada masa sulit pun Nikson Nababan mampu mendatangkan anggaran ke Tapanuli Utara. Seperti  pada masa Covid, pemerintah kesulitan keuangan. Tetapi hanya ada dua Pemkab dari Sumatera Utara pada masa Covid mendapatkan bantuan pinjaman tanpa bunga sebesar Rp 326 miliar lewat program PEN (Percepatan Ekonomi Nasional) untuk pembangunan bidang infrastruktur permukiman, jalan, pertanian, pendidikan, kesehatan. Bidang permukiman pun cukup banyak rumah yang diperbaiki di Taput. Sejak Tahun 2015 hingga-2022 sebanyak 8.500 unit rumah diperbaiki. Jadi bukan bedah rumah namanya, tetapi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Untuk mendapatkan bantuan ini ada 3 syarat yakni rumah sendiri, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), mampu dan mau berswadaya. Bantuan tersebut sebesar  Rp 20 juta tetapi pada akhirnya biaya seluruhnya mencapai Rp 200 juta atau lebih. Bisa saja dibantu masing masing keluarga. Banyaknya program BSPS ini mengalir ke Taput, itu berkat lobi-lobi Bupati Nikson Nababan melalui Sukur Nababan sebanyak 7.000 unit lebih dan lainnya lewat lobi anggota dewan dari partai Demokrat. Hari Senin, (10/10/2022) baru lalu Bupati Nikson menyerahkan sebanyak 1.500 buku tabungan kepada warga Taput penerima BSPS. Acara tersebut dihadiri Kordinator BSPS Taput Parlin Silaban, Kacab Bank Mandiri Tarutung Edy Mas Rizal Gultom. Dan untuk tahun 2023, SK Dirjen masih tahap proses dan Pemkab Taput tertinggi di Sumatera Utara dan  mengusulkan 1.500 unit”, ujar Kadis Perkim Taput Budiman Gultom,ST,MM .

Tentang besaran APBD Taput, PDRB Taput dan pendapatan penduduk Taput sejak dipimpin Bupati Nikson Nababan naik secara drastis. Mulai sejak tahun pertama Nikson menjabat Bupati Tahun 2014 hingga Tahun 2023 (9 Tahun), Pemkab Tapanuli Utara menerima penghargaan WTP 9 kali berturut-turut atas LHP-LKPD dari BPK RI Perwakilan Sumut. Kaban Keuangan dan Aset Daerah Kijo Sinaga saat dihubungi Jumat , (27/05/2023) menjelaskan, atas perolehan WTP Tahun  2022  Pemkab Tapanuli Utara mendapatkan bantuan anggaran DID (Dana Insentif Daerah) dari pusat sebesar Rp 10.824.467.000 yang anggaran belanjanya akan dilaksanakan pada tahun 2023. Sedangkan perolehan DID dari pusat atas raihan WTP 9 kali berturut-turut, menurut Kijo Sinaga akan ditransfer tahun 2024. “Opini WTP tahun 2022 menjadi syarat dasar pengalokasian dana DID tahun 2023. Semuanya sudah memenuhi syarat, semoga tahun depan Taput mendapatkan kucuran dana DID dimaksud”, ujar Kijo.

Ditambahkan,  besaran APBD Tapanuli Utara setiap tahunnya cenderung meningkat. Tahun 2014 APBD murni sebesar Rp 739.707.317.463 dan setelah  PAPBD bertambah menjadi  Rp 765.04.946.915,  Tahun 2015 Rp 1.012.487.775.207 dan setelah PAPBD bertambah  menjadi Rp 1.235.637.719.346 , Tahun 2016 Rp 1.311.177.090.244 dan setelah PAPBD bertambah menjadi Rp 1.395.112.837.687, Tahun  2017 APBD murni Rp 1.207.948.378.696 dan setelah PAPBD menjadi Rp 1.286.682.368.106, APBD murni Tahun 2018 Rp 1.348.157.756.521 ditambah PAPBD menjadi Rp 1.374.283.171.956, Tahun 2019 APBD murni Rp 1.379.955.926.738. dan setelah PAPBD bertambah menjadi Rp 1.396.336.475.190, Tahun 2020 APBD murni sebesar Rp 1.438.243.867.171 dan setelah PAPBD menjadi Rp 1.663.215.289.467, Tahun 2021 APBD murni Rp 1.519.862.302.958 dan setelah PAPBD menjadi Rp 1.611.075.356.023,  Tahun 2022 APBD murni Rp 1.393.26.099.393 dan setelah PAPBD menjadi Rp 1.526.689.558.474. Sedangkan APBD murni Tahun 2023 sebesar Rp 1.459.049.211.258, sedangkan PAPBD Tahun 2023 belum dibahas di DPRD Tapanuli Utara.

 

Orang Miskin Berkurang

Demikian halnya pendapatan penduduk Taput meningkat setiap tahun. Ketika penulis mewawancarai Josua JP Sipayung (staf BPS Taput), Kamis (25/05/2023) menguraikan, income per kapita penduduk Taput setiap tahunnya meningkat. Tahun 2017 Rp 22.718, 45 (juta), Tahun 2018 Rp 24.332, 25 (juta), Tahun 2019 Rp 26.071, 31 (juta), Tahun 2020 Rp 26.524, 53 (juta) , Tahun 2021 Rp 27.917, 07 (juta) dan Tahun 2022  Rp 11.892.000 (juta). Sedangkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Taput 5 tahun terakhir ini juga semakin meningkat, Tahun 2017 Rp 6.765.69 (miliar ), Tahun 2018 Rp 7.296.78 miliar, Tahun 2019 Rp 7.889.05 miliar, Tahun 2020 Rp 8.274.43 miliar, Tahun 2021 Rp 8.800.08 miliar dan Tahun 2022 Rp 30.291.80 miliar. Demikian halnya pertumbuhan ekonomi Tapanuli Utara sejak 9  tahun ini kian meningkat, namun dampak Covid-19 dan inflasi menunjukkan saat ini pertumbuhan ekonomi Tapanuli Utara berada pada posisi 4,25 persen,  pertumbuhan ekonomi Sumut 4,73 persen  dan pertumbuhan ekonomi secara nasional  Indonesia 5,31 persen.

Namun satu hal yang membanggakan bahwa jumlah orang miskin di Taput saat ini  menurun meskipun dua tahun terakhir ini Covid -19 mendera belahan dunia. Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Tahun 2022 bahwa jumlah orang miskin di Taput saat ini sebanyak 27,47 ribu atau 8,93 persen dari jumlah penduduk Taput saat ini 318.424 jiwa. Jumlah orang miskin menurun dari Tahun 2021 dari 9,72 persen.

Menanggapi menurunnya jumlah orang miskin di Tapanuli Utara, Bupati Nikson Nababan saat diwawancarai penulis, Rabu (31/05/2023)  menjelaskan penurunan tersebut dipengaruhi secara langsung maupun tidak langsung sebagai dampak program pembangunan sebagai bentuk perhatian atau intervensi Pemkab Taput untuk “memerangi” kemiskinan warganya.

Nikson menambahkan, selama kurang lebih dua tahun masa Covid-19, Pemkab Taput bersama warga berjuang untuk bangkit mengatasi dampak Covid-19 dengan meningkatkan pembukaan jalan inter koneksi desa ke desa, membuka jalan usaha tani, pemberian bantuan bibit tanaman,bibit ikan dan ternak. Memerdekakan desa-desa terisolir dari kegelapan yang akhirnya aliran listrik dari PLN masuk ke desa-desa. Jadi hasil pembangunan tersebut berdampak positif dan saling terkait satu sama lain sehingga terakumulasi untuk menurunkan angka kemiskinan . “Harus diakui bahwa sinerjitas antara Pemkab Taput dengan stake holder serta warga Taput yang semakin giat bergotong royong. Tidak jarang  pembangunan jalan dan memikul tiang listrik dikerjakan secara gotong royong”, ujar Bupati Nikson yang beberapa kali bergotong royong bersama dengan warga untuk membuka jalan dan memikul tiang listrik di desa terisolir .

Kadis Lingkungan Hidup Heber Tambunan, SSos baru-baru ini kepada penulis  mengakui setelah kepemimpinan Nikson Nababan, sudah cukup banyak desa di Taput “merdeka” dari kegelapan. Hingga saat ini sudah seluruh Desa yang ada di Taput dialiri listrik PLN. Hanya tinggal 35 Dusun lagi yang belum  masuk listrik. Dan tahun 2023 ini, diprogramkan seluruh Dusun di Tapanuli Utara sudah dialiri listrik PLN.”Hal ini berkat kerja keras dari Bupati Nikson Nababan menjumpai Dirut PT.PLN di Jakrta dan pihak terkait”, ujar Heber Tambunan.

 

Sektor Pendidikan

Bicara tentang sektor pendidikan, Nikson anak guru ini sangat tertarik untuk meningkatkan mutu pendidikan. Itulah sebabnya saat Pilkada Tapanuli Utara, Nikson Nababan dengan pasangannya Mauliate Simorangkir membuat visi-misi mereka “Menjadikan Tapanuli Utara Menjadi Lumbung SDM yang berkualitas”.

Untuk mendukung terwujudnya visi-misi Nikson, Kadis Diknas Tapanuli Utara Bontor Hutasoit yang dilantik tanggal 23 Oktober 2019 giat melakukan berbagai upaya dan strategi untuk menyamakan derap langkah dengan para guru dan staf guna meningkatkan mutu pendidikan.

Kadis Diknas Tapanuli Utara Bontor Hutasoit saat diwawancarai penulis, Rabu (14/06/2023) menguraikan, kini Diknas Tapanuli Utara mengelola 106  Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan jumlah siswa sebanyak 7.684  orang dan jumlah guru 601 orang. Sedangkan  SD Negeri sebanyak 214  unit dengan jumlah siswa 40.368  orang dan jumlah guru 3.027 orang, SMP Negeri 56  unit dengan jumlah siswa 21.519  orang dan jumlah guru 1.308  orang. Perhatian Nikson Nababan terhadap peningkatan sektor Pendidikan tergolong luar biasa. Di akhir masa jabatannya, Nikson kembali membangun satu unit lagi SMP Negeri 6 Sipahutar, bahkan gedung SMA Negeri-2 Pangaribuan kini sedang tahap pembangunan. “Urusan SLTA sebenarnya di bawah ranah Pemprovsu, namun urusan masa depan anak negeri Tapanuli Utara Bupati Nikson Nababan  terpanggil membenahinya. Ini bentuk kepedulian beliau”, ujar Kadis Pendidikan Taput itu.

Bontor Hutasoit menambahkan, perhatian Bupati Nikson Nababan yang luar biasa untuk meningkatkan kesejahteraan para guru. Tiga tahun berturut turut telah diangkat sebanyak 1.457 orang guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak), dengan rincian tahun 2021 sebanyak 336 orang, tahun 2022 sebanyak 292 orang dan tahun 2023 sebanyak 829 orang. “Dengan semakin banyaknya status guru meningkat dari tenaga honor menjadi guru PPPK secara otomatis memacu semangat mereka untuk mengajar ,disatu sisi anak-anak mereka bias mendapatkan pendidikan yang lebih baik tentunya”, ujar Bontor optimis.

Para guru yang meraih prestasi menonjol antara lain Heriady Gultom tahun 2015 juara 2 Olimpiade guru Matematika se Sumbagut, tahun 2016 Heriady finalis guru nasional juara 1 Olimpiade guru Matematika se Sumbagut, tahun 2017 Heriady juara 1 Olimpiade guru Matematika se Sumbagut, tahun 2018 Heriady juara 3 Unimed Sains Olimpiade (USO), tahun 2019 Heriady finalis Olimpiade Guru Nasional dan peserta Latihan Guru ke luar negeri China University Mining and Technology, tahun 2021 Heriady peraih medali emas Olimpiade guru Matematika tingkat nasional dan tahun 2022 Heriady peraih medali emas Young Scientist Inovation bidang Matematika guru SMP tingkat nasional. Selain Heriady, guru berprestasi lainnya seperti Lenny Nurcahaya Purba dan Elfransco Sinaga yang juga peraih beberapa kali juara tingkat nasional. Sedangkan siswa berprestasi ke tingkat nasional antara lain Sandy Yudha Putra Hulu (siswa SMP Santa Maria Tarutung) tahun 2017 sebagai duta Sumut ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang IPS dan tahun 2018 peraih emas juara Lomba peneliti Sosial Budaya tingkat Nasional. Kini Sandy Yudha kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Siswi berprestasi tingkat Nasional lainnya Sofia Samosir (SMP Santa Maria Tarutung) juara Lomba Olimpiade Sains Tingkat Nasional tahun 2019. Siswa berprestasi lainnya seperti Montes Sianturi (SMPN2 Muara) tahun 2019 peraih medali emas lomba pidato Bahasa Inggeris, serta siswa lainnya. Baik guru dan siswa di Taput setiap tahunnya peraih juara tingkat nasional, bahkan internasional.

Bontor menambahkan, program peningkatan kompetensi,minat, bakat dan prestasi anak didik semakin ditingkatkan. Sebanyak 24 siswa jenjang SMP dan 5 orang siswa jenjang SD mendapat predikat juara pada berbagai kompetisi baik akademik maupun non akademik untuk tingkat nasional, Provinsi, Kabupaten maupun penyelanggara Lembaga Pendidikan. Pelatihan mata pelajaran Matematika kepada siswa dan guru metode GASING (Gampang, Asik dan Menyenangkan) oleh Prof.Johanaes Surya dari Yayasan Teknologi Indonesia Jaya. Dan saat ini juga ada siswa SD Santa Maria Tarutung bernama Carren Nathania Purba dilatih di DEL Laguboti untuk mengikuti persiapan kompetisi ASMOPSS (Asian Science and Mathematics Olympiad for Primary and Secondary Schools) yang merupakan Olimpiade internasional.

Meskipun urusan SLTA sudah di bawah naungan Pemerintah Provinsi (Pemprov), namun Bupati  Nikson senantiasa memikirkan yang terbaik untuk wargaya, termasuk kelanjutan pendidikan putra-putri Tapanuli Utara yang hendak melanjutkn tingkat pendidikan nya ke Perguruan Tingg Negeri. Baru-baru ini sebanyak 1.200 orang siswa kelas 12 SLTA se Taput mengikuti Bimbingan Belajar (Bimbel). Yang melaksanakan Bimbel tersebut adalah DPC PDIP Taput dengan  PARTOGI bekerja sama dengan Bimbel Ganesha Operation di Sopo Partungkoan Tarutung ,Rabu (15/03/2023).  Biaya Bimbel tersebut tanpa membebani anggaran APBD Taput. “Itu biaya dari saya sebagai bentuk kepedulian saya terhadap  generasi muda Taput. Saya selaku Kepala Daerah dan Kepala Wilayah berbuat yang terbaik kepada masyarakat. Saya memang ingin memperbaiki Taput”, ujar Nikson Nababan.

Bupati Nikson Nababan yang berlatar belakang wartawan dan pengusaha ini dikenal kaya dengan ide dan gagasan. Setelah dilantik bersama bersama Sarlandy Hutabarat untuk masa periode kedua pada tanggal 23 April 2019, Bupati Nikson menggaungkan program pendirian sebuah Universitas Negeri Tapanuli Raya (UNTARA).

Nikson menyadari betul untuk membangun sebuah daerah ada 4 pilar yang akan mendatangkan kontribusi besar antara lain Investasi, Pariwisata, Pendidikan dan Kesehatan. Dari ke empat pilar itu, yang paling tepat untuk Bona Pasogit ini adalah sektor Pendidikan. Hal ini sesuai dengan filosofi suku Batak yang begitu peduli dengan pendidikan anak. “Anakkon hi do hamoraon di au . Bagi suku Batak, menjual harta warisan pun itu hal biasa asalkan anaknya mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Ibarat dalam zat genetika atau Deoxrybo Nuclei Acid (DNA) nya suku Batak adalah pendidikan. Kalau Bali, Lombok memiliki DNA pariwisata.

Menurut penjelasan Bupati Nikson kepada penulis beberapa waktu yang lalu bahwa masyarakat Tapanuli Utara setiap bulannya “mengekspor” uang puluhan miliar setiap bulannya untuk biaya pendidikan sekolah dan kuliah si anak. Jadi tidak usah heran kalau kota pendidikan seperti Yogyakarta, Bandung, Malang dan kota lainnya yang memiliki Universitas Negeri dipastikan pembangunannya sangat pesat. Selain mahasiswa juga orang tua dan masyarakat lainnya datang berduyun duyun membawa uang. Jika sudah ada berdiri Universitas Negeri di Tapanuli Utara, maka dengan sendirinya investor berdatangan. Sektor pariwisata pun berkembang sehingga para turis pun tidak hanya ke Bali dan Lombok. Dampak kehadiran sebuah Universitas Negeri secara universal dan holistik. Sungguh sangat luar biasa dan memunculkan peradaban baru, ujar Nikson Nababan yang dikenal pemikir itu.

Sebagai bentuk keseriusan untuk membangun Universitas Negeri, Nikson telah heberapa kali menyurati pemerintah pusat dan menjumpai Menristek Dikti. Diperoleh jawaban bahwa pemerintah belum mencabut moratorium pendirian Universitas Negeri. Sekaitan belum dicabutnya moratorium pendirian Universitas Negeri, pihak Menristek Dikti menyarankan jalan keluar agar Pemkab Taput menghubungi pihak Rektorat Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung untuk ditransformasi menjadi Universitas Negeri. Menyikapi anjuran pihak Dikti, Pemkab Taput melakukan pertemuan dengan pihak Rektorat IAKN. Pada pertemuan kedua pihak disepakati untuk membuat Nota Kesepahaman. Ternyata Nota Kesepahaman belum tuntas, terjadi pro kontra yang semakin meluas hingga di kalangan masyarakat.

Padahal Pemkab Taput telah menyediakan dana kepada tenaga ahli dari USU Medan dan tenaga konsultan dari PT.Sucofindo untuk melakukan kajian akademik guna mengetahui plus minus nya tentang pendirian sebuah Universitas Negeri. Mana yang lebih menguntungkan bagi pemerintah dan masyarakat. Apakah dengan cara mendirikan Universitas Negeri yang baru ataukah melakukan transformasi dari IAKN menjadi Universitas Kristen Negeri atau langsung saja menjadi Universitas Negeri. Jika sudah melalui kajian secara akademik, maka hasilnya dipastikan lebih akurat dan tidak ada lagi pihak yang saling menyalahkan kelak di kemudian hari.

Meskipun terjadi pro kontra tentang transformasi IAKN ke Universitas Negeri, namun tidak membuat Nikson larut dalam pro kontra tersebut. Nikson Nababan yang juga Ketua DPC PDIP Tapanuli Utara ini tetap tegar berjuang demi kepentingan masyarakat. Perihal kelanjutan pendirian UNTARA, Nikson menyurati Presiden Jokowi dengan nomor surat nya 034/01/34.4/I/2021 tanggal 28 Januari 2021. Dalam surat itu Nikson menerangkan bahwa saat ini hanya ada 4 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Sumut yakni USU, UIN, UNIMED dan 1 Politeknik. Kenyataan ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perlunya pendirian Universitas Negeri untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi dan kualitas SDM dalam rangka percepatan pembangunan, khususnya di kawasan Tapanuli Raya. Pendirian UNTARA juga diharapkan akan mendukung sektor pariwisata di kawasan Danau Toba yang ditetapkan sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) prioritas dan sesuai visi Kabupaten Tapanuli Utara sebagai Lumbung SDM yang berkualitas serta Daerah Tujuan Wisata.

Dalam suratnya, Nikson memohon kiranya Presiden Jokowi berkenan menyetujui usulan pendirian UNTARA di kawasan Tapanuli Raya. Sebagai bahan pertimbangan terlampir disampaikan Kajian Studi Kelayakan pendirian UNTARA oleh Tim Ahli dari USU Medan dan Kajian Analisis Dampak Ekonomi pendirian UNTARA oleh Tim Ahli dari konsultan PT.Sucofindo.

Selain mengirim surat kepada Presiden Jokowi, Bupati Nikson juga melakukan lobi lobi secara intensif  setiap bertemu dengan pejabat pihak terkait. Baik setiap kunjungan para pejabat pusat yang datang ke Taput selalu dimanfaatkan Nikson dengan baik. Seperti pada saat kunjungan Ketua MPR RI, Ketua DPD RI, Ketua DPRD Sumut dan Ketua DPR RI Puan Maharani baru-baru ini. Rencana pendirian UNTARA ini juga secara resmi didukung oleh seluruh Bupati dan Wali Kota se Kawasan Tapanuli Raya, Organisasi Kemasyarakatan dan Organisasi Kepemudaan.

Perjuangan Nikson demi terwujudnya pendirian UNTARA tetap gigih. Hari Rabu, Tanggal 09 Juni 2021 Bupati Nikson bersama Ketua DPRD Taput Poltak Pakpahan (almarhum), Sekda Taput Indra Simaremare melakukan pertemuan dengan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) masing masing Sidarto Danusubroto dan Putri Kus Wisnu Wardani. Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting saat diwawancarai penulis beberapa waktu lalu di gedung DPRD Sumut,  secara tegas mendukung gagasan brilian Bupati Nikson Nababan untuk mendirikan UNTARA. Sekalipun banyak rintangan dan sulitnya persyaratan yang harus dihadapi, namun rencana pendirian Universitas Negeri sebagaimana diusulkan Bupati Nikson harus didukung oleh semua pihak. “Termasuk kami di  DPRD Sumut siap mendukung. Dan kami sudah menerima tembusan surat Bupati Nikson yang ditujukan kepada Presiden”, ujar Baskami Ginting.

Para pimpinan Gereja yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Sekber) United Evangelical Misson (UEM) yang ada di Indonesia mendukung sepenuhnya gagasan Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan untuk mendirikan Universitas Negeri di Tapanuli Utara. Seperti dicetuskan Ephorus HKBP Pdt.Dr.Robinson Butar-butar,MA dan Ketua  Sekber UEM Pdt.Dr.Deddy Fajar Purba yang juga Ephorus GKPS dalam pertemuan di Sopo Rakyat/rumah dinas Bupati ,Rabu (19/04/2023) bahwa kehadiran Universitas Negeri secara otomatis mendukung perputaran ekonomi masyarakat yang luar bisa. Para orang tua tidak lagi mengkuliahkan anaknya ke luar kota. Sebaliknya, masyarakat dari luar kota datang berbondong-bondong datang membawa uang ke Tapanuli Utara. Dampaknya luar biasa untuk membangkitkan segala sektor usaha dan perekonomian yang dapat memunculkan peradaban baru di tengah kehidupan masyarakat di Tapanuli Raya khususnya di Tapanuli Utara, ujar Pucuk Pimpinan Gereja HKBP Pdt.Robinson Butar-butar.

 

Penghargaan

Mulai sejak tahun pertama Nikson menjabat Bupati tahun 2014 hingga tahun 2023 (9 tahun), Pemkab Taput menerima penghargaan WTP 9 kali berturut-turut atas  LHP-LKPD dari BPK RI Perwakilan Sumut. Kepala Badan  Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)  Tapanuli Utara Kijo Sinaga saat di wawancarai, Jumat, (26/05/2023) mengakui kalau Pemkab Taput dalam kurun waktu 9 tahun memeroleh penghargaan WTP 9 kali berturut-turut. Dan atas perolehan WTP tahun 2022, Pemkab Taput mendapatkan bantuan anggaran DID (Dana Insentif Daerah) dari pusat sebesar Rp 10.824.467.000 yang anggaran belanjanya akan dilaksanakan pada Tahun 2023. Sedangkan atas perolehan penghargaan 9x WTP  berturut-turut pada Tahun 2023 akan diterima Tahun 2024. “Opini WTP Tajun 2022 akan menjadi syarat dasar pengalokasian dana DID berikutnya. “Sudah memenuhi syarat, kita harapkan Tahun 2024 terealisasi untuk  membantu tambahan  anggaran pembangunan”, ujar Kaban BKAD Tapanuli Utara Kijo Sinaga.

Atas prestasinya dalam pembangunan, Bupati Nikson beberapa kali memeroleh hadiah dan penghargaan selaku Kepala Daerah Inovatif (KDI) seperti halnya baru-baru ini, Nikson kembali untuk kesekian kalinya menerima penghargaan KDI yang diserahkan Menteri Desa, Pembangunan Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar di Semarang, Kamis (22/09/2022). Dalam pelayanan publik, Pemkab Tapanuli Utara meraih predikat Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik dengan nilai 79,85 yang diserahkan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara Abyadi Siregar,SSos di Jalan Sei Besitang Medan, Kamis (26/01/2023).

Setiap para pejabat yang berkunjung ke Kabupaten Tapanuli Utara merasa terkagum kagum mendengarkan paparan yang disampaikan Bupati Nikson tentang program dan strategi yang dilakukan dalam membangun Taput. Seperti program Desa Presisi yang sudah menuntaskan Desa terpencil setelah membangun sarana jalan hingga ke Dusun . Wali Kota Yogyakarta Heriady Sayuti dan rombongan ketika berkunjung ke Tapanuli Utara baru -baru ini  berterus terang merasa kagum akan hal pembangunan yang dikerjakan Bupati Nikson.  Karena rasa kagumnya, Wali Kota Heriadi Sayuti berjanji akan membangun “Kampung Tapanuli” di Yogyakarta. Ini bentuk penghargaan Wali Kota Heriadi Sayuti kepada Nikson.

Bupati Tapanuli Utara ini juga memikirkan supaya warganya lebih berdaulat untuk memiliki lahan pertanian yang lebih luas.  Atas usulan Nikson Nababan, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Dr.Ir.Siti Nurbaya,MSc menyetujui sebahagian hutan lindung menjadi TORA (Tanah Objek Reforma Agraria) seluas 10.095 Ha. Surat Menteri KLH tentang pelepasan TORA ini diserahkan Kepala Balai Pemantapan  Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah I Medan Fernando Lumbantobing kepada Bupati Nikson Nababan di rumah dinas Bupati Taput, Senin (07/11/2022).

Situasi Kamtibmas baik stabilitas politik di Kabupaten Tapanuli Utara tergolong aman dan kondusif, meskipun di daerah lain suhu politik mulai “memanas” jelang Pilpres dan Pemilukada. Kerukunan beragama juga tercipta dengan  damai. Setiap tahun nya Bupati Nikson Nababan selalu memberikan dana hibah terhadap pengurus rumah ibadah. Seperti tahun anggaran 2021 sebanyak Rp 800 juta diserahkan kepada pengurus gereja, masjid dan vihara, Senin (14/06/2021). Bantuan hibah yang sama diserahkan Rp 1.650.000.000 kepada 87 pengurus rumah ibadah (gereja, masjid dan vihara). Bantuan dana hibah tersebut diserahkan di Sopo Rakyat, Jumat (10/06/2022). Setiap  tahunnya saat bulan puasa tiba, Bupati Nikson Nababan selalu turut berbuka bersama guna merajut kerukunan dan kedamaian.

Namun perlu dicatat, di balik keberhasilan Bupati Nikson dalam membangun “bumi” Tapanuli Utara dan banyaknya prestasi dan penghargaan yang diraihnya, ada wanita tangguh yang multi talenta yakni Satika Simamora,SE,MM yang menggerakkan roda perekonomian para pelaku UMKM sehingga produk pengrajin ulos Tapanuli Utara mampu bersaing hingga ke tingkat internasional. Tidak hanya kreasi di bidang pengrajin yang menembus pasar internasional ,namun ada juga minuman “White Gogo Coffee” yang juga banyak digemari peserta KTT-G20 beberapa waktu lalu di Bali.  Selain ditopang dalam bentuk nyata , doa yang tulus dari Satika Simamora selalu mengiringi Nikson selaku suami dalam melaksanakan tugas-tugas di bidang pembangunan, pemerintahan dan sosial kemasyarakatan berjalan sukses.

 

Melangkah ke Pusat

Setelah membuat dan mengerjakan kerangka dasar (fundamen) dengan membangun berbagai infra struktur dari Desa ,Bupati Nikson Nababan membangun “Taman Kota” Tarutung yang diresmikan akhir bulan Desember 2022. Atas kehadiran taman tersebut secara otomatis menambah keindahan kota Tarutung serta sarana dan tempat  berinteraksi warga,melepas rasa penat dan tempat bermain anak-anak  serta menambah penghasilan pengusaha UMKM.

Bagi Nikson Nababan tidak cukup hanya menata dan membangun infrastruktur jalan, jembatan, sektor pertanian, pendidikan dan lainnya namun memikirkan yang terbaik untuk masa depan warganya. Termasuk  untuk memikirkan nasib  para tenaga honor yang sudah mengabdi puluhan tahun bekerja di Tapanuli Utara. Sejak tahun 2019 hingga 2022 sudah sekitar 3.000 tenaga honor diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Seluruh gaji tenaga P3K tersebut ditanggung dari APBD.  “Sebagai konsekuensinya terpaksa harus dilakukan rasionalisasi. Terjadi pengetatan penggunaan anggaran di masing-masing OPD. Saya selaku Pimpinan harus memikirkan dan berbuat yang terbaik bagi pembangunan infra struktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat banyak”, ujar Nikson Nababan yang dikenal kader Marhaenis tulen ini dengan senyum khasnya ketika diwawancarai penulis.

Saat ditanyakan, pembangunan apa lagi yang nantinya akan dilanjutkan oleh penggantinya, menurut Nikson antara lain pelebaran dan peningkatan jalan, jembatan, sektor pertanian, peningkatan mutu pendidikan, melanjutkan program pendirian Universitas Negeri. Karena kehadiran sebuah Universitas Negeri secara  otomatis menumbuhkan perputaran segala sektor perekonomian masyarakat.

Atas sukses membangun  “Bona Pasogit” Kabupaten Tapanuli Utara, Nikson Nababan yang sudah meletakkan kerangka dasar (fundamen) pembangunan yang dikerjakan Nikson Nababan baik bidang infra struktur dan sosial kemasyarakatan pada masa periode pertama dan kedua, maka suami dari Satika Simamora itu sudah siap melangkah ke pusat untuk meningkatkan karirnya. “Saya siap melangkah ke pusat jika ditugaskan ibu Ketua Umum. Selaku petugas partai saya harus tegak lurus patuh terhadap perintah pimpinan”, ujar Ketua DPC PDIP Tapanuli Utara tersebut dengan optimis.

Selain wujud nyata kinerjanya,ditambah pengalaman menejerial dan leadership serta  SDM nya yang berkualitas dan rencana dalam waktu dekat ini  akan diwisuda menjadi  Doktor (S-3) semakin memperlengkapi bekal Nikson Nababan untuk lebih  siap melangkah tegap ke pusat untuk ber bhakti demi kepentingan bangsa dan negara, khususnya untuk Tapanuli Utara. Semoga dewi fortuna berpihak kepada Nikson Nababan .

 

Saran dan Kesimpulan

Kepada Pemkab Tapanuli Utara disarankan agar senantiasa memprogramkan berbagai strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di bidang pertanian misalnya, mulai dari pengadaan alat pertanian,  bibit, pupuk, pestisida perlu mendapat perhatian yang lebih intens. Hingga panen bahkan pemasaran harus diawasi sehingga ada jaminan harga. Dengan demikian petani tidak ada keragu-raguan menjadikan lahan pertanian seluas-luasnya, jadi tidak lagi secara manual. “Pasar Lelang” yang sudah dilaksanakan sebelumnya  perlu dilakukan  secara rutin. Tidak hanya dilakukan saat harga cabai membaik, namun di saat harga anjlok  Pasar Lelang tetap dilaksanakan sehingga  jaminan harga tetap terjaga. Dengan demikian  masyarakat tetap bergairah untuk  memperluas lahan pertanian.

Semoga Tapanuli Utara  kelak terwujud menjadi Kabupaten terdepan di Indonesia karena Bupati Tapanuli Utara Dr. Nikson Nababan,MSi telah menyiapkan fundamen pembangunan daerah yang berkelanjutan. Jadi siapapun nanti pengganti Nikson tinggal melanjutkan kerangka dasar yang sudah dibuat Nikson. Kalau “Desa Kuat,Kota Maju dan Indonesia Berdikari” serta peningkatan mutu pendidikan dengan filosofi “Anakhon hi do hamoraon di au” (Anak adalah kekayaan,harta/asset yang paling berharga).

Guna meningkatkan sinerjitas antara Pemkab, masyarakat dan stake holder dibutuhkan tingkat kecerdasan masyarakat lebih teruji  untuk memilih calon Bupati Tapanuli Utara pada Pilkada Tahun 2024 yang tentunya harus merakyat seperti sekarang ini serta punya jaringan politik yang kuat hingga ke pusat. Jika  fundamen pembangunan  yang sudah  dilaksanakan Nikson Nababan bisa diterapkan secara nasional, maka Indonesia berdaulat secara politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. Semoga Dr.Nikson Nababan,MSi ayah dari Abraham Nababan dan Jonathan Nababan ini  berhasil menjadi anggota DPR RI bahkan kelak menjadi salah seorang Menteri, maka laju peningkatan pembangunan di Kabupaten Tapanuli Utara dipastikan lebih maju dan kelak tidak tertutup kemungkinan menjadi salah satu Kabupaten terdepan di Indonesia, sebab tiada yang mustahil bagi Tuhan. (***)

 

Penulis adalah Wartawan Harian Perjuangan Baru

Tulisan ini diikutsertakan dalam “Lomba Karya Tulis Jurnalis Tapanuli Utara Tahun 2023”

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Dr.Nikson NababanMelangkahPusatSiapSuksesTaput
Berita sebelumnya

Hadiri Pelantikan HIMNI, Masyarakat Nias Dukung dan Do’akan Syah Afandin Kembali Pimpin Langkat 2024-2029 

Berita selanjutnya

Bupati Tapsel Dolly Pasaribu Bangga Terhadap Eksistensi HMI

TERBARU

Polres Simalungun Melakukan Diskusi dengan Forum Organisasi Masyarakat Sipil serta Petani

Selasa, 3 Februari 2026

Hadiri Wirid Yasin Akbar, Wabup Labuhanbatu Ajak Masyarakat Sucikan Diri Jelang Ramadhan

Selasa, 3 Februari 2026
Jalan dari simpang jalan negara menuju Desa Nagatimbul Kecamatan Bonatua Lunasi Kabupaten Toba. (IST)

Proyek Lapen PUTR Toba Tidak Bermutu, Kinerja Kadis Perlu Dievaluasi

Selasa, 3 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd