• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 2 April 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Siap-siap!!! Hadapi Ramadhan, Harga Cabai di Sidimpuan Mulai “Pedas”

Editor: Editor
Jumat, 19 Maret 2021
Kanal: Daerah, Ekonomi

Editor:Editor

Jumat, 19 Maret 2021
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Padangsidimpuan, POL | Ramadhan 25 hari lagi, tetapi harga beli cabe di Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara atau Sumut sudah mulai “pedas” bagi warga yang ekonominya pas-pasan. Kondisi ini seharusnya mewanti-wanti warga, apalagi sudah Ramadhan nanti, harga itu diprediksi makin naik lagi.

Keterangan yang berhasil dihimpun hingga Kamis (18/03/2021) petang mengatakan, sebelum pekan ketiga Maret harga beli cabe masih Rp 27.000,- per kilogram, tetapi di awal pekan ketiga, konsumen yang berasal dari keluarga berpendapatan pas-pasan terkejut karena harga beli cabe merah keriting misalnya sudah Rp 40.000,- per kilogram.

“Kami terkejut dengan adanya kenaikan harga beli cabe merah keriting, soalnya Ramadhan masih sebulan lagi tiba-tiba sudah naik. Kenaikannya pun sangat tajam, dari Rp 27.000 menjadi Rp 40.000,- per kilogram,” kata Isah, seorang ibu rumah tangga yang suaminya buruh bangunan di Sitamiang, Kota Padangsidimpuan.

Dikatakan, biasanya jika kenaikan sudah mencapai 60 persen dari harga yang terjangkau saat ini, itu kenaikan harga komoditi yang sama akan tambah mencekik lagi nanti pada awal-awal Ramadhan. Jika itu terjadi, ada kemungkinan keluarga tidak akan makan dengan lauk yang bercabe lagi nanti.

“Saya khawatir, harga beli cabe merah keriting akan semakin meninggi nanti di awal Ramadhan mendatang. Jika itu kenyataan, kemungkinan besar keluarga saya tidak akan makan dengan lauk bercabe lagi nantinya,” ujar Isah prihatin.

Selaun cabe merah keriting, harga gula merah di pusat pasar Kota Padangsidimpuan juga sudah mengalami kenaikan sejak awal Maret 221 yang lalu, sebelumnya konsumen masih membeli dengan harga Rp 20.000,- per kilogram, tetapi sejak awal Maret atau sekitar dua pekan yang lalu sudah Rp 22.000,- per kilogram.

“Tentunya kami khawatir juga harga beli gula merah akan naik lagi pada awal bulan Ramadhan mendatang. Ini sangat menyulitkan kami menjalani ibadah di bulan penuh ibadah itu nanti,” kata Iyan, seorang konsumen dari arah Simirik, Kota Padangsidimpuan baru-baru ini. (POL/NP.04)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: "Pedas"Hadapi RamadhanHarga CabaiSidimpuan
Berita sebelumnya

Bina PKK KB Kesehatan, Ketua TP PKK Medan Kunjungi Kecamatan Medan Timur 

Berita selanjutnya

Bupati Asahan Lantik Ketua dan Pengurus TP PKK Asahan

TERBARU

Para Calhaj yang ikut Manasik Akbar mendapat arahan sebelum diberangkatkan menuju Asrama Haji Medan. (IST)

Manasik Akbar 148 Calon Jemaah Haji Padangsidimpuan dan Tapsel Dilepas Menuju Asrama Haji Medan

Kamis, 2 April 2026

Polres Labuhanbatu Hadirkan Trauma Healing, Wujud Kepedulian Polri Terhadap Korban Bullying di Media Sosial

Rabu, 1 April 2026

Anggota DPRD Sumut Gusmiyadi Minta Penegak Hukum Tindak Tegas Pemasok Bawang Ilegal

Rabu, 1 April 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd