Galang, POL | Kota Galang yang merupakan ibukota Kecamatan Galang yang terdiri dari 28 desa dan satu kelurahan dengan jarak tempuh ke Kabupaten Deli Serdang 16 KM. Belakangan, kota ini terkesan semrawut dan jorok juga seperti kota hantu.
Pasalnya, para pedagang kaki lima (PKL) yang terus berjualan setiap pagi harinya meskipun ilegal. Pedagang menggelar dagangannya di bahu jalan umum lintas propinsi, namun sepertinya aparatur pemerintah yang terkait tutup mata saja.
Salah seorang tokoh pemuda dan masyarakat Galang Agus Nst, kepada perjuanganonline.com, Senin (6/7) mengatakan, sekarang ini Kota Galang sudah semrawut dan jorok. “Tidak Berseri lagi! Juga terkesan seperti kota hantu. Penyebabnya, banyak bagunan rumah sarang burung walet di Kelurahan Galang Kota yang tidak berpenghuni dan telah meresahkan masyarakat sekitar,” beber Agus.
Adapun keresahan masyarakat, sambung Agus, dengan bisingnya suara kaset burung walet dari ‘rumah-rumah hantu’ tersebut yang diputar sampai pada malam harinya guna memanggil burung walet untuk masuk ke penangkaran.
“Selain itu, rumah walet juga merupakan sarang dari kembang biak nyamuk. Di setiap rumah walet ada kolam untuk burung-burung tersebut dan dapat menimbulkan wabah demam berdarah,” ujar Agus geram.
Menurutnya, rumah-rumah sarang burung walet menjamur di Kelurahan Galang Kota diduga tidak memiliki izin izin penangkaran dari Pemkab Deli Serdang. “Dan kalau pun mereka memiliki izin, seharusnya tertera pamflet berupa kaleng yang bertuliskan izin penangkaran. Namun sekarang ini tidak lagi ada ditemukan plank izin tersebut,” tegas Agus.
Dalam hal ini, Pemkab Deli Serdang jelas-jelas dirugikan soal Pendapatan Asli Daerah (PAD), katanya. Ia menuding sepertinya aparat yang terkait sudah ada ‘kata sepakat’ dengan pengusaha rumah burung walet tersebut.
Ia membeberkan, rumah-rumah burung walet di Kelurahan Galang Kota ramai ditemukan seperti di Lingkungan 1, 2, 3, 4, 7. “Juga ada di Lingkungan 8 Galinda Kelurahan Galang Kota yang disinyalir tidak mempunyai izin penangkaran,” sebut Agus Nst yang juga Ketua Biro Jasa Swara Bersama Wartawan dan Waka FKPPI 05 Kecamatan Galang itu kepada PB.
Di tempat terpisah, Camat Galang Marzuki dikonfirmasi pada hari yang sama tidak berhasil ketemu. Dikonfirmasi melalui pesan singkat (SMS) juga tidak membalas. Begitu juga dengan Lurah Galang Kota.
Masyarakat Galang meminta kepada Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan agar dapat segera menindaklanjutinya.(Nst)







