• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 18 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Puluhan THL RSUD Pintu Padang Tapsel Dirumahkan

Editor: Suganda
Jumat, 28 Februari 2025
Kanal: Daerah

Editor:Suganda

Jumat, 28 Februari 2025
RSUD Pintu Padang di Kabupaten Tapanuli Selatan.

RSUD Pintu Padang di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Tapsel, POL | Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pintu Padang, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mengalami gangguan serius setelah seluruh tenaga harian lepas (THL) dirumahkan. Kebijakan ini merupakan dampak dari regulasi baru yang melarang tenaga honorer di instansi pemerintah mulai 2025.

Direktur RSUD Pintu Padang, dr. Rusdy Saleh Harahap, membenarkan bahwa seluruh tenaga keamanan rumah sakit telah diberhentikan. “Saat ini, tenaga keamanan di rumah sakit sudah tidak ada alias nihil. Semua sudah dirumahkan,” ujarnya, Kamis (27/2).

Tak hanya tenaga keamanan, RSUD Pintu Padang juga kehilangan tenaga tenaga kesehatan, sopir ambulans, dan Cleaning Service. Total ada 72 tenaga THL yang dirumahkan,” tambahnya.

Pemberhentian ini terjadi karena sebagian besar tenaga THL memiliki masa kerja kurang dari dua tahun dan tidak memenuhi syarat untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Akibatnya, layanan rumah sakit tipe D yang baru diresmikan pada 2023 ini terganggu, terutama di bidang medis dan administratif.

“Selain tenaga non-medis, ada tenaga medis dan paramedis serta petugas administrasi juga dirumahkan. Ini tentu berdampak pada layanan kepada pasien,” jelasnya.

Saat ini, RSUD Pintu Padang hanya mengandalkan 19 tenaga medis PNS dan 55 tenaga PPPK untuk menjalankan operasional rumah sakit. Padahal, rumah sakit ini tengah berupaya meningkatkan statusnya menjadi tipe C.

Dampak dari kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Tapanuli Selatan, khususnya bagi masyarakat yang bergantung pada layanan RSUD Pintu Padang. Pemerintah daerah diharapkan segera mencari solusi agar layanan kesehatan tetap optimal meski ada keterbatasan tenaga kerja. (AN)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

PWI Sumut Pecat Ketua Dewan Kehormatan dan 2 Wakil Ketua

Berita selanjutnya

Prabowo, SBY, Jokowi, dan Puan Kompak Pakai Seragam Komcad

TERBARU

H-4 Lebaran Sutarto Minta Pemprov Tindak Perusahaan Nakal Yang Belum Berikan THR

Rabu, 18 Maret 2026

Hapus Stigma “Anak Tiri”, Rico Waas: Pemko Medan Tahun ini Fokus Pembangunan untuk Medan Utara

Selasa, 17 Maret 2026

Rico Waas Tutup Ramadhan Fair XX, Transaksi UMKM Capai Rp2,2 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd