Pj. Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Sidak Pasar Pajak Batu

Pj.Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe didampingi Kadis Perdagangan Ridoan Pasaribu saat sidak di Pajak Batu Kota Padangsidimpuan. (IST)

Padangsidimpuan, POL | Pj. Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M, M.Kes melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke Pasar Pajak Batu, Selasa (31/11/2023).

Sidak tersebut merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah sekaligus memantau kondisi ketersedian bahan pangan pokok khususnya di Padangsidimpuan.

Setibanya di lokasi, Pj. Wali Kota Padangsidimpuan bersama Pelaksana Tugas Sekdako dan beberapa Pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kota Padangsidimpuan melakukan komunikasi dengan sejumlah pedagang di pasar tradisional tersebut.

“Kami bersama tim yang hadir hari ini memantau ke Pasar Pajak Batu mengecek harga komoditas. Bagian dari pengendalian inflasi,” ujar Letnan.

Menurut dia, ada beberapa komoditas yang naik harga. “Ada harga naik ada juga yang turun. Beras ada kenaikan sedikit. Kita bisa menangkap bahwa kenaikan yang ada masih dalam batas normal,” ungkapnya.

Letnan menjelaskan, bahwa agenda ini akan rutin dilaksanakan untuk memantau perkembangan harga sembako di pasar-pasar dan menjadi acuan Pemerintah dalam menjaga kestabilan harga di kota Padangsidimpuan.

Jika ada kenaikan harga yang signifikan nantinya Kami (Pemko Padangsidimpuan) juga dapat mengambil langkah konkrit untuk mengatasinya.

“Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa Kota Padangsidimpuan menjadi salah satu Kota di Provinsi Sumatera Utara yang menjad IHK (Indeks Harga Konsumen) selain Kota Medan, Pematangsiantar, Sibolga dan Gunungsitoli.

Kadis Perdagangan Kota Padangsidimpuan Ridoan Pasaribu menjelaskan terkait kenaikan beberapa komoditi, pihaknya akan terus melaksanakan pasar murah untuk membantu masyarakat.

“Kita juga telah bekerjasama dengan Bulog untuk persediaan beras masyarakat”, tambahnya.

Selanjutnya, Bustanul mengungkapkan untuk menjaga harga beberapa komoditas, di antaranya bawang dan cabai merah terutama menjelang natal dan tahun baru ini, Dinas Pertanian masih memiliki stok lahan pertanian sekitar 10 hektar yang belum dipanen.

Untuk beras yang menjadi salah satu penyumbang angka inflasi tinggi, Dinas Pertanian dalam waktu dekat juga akan menyerahkan bantuan bibit untuk lahan seluas 1.195 hektar dengan perkiraan panen nantinya mencapai 6 ton per hektar. (POL/NP.02)

Berikan Komentar:
Exit mobile version