• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 23 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Petugas Puskesmas Situmeang Habinsaran Diisolasi Mandiri, Bupati Nikson: Kita Berjuang RSUD Tarutung Punya Alat PCR Swab

Editor: Editor
Rabu, 15 April 2020
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Rabu, 15 April 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Tarutung, POL | Bupati Taput Drs. Nikson Nababan, MSi memerintahkan  Kadis Kesehatan Alex Gultom SKM, MKM untuk melakukan isolasi mandiri terhadap petugas Puskesmas Situmeang Habinsaran Sipoholon.

Hal tersebut dikatakan Bupati Nikson Nababan menyusul  ditemukannya 1 orang dugaan terpapar Covid-9 inisial R jenis kelamin perempuan usia 46 tahun warga Sipoholon .

Nikson Nababan di rumah dinas Bupati Taput di Tarutung, Rabu (15/04/2020) mengatakan setelah melihat hasil pemeriksaan terhadap 12 orang petugas dan anggota keluarga TS, maka mereka diliburkan dan wajib melaksanakan isolasi mandiri.

Kepada petugas Puskesmas yang diisolasi mandiri ini agar tetap disiplin dan  menjaga kesehatan dengan memperhatikan kualitas makanan serta menjaga hidup sehat.

“Kita akan mengalihkan petugas dari Puskesmas lainnya sehingga Puskesmas ini tetap melayani masyarakat”, kata Nikson.

Terhadap 1 orang petugas medis R yang diduga terpapar tersebut telah dilakukan isolasi di RSUD Tarutung dan saya juga sudah perintahkan kepada Direktur Rumah Sakit Tarutung agar 2 orang anggota keluarga pasien TS untuk diisolasi juga, ujar Nikson.

Berjuang

Bupati Taput itu menambahkan,  RSUD Tarutung belum bisa memastikan pasien positif atau negatif terpapar COVID-19 karena keterbatasan alat. Yang ada hanya menggunakan alat Rapid Test, namun hasilnya yang sebenarnya belum bisa memastikan seseorang terpapar atau tidak.

“Kita  sedang berjuang adanya alat PCR Swab di RSUD Tarutung sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid-19, sehingga dapat lebih cepat penanganannya terhadap pasien dengan gejala Covid-19 tanpa perlu menunggu sampai berhari-hari. Kita berharap perhatian Pemerintah Pusat agar alat ini dapat realisasi dalam waktu dekat”, ujar Nikson Nababan penuh harap. (POL/BIN)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Diisolasi Mandiri
Berita sebelumnya

Jumlah ODP Terus Menurun, 3 Warga Asahan Dinyatakan Positif Terinveksi Covid-19

Berita selanjutnya

Anggaran Penanganan Covid-19 di Asahan 29 Hingga Mei 2020 Sebesar Rp26.890 832.610

TERBARU

PERSIAPAN: Suasana rapat finalisasi persiapan Pesta Bona Taon Pomparan Punguan Raja Toga Sitompul Boru Bere (PRTSBB) Kota Medan dan Sekitarnya. (Dok: istimewa)

Besok, Pesta Bona Taon Pomparan Raja Toga Sitompul di Taman Sari Medan

Sabtu, 21 Februari 2026

Bupati Labuhanbatu Hj. Maya Hasmita Resmi Membuka Kegiatan Ramadhan Fest 1447 H/2026 M

Jumat, 20 Februari 2026

Pemko Matangkan Perhelatan Ramadhan Fair XX dan Harmoni Imlek 2026, Zakiyuddin Harahap:  Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Jumat, 20 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd