Pematangsiantar, POL | Pentas seni dan panen Raya hasil hasil karya P5 UPTD SMP Neg 8 Pematang Siantar yang digelar di lapangan upacara sekolah, Rabu (8/5/2024) meriah.
Acara diwarnai tari-tarian para siswa-siswi dan guru pengajar di sekolah itu serta Pameran hasil karya siswa-siswi pada Pentas Seni bertema Kewirausahaan Gaya Hidup Berkelanjutan dan Peningkatan Kreativitas dengan Terwujudnya Berani Berkarya dan Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Barmen Manurung Sekretaris Dikjar Pematang Siantar mengatakan merupakan sebuah inisiatif untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai Pancasila sebagai dasar negara dan budaya bangsa indonesia agar mental spritual tetap dijaga dan tidak terjerumus pada kenakalan dan terlibat penyalahgunaan Narkoba.
“Begiti juga gesekan-gesekan untuk ajakan untuk tawuran yang akhir-akhir ini marak terjadi di Kota Pematangsiantar ” para guru membimbing Moral yang teguh dan perdalam Dakwah agama,” ujarnya.
Anton Parade Silalahi SPd Kepsek UPTD SMP Negeri 8 mengatakan pada pentas seni ini bertemakan Gaya Hidup Berkelanjutan ini para pengajar mengajak siswa dan siswi untuk memahami pentingnya gaya hidup berkelanjutan dan menciptakan keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian lingkungan.
Pentas seni baru kali ini dilaksanakan membuat Pameran Seni hasil karya di mana untuk kelas VII dibuat kurikulum Merdeka untuk menuntut kewirausahaan, di mana para siswa-siswi mendaur ulang sampah ataupun besi bekas dengan melibatkan orang tua urid yang pekerjaan pengambil bekas Sampah (parbotot) untuk menciptakan karya dari bekas sampah.
“Misalnya daur ulang sampah plastik menjadi hiasan dinding rumah, umbi Ubi rambat, kiripik pisang, bahan organik, ubi kayu , ubi talas,” ujarnya.
Turut hadir para alumni angkatan 85 SMP Negeri 8 yang mendukung dan membantu acata sebagai suatu kebanggaan sekaligus menjalin hubungan harmonis, seperti Kepala Desa Nagori Dolok Maraja Jec.Tapian Dolok Kabupaten Simalungun Rusli ikut memberikan kata sambutan. (EVA)







