Toba, POL | Tak layak terima platinium awards, Gerakan Tuntut Acta (GTA) 54 menyoal jika penghargaan yang diterima PT Toba Pulp Lestari, Tbk (Tbk), tidak lah pantas.
Soal penghargaan Indonesia CSR Awards (ICA) 2020. TPL dinilai tidak layak menerima penghargaan tertinggi (platinium awards) hal ini dilontarkan juru bicara GTA 54 Firman Sinaga kepada sejumlah wartawan, Rabu (12/11/2020).
Dirinya menjelaskan, sebagian program yang diajukan pada ICA 2020 masih menggunakan Dana Community Development (CD), dan bukan menggunakan dana CSR.
Hal ini diduga kuat PT.TPL,Tbk tengah melakukan pembohongan publik guna menutupi sejumlah kebobrokanya terhadap masyarakat.
Ia menjelaskan, salah satunya soal program Desa Sopo Lestari yang menerima penghargaan ICA 2020, pembangunannya masih menggunakan dana CD.
Masyarakat sekitar juga menilai masih kurang menikmati kehadiran perusahaan raksasa tersebut.
“Dana CD adalah milik masyarakat, sementara CSR adalah tanggung sosial perusahaan sebagaimana amanah UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang CSR. Tak pantas TPL menerima penghargaan itu, jika untuk program Desa Sopo Lestari menggunakan dana CD. ,” terangnya.
Firman menambahkan, setelah dilakukan invstestigasi dilapangan, Sopo Lestari adalah Sopo Godang HKBP Pangombusan, yang merupakan aset HKBP, dan telah diserah terimakan TPL kepada HKBP.
Sopo Lestari juga dikelola oleh pihak HKBP, tentu incomenya juga untuk HKBP bukan untuk masyarakat ,pembangunan Sopo Lestari atau Sopo Godang HKBP Pangombusan, TPL menggolontorkan dana CD sekitar Rp.1,9 miliar.
Ia mempertanyakan, bagaimana pertimbangan pihak pengelola dana CD TPL, untuk meloloskan anggaran sebesar tersebut hanya untuk pembangunan sopo tersebut.
“TPL melakukan pembohongan pada tiga program yang diusulkan untuk meraih Platinium Awards pada ICA 2020. Penghargaan itu sangat tidak layak diterima oleh TPL, masih banyak pembohongan lain yang dilakukan oleh TPL,” tegasnya.
Humas TPL, Juliandri Hutabarat saat ditemui di Gues House PT.TPL,Tbk mengatakan, Sopo Lestari merupakan nama program di internal TPL. Sopo Lestari adalah Sopo Godang HKBP Pangombusan, salah satu program TPL yang menerima penghargaan ICA 2020.
Dirinya menambahkan, soal tudingan GTA 54 yang menyatakan TPL tidak layak mendapat penghargaan tertinggi pada ICA 2020, pihaknya dapat berterima. Namun menurutnya, tidak ada kesalahan dalam penghargaan platinium awards tersebut.
“Kalau GTA 54 menilai TPL tidak layak menerima penghargaan ICA 2020, tidak masalah dan kami dapat menerima. Berarti masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki oleh TPL,” katanya.
Pembangunan Sopo Lestari bersumber dari Dana CD menelan anggaran sekitar Rp.1,9 miliar. Bangunan tersebut diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat dan bukan untuk kepentingan individual. Katanya lagi, CSR dan CD tidak ada bedanya.
“Kalau pembangunan Sopo Lestari menggunakan Dana CD TPL, apakah ada salahnya?. Bangunan itu untuk masyarakat dan diserahkan kepada HKBP. Terima kasih atas kritik masyarakat, dan kami menghargainya, karena kawan-kawan masih memberikan perhatiannya,” ucapnya. (POL/Tb.3)







