Asahan, POL | Pemerintah Desa (Pemdes) Orika dan SP-BUN PTPN IV Pulu Raja dibantu Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa melakukan penertiban terhadap puluhan lapak para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan disepanjang trotoar jalan masuk PKS dan Desa Orika, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupeten Asahan, Sabtu (6/2/2021) pagi.
Penertiban yang dilakukan terhadap lapak-lapak PKL tersebut selain mengganggu arus lalulintas juga banyak sampah menumpuk di dalam parit sepanjang trotoar yang digunakan untuk berjualan.
Pantauan wartawan, dalam waktu kurang dari 2 jam, lapak-lapak jualan yang berada disepanjang jalan trotoar itu telah berhasil diratakan dan dibersihkan. Para pedagang pun hanya bisa pasrah melihat lapak-lapaknya digusur oleh puluhan anggota SP-BUN/karyawan PTPN IV Kebun Pulu Raja dan Perangkat Desa Orika dibantu Bhabinkamtibmas dan Babinsa se-Kecamatan Pulau Rakyat.
“Sebelumnya kami sudah melayangkan surat himbauan kepada pedagang agar tidak lagi berjualan di lokasi ini, karena mengambil badan jalan saat berjualan hingga mengakibatkan sering terjadi kemacetan di simpang jalan Simpang PKS yang menghubungkan Jalinsum dan Jalan Provinsi itu. Selanjutnya lokasi ini akan dijadikan taman keindahan dan kebersihan,” terang Kepala Desa Orika, Rusli didampingi ketua SP-BUN PTPN-PTPN IV Pulu Raja, Edward Sugianto.
Kades menambahkan sebenarnya di lokasi ini sudah lama ada plang pengumuman yang menyebutkan “Tanah ini Milik PTPN-IV Unit Usaha Pulu Raja Dilarang Berjualan di Areal HGU Dan Sepanjang Trotoar Jalan Masuk PKS KUHP 551 Dilarang Masuk”.
“Tetapi pedagang tidak mengindahkannya dan semangkin banyak yang berjualan disepanjang jalan trotoal ini,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama ketua SP-BUN PTPN IV Pulu Raja, Edward Sugianto menambahkan, bahwa penertiban pedagang dialokasi sepanjang trotoar ini merupakan program Pemerintah Desa Orika yang didukung pihak PTPN-IV Kebun Pulu Raja dalam rangka menciptakan keindahan dan kebersihan.
“Jadi kita ingin menjadikan Pulu Raja Indah dan Masyarakat Sehat, maka pinggir jalan sepanjang trotoar ini akan dijadikan taman agar tampak indah dan nyaman,” kata Edward.
Dalam kegiatan bakti sosial tersebut tampak hadir Manager Unit Kebun/Pabrik, Ir Suherry dan Camat Pulau Rakyat diwakili Kasi Pemerimtah, Amrinsyah, Kepala Desa Pulau Rakyat Pekan, Suryadi, pihak Pengamanan kebun, Sahrul Siagian yang juga menyempatkan diri berbincang-bincang dengan sejumlah wartawan datang meliput kegiatan tersebut.
Menurut Suherry PTPN-IV Kebun Pulu Raja telah mendapat penghargaan PTPN 4 Culture Excellence Award (CEA) 2020 Peringkat I Kategori Kebun.
“Keberhasilan itu pertama adalah Kinerja produsi tertinggi se-PTPN 4, kemudian biaya kita terkendali, dan harga pokok kita masih di bawah, dan kebun terbersih se PTPN 4,” ungkap pria yang baru 6 bulan menjabat Manager Unit Kebun Pulu Raja sudah mendapat 22 award juara pertama, yakni 8 dari pabrik dan 14 dari lapangan.
Berkaitan dengan itu, kata Suherry sepanjang trotoar tersebut akan dijadikan taman agar tampak indah dan terjaga kebersihannya. (POL/PAI)







