PAD Toba Tahun 2025 Rp 127 Miliar Lebih, Naik Rp 35 Miliar Lebih Dibanding Tahun 2024

Tampak Wakil Bupati Audi Murphy Sitorus dan warga di Desa Sinar Sabungan saat penanaman bawang merah tanggal 16/10/2025. (IST)

Setelah Effendi Sintong Panangian Napitupulu, SE menjadi orang “nomor satu” di Kabupaten Toba , segala sektor dibenahi. Termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Toba tahun 2025 bertengger di angka Rp 127 miliar lebih, tepatnya Rp 127.914.348.738,13 . Sedangkan PAD Toba tahun 2024 sebesar Rp 92.355.642.286,93. Artinya, tahun pertama setelah Effendi Napitupulu menunjukkan PAD Toba naik sebesar Rp 35.558.706.451,20. Sedangkan untuk tahun 2026 ini, ditargetkan menjadi Rp 148.271.997.269,00.

Menurut keterangan Kepala Bappenda Toba Harlen Togar Simarmata, SSos, MM yang dihubungi penulis, Kamis (19/02/2026) menjelaskan bahwa sumber PAD Toba tersebut antara lain bersumber dari Pajak daerah Rp 70,1 miliar, BPHTB Rp 19,5 miliar, PBJT listrik Rp Rp 8,7 miliar, Reklame Rp Rp 771 juta, Pajak makanan dan minuman Rp 7,2 miliar, PBB Inalum Rp 6,2 miliar, Retribusi daerah Rp 31 miliar.

Sedangkan pembangunan infrastruktur yang dikerjakan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Toba tahun anggaran 2025 :
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) antara lain: Penanganan jalan Kabupaten sepanjang 16,87 km, jalan Desa dan Lingkungan 14,56 km, Pembukaan jalan 7,2 km, Pekerjaan pembentukan dan pelebaran jalan 21 km, pembangunan jembatan 2 unit, penanganan irigasi 7,09 km, Pembangunan tanggul dan bronjong sungai 644 meter, rehabilitasi bendungan irigasi 1 unit, normalisasi sungai (Aek Lumban Binanga Silimbat, Sungai di Desa Paindoan, Aek Mandosi, Sungai Sibargot), Penyediaan air bersih 173 sambungan rumah, Pembangunan jalur pipa PDAM 3.286,99 meter, Pembangunan Tanki septik 283 sambungan rumah, Pembangunan 8 unit gedung kantor pemerintah, Rehabilitasi 4 unit rumah dinas negara, Penataan 8 lokasi kawasan lingkungan .Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman antara lain melakukan Rehab Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 240 unit, terdiri 40 unit bersumber dari APBD Toba dan 200 unit dari APBN .

Dinas Koperasi UKMPP (Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian) antara lain melakukan penataan Pasar Balige dan Pasar Laguboti, Penataan Pasar Tumpah (Pasar Rakyat Balige, Laguboti dan Porsea), Pelaksanaan Pasar Murah di Porsea, Siantar Narumonda, Bonatua Lunasi, Porsea, Balige dan Tampahan.

Pembentukan 243 Koperasi Merah Putih di Desa dan Kelurahan, Pembentukan UMKM 30 pelaku usaha, Pengembangan UMKM dan pemberian bantuan kepada 68 orang, Pemberian Bantuan Benang Sirat 155 ikat, Pemberian Bantuan Benang SM 200 lusin, Pemberian Bantuan Benang Katun 250 Kg, Pemberian Bantuan Benang Biasa 155 ikat dan melakukan Promosi UMKM.

Dinas Pendidikan Toba tahun 2025 antara lain memberikan Bea siswa Berprestasi kepada 41 siswa dan Pemberian Perlengkapan Dasar untuk 193 Sekolah (Semua Kecamatan yang ada Sekolah PAUD. Pembangunan 6 paket sarana, prasarana dan utilitas sekolah SD, Rehabilitasi perpustakaan Sekolah SD 2 unit, Rehabilitasi 1 unit laboratorium sekolah SD,Rehabilitasi 15 unit sarana,prasarana dan utilitas sekolah SD, Rehabilitasi 5 unit ruang kelas sekolah SD, Rehabilitasi 1 unit rumah dinas Kepala Sekolah SD,Pengadaan 3 paket alat praktik dan peraga peserta didik SD, Pembangunan 8 paket sarana, prasarana dan utilitas sekolah SMP, Rehabilitasi 1 unit sarana,prasarana dan utilitas sekolah SMP, Rehabilitasi 1 unit ruang kantor guru SMP, Pengadaan 3 paket alat praktek dan peraga peserta didik SMP.

Dinas Kesehatan Toba untuk tahun 2025 antara lain: Penyerahan 1 unit mobil ambulance ke Puskesmas Borbor, Rehabilitasi 2 unit Puskesmas, Pembangunan 2 unit Poskesdes, Rehabilitasi Poskesdes 12 unit, Rehabilitasi Pustu 6 unit, Pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat 1 unit, Pembangunan Water Treatment Plant (Air Bersih 5 unit), Pengadaan Sarana Fogging DBD 1 paket, Pemberian Kacamata Baca untuk 67 Lansia, Pemberian Makanan Tambahan untuk 735 Balita dan 42 ibu hamil. Sedangkan Penanganan Bencana 51 kejadian, Pemberian Bantuan Sosial kepada 163 KK dan Pemberian Bantuan Peralatan Sekolah untuk 100 orang dan pemberian bantuan hand sprayer untuk 58 masyarakat kurang mampu.

Dinas Pertanian Toba tahun 2025 antara lain melaksanakan: Penyediaan benih padi sebanyak 34,475 ton, Penyediaan 2 ton benih jagung yang dibagi kepada kelompok tani yang tersebar di seluruh Desa yang ada di Kabupaten Toba. Penyediaan 1 unit hand traktor,pencacah jagung 10 unit, penyediaan benih bawang merah 10.965 kg, mesin pemipil jagung 2 unit, mesin perontok padi 1 unit, pengadaan ternak ayam 700 ekor, pengadaan ternak kerbau 5 ekor, pengadaan chopper 1 unit, pengadaan mesin mixer 1 unit, pengadaan mesin pencetak pellet 1 unit, pengadaan penepung pakan 1 unit, pembangunan jalan usaha tani (JUT) 22 titik, pembangunan jaringan irigasi air tanah dangkal 1 unit,belanja obat2an, gerakan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan 1.563,5 hektar, pengadaan alat ukur pH tanah 17 unit.

Pengadaan 9 unit traktor roda 4 sumber dana dari APBN, pengadaan traktor roda 2 sebanyak 11 unit, pompa air 35 unit, pengadaan benih padi sawah inbrida 17.650 ton, pengadaan benih padi gogo 4.168 ton, alat paska panen kopi 2 unit, combine harvester 1 unit, handsprayer 14 unit, pengadaan 16 unit traktor dengan sumber dana P.APBD Provsu, cultivator 2 unit, pengadaan benih padi sawah 7,5 ton, pengadaan benih jagung 1,5 ton, benih kacang tanah 250 kg. Pemberian bantuan bibit ikan nila 54.800 ekor, bibit ikan lele 15.000 ekor dan pakan ikan 2.809 kg.

Sedangkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tahun 2025 menyelenggarakan event F1H2O power boat, menyelenggarakan Aqubike jetski world championship, melaksanakan Toba Marathon 2025, event motor cross grastrack, lomba busana dan desainer etnik Toba, lomba foto dan vlog serta lomba burung berkicau.

Berbagai kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan sosialisasi pengembangan pariwisata berkelanjutan, ekonomi sirkular dan Sapta pesona bagi pelaku pariwisata dari desa wisata dan pengelola objek wisata. (Bindu Hutagalung)

Berikan Komentar:
Exit mobile version