• Redaksi
  • Hubungi Kami
Jumat, 29 Mei 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Orangtua Keluhkan Pergantian Baju Seragam SMP di Simalungun, Kasek SMP N 1 Tolak Kiriman Baju

Editor: Editor
Selasa, 31 Mei 2022
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Selasa, 31 Mei 2022
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Simalungun POL | Para orangtua murid SMP di Kabupaten Simalungun diresahkan oleh adanya orang-orang tertentu memaksakan kehendaknya untuk menukar warna dan motif Baju Seragam siswa dengan ornamen adat Samalungun bertuliskan Lambang Simalungun “Habonaron Do Bona.

“Apalagi pertukaran baju seragam tersebut dilakukan di akhir tahun ajaran,” papar Jaserman Saragih, SE dari LSM Marapi Simalungun juga sebagai orangtua murid kepada Perjuangan, Senin (30/5/2022).

Jaserman Saragih mengharapkan,  Kadis Dikjar Simalungun segera menyikapi masalah ini. Sebab, ornamen budaya Simalungun itu  bukan sembarang pakai. Contoh, untuk tiang rumah, Lesplang rumah, di atas pintu, bawah pintu dan lain-lainnya berbeda-beda ornamennya.

“Dari dulunya, pesan nenek moyang kami di Simalungun begitu. Ornamen adat Simalungun  ini bermakna sakral. Semoga hal ini juga, segera disikapi Bapak Bupati Simalungun,” urai Jaserman Saragih yang dikenal juga sebagai pengurus Partuha Maujana Simalungun suatu Lembaga Adat Simalungun.

Kepala SMP N1 Raya Lamhot Saragih, Msi yang ditemui di ruang kerjanya menuturkan memang ke sekolahnya ada kiriman datang berisi baju seragam siswa dengan motif baru. Namun seingatnya  ia tidak pernah pesan, bahkan tidak kenal  pengirimnya,

“Jadi baju-baju itu saya Tolak. Juga saya lihat ukurannya kekecilan,” jelas Lamhot Saragih.

Sementara di SMP N2 Raya yang berjarak 100 meter dari SMP N1, sebagian siswa sudah memakai baju motif baru sehingga pakaian siswa berbelang-belang. Baju yang lama warna gelap dan motif lain, yang baru bercorak warna kemerah-merahan dan motif lain juga.

Saat hendak dikonfirmasi,  Kepala SMP N2 Raya tidak berhasil ditemui. Diperoleh informasi, sang Kepsek sedang keluar.

Di pihak lain diperoleh informasi para orang tua agak kesal atas pergantian seragam siswa itu karena sebelumnya mereka terbantu soal baju seragam.

“Karena bisa dipakai adeknya jika abangnya tamat sekolah. Kan seragam anak bukan hanya satu jenis. Umpamanya dinas Nasional dan Pramuka dan Olahraga lagi,” sebut salah satu orang tua siswa di sekolah tersebut. (POL/Lsg)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: BajuKasek SMP N 1OrangtuaPergantian Baju SeragamSMP di SimalungunTolak
Berita sebelumnya

13 Pejabat Fungsional Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Dilantik

Berita selanjutnya

DPRD Medan Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pertanggungjawaban APBD 2021

TERBARU

Wisuda Lulusan Unimed, Ini Harapan Rektor

Rabu, 27 Mei 2026

3.150 Peserta Lolos SNBT 2026 di USU

Rabu, 27 Mei 2026

6.023 Peserta Lolos Jadi Calon Mahasiswa Unimed

Rabu, 27 Mei 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd