• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 19 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Nalayan Dukung Relokasi KJA

Editor: Editor
Senin, 22 Juni 2020
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Senin, 22 Juni 2020
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Toba, POL | Rencana Relokasi Keramba Jaring Apung (KJA) milik perusahaan PT. Regal Springs Indonesia ( RSI ) mendapat tanggapan positif dari nelayan tradisional di Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba.

Salah seorang nelayan, Guntur M (50), Sabtu pekan lalu mengatakan, relokasi itu sangat berdampak positif kepada mereka para nelayan, hasil tangkapan nantinya akan semakin mantap. “Bahkan, ikan- ikan liar yang ada akan sehat karena mendapat makanan tambahan dari sisa sisa pakan yang terbuang,”  katanya.

Menurut Guntur, yang sudah puluhan tahun sebagai nelayan di Danau Toba, adanya penolakan terhadap rencana relokasi, sebenarnya dihembuskan oknum oknum yang punya kepentingan, itupun yang tidak mengerti tentang arti kehidupan, bayangkan kalau terus terus menolak perusahaan, kapan majunya daerah ini, kalau sempat ditutup ,berapa banyak tambah pengangguran, dan ribuan akan terancan kelaparan terangnya.

Senada disampaikan oleh K.Sirait (60) yang mengatakan, penolakan perusahaan akan berdampak negatif terhadap perekonomian masyarakat, pengangguran akan bertambah, sementara  pemerintah tidak dapat menciptakan lapangan kerja baru.

“Yang terpenting bagaimana perusahaan tetap meminimalisir dampak limbah perusahaan dan pemerintah harus jujur mengawasinya,” terangnya lagi.

Ditambahkannya, ada oknum yang menolak sejumlah perusahaan yang ada di Toba, tapi ironisnya, yang bersangkuta justru menerima banyak bantuan dari perusahaan tersebut.

“Jadi jangan mau kita dijual dengan alasan alasan lingkungan hidup, sementara penjual isu menerima bantuan dari perusahaan perusak lingkungan yang disebutnya,” terang Sirait. (POL/Tb.3)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Danau TobaKeramba Jaring ApungNelayanRelokasi KJA
Berita sebelumnya

Penambahan Bansos Provsu 8.561 Paket Disalurkan di Langkat

Berita selanjutnya

Rapat Paripurna DPRD Medan, F-PDIP Minta Pemko Persiapkan Pelaksanaan Pilkada Secara Matang

TERBARU

Ketua DPD IPK Siantar Roni Simbolon Bersama Pengurus Melaksanakan Pembagian Takjil

Rabu, 18 Maret 2026

Kebersamaan Kuatkan Pengabdian, Pemko Medan Gelar Buka Puasa Bersama di Penghujung Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026
Wakil Bupati Toba didampingi Sekda Paber Napitupulu dan Kadis Kominfo Sesmon Butarbutar pada acara temu pers. (IST)

Jelang Idulfitri 1447H, TelkomGroup  dan Komdigi Kolaborasi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasio

Rabu, 18 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd