Langkat, POL | Mobil Kijang berpenumpang lima orang tertimpa pohon durian di Kebun Desa Telagah Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat, Senin (16/9/2024). Akibatnya, tiga penumpang yang merupakan satu keluarga itu tewas di tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres Binjai, AKBP Bambang Christanto Utomo menjelaskan peristiwa itu berawal saat Pemilik pohon durian, Lekiong bersama Cimaikan, Veronika, Adeng dan Wagino hendak pulang ke rumah usai melihat kebun durian miliknya.
“Kejadiannya tadi pagi di Kebun durian milik Lekiong. Setelah melihat kebun durian itu, mereka berencana pulang ke rumah. Lalu kelima orang ini masuk ke dalam mobil yang parkir di dekat pohon durian (masih di Kebun),” terang Bambang, tadi malam.
Dijelaskan Bambang, saat peristiwa itu angin kencang terjadi di desa tersebut. Saat mobil tersebut hendak beranjak meninggalkan lokasi, tiba-tiba pohon durian tumbang dan langsung menimpa mobil yang masih parkir.
Akibatnya, tiga penumpang dalam mobil meninggal dunia. Sedangkan dua penumpang lainnya hanya mengalami luka-luka.
“Tiba-tiba ada angin besar, salah satu pohon durian tumbang dan menimpa mobil tepatnya di bagian depan dan tengah. Padahal saat itu posisi mobil mau jalan meninggalkan lokasi (Kebun),” jelasnya.
Warga yang melihat peristiwa itu kemudian melaporkan ke polisi. Petugas bersama warga mencoba mengevakuasi korban dari mobil. Namun, pohon yang menimpa mobil plat B 2241 AZ itu cukup besar sehingga menyulitkan proses evakuasi.
“Anggota kita berusaha mengevakuasi pohon yang tumbang bersama masyarakat. Proses evakuasinya berlangsung cukup lama karena pohonnya besar,” sebutnya.
Setelah dievakuasi, ketiga korban tidak dapat diselamatkan. Yakni Lekiong, Adeng dan Veronika yang dinyatakan meninggal dunia di TKP. Sedangkan dua penumpang lainnya, Cimaikan dan Wagino mengalami luka-luka dan dibawa ke Puskesmas terdekat.
“Dua korban yang selamat saat itu posisi duduknya di tengah dan di belakang. Jadi keduanya hanya mengalami luka ringan. Sedangkan tiga korban lainnya sempat dibawa ke Puskesmas lalu diperiksa ternyata sudah meninggal dunia,” tandasnya. (cnn)







