Tarutung, POL | Dukungan pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya (UNTARA) di Taput kian mengalir. Setelah Ketua MPR RI Bambang Soesetyo memberi dukungan beberapa bulan lalu, kini Ketua DPD RI La Nyala Mahmud Mattalitti memberikan dukungan yang sama.
Dukungan tersebut dibuat secara tertulis ketika Ketua DPD RI bersama Komite saat mengadakan kunjungan kerja selama dua hari (17-18/09/2020) di Taput.
Kini Bupati Taput Nikson Nababan telah mengantongi pernyataan dukungan pendirian Universitas Negeri dari Ketua DPD RI dan Ketua MPR RI.
Bupati Taput Nikson Nababan bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) didampingi Sekretaris Daerah Taput Indra Simaremare menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Ketua DPD RI La Nyala Mahmud Mattalitti dan Anggota Komite di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati Taput, Jumat (18/09/2020).
“Dukungan dari berbagai pihak telah kita terima, termasuk dukungan Ketua DPD RI saat ini dan sebelumnya juga pernyataan dukungan dari Ketua MPR RI. Juga dukungan dari berbagai stake holder di Taput. Terimakasih pak La Nyala atas dukungan dan upaya dalam percepatan pembangunan di kawasan Danau Toba, khususnya Tapanuli Utara”, ujar Bupati Nikson.
Selanjutnya Bupati menyampaikan paparan bahwa saat ini kajian akademis untuk pendirian Universitas Negeri di Taput sedang dalam proses penyelesaian di Universitas Sumatera Utara (USU) dan Sucofindo. “Semoga semua berjalan baik dan segera terealisasi”, ujar Nikson.
Bupati Taput juga mengutarakan, bagaimana membuat wisatawan merasa enjoy di Danau Toba dengan menciptakan paket wisata yang menarik di wilayah Tapanuli yang harus dimulai dari infrastruktur.
Belum Lampu Hijau
Pada pertemuan itu, Ketua DPD RI mengutarakan maksud kedatangannya dan rombongan untuk menyerap aspirasi daerah.
“Pertama, tentang pendidikan. Kami para senator di DPD RI mendukung Taput memiliki Universitas Negeri, dengan peningkatan status dari Institut yang ada sekarang. Kami akan lihat dimana hambatannya dan mengapa belum mendapat lampu hijau dari kementerian terkait”, ujar La Nyala.
Selanjutnya La Nyala menyampaikan bahwa kunker mereka juga menyangkut sektor Pariwisata di kawasan Geopark Danau Toba, menyangkut tata ruang dan wilayah, konsep dan pendanaanya.
“Secara khusus saya juga meminta para senator asal Sumatera untuk meluangkan waktu guna memantau dan melakukan pengawasan kegiatan rehabilitasi jalan serta penyelesaian jalan tol Siantar – Parapat sebagai bagian dari konektivitas daerah. Juga mendorong akses jalan tol trans Sumatera hingga Sibolga sehingga potensi wisatawan yang menggunakan kapal laut dan kapal pesiar yang sandar di Pelabuhan Sibolga memiliki kemudahan akses menuju Kawasan Wisata Danau Toba”, ujar La Nyala .
Saat itu juga Ketua DPD RI menandatangani pernyataan dukungan pendirian Universitas Negeri di Kabupaten Tapanuli Utara. Pernyataan dukungan yang sama juga telah ditandatangani Ketua MPR RI Bambang Soesatyo pada kunker ke Taput pada 28 Februari 2020 lalu.
Sebagai bentuk kepedulian para senator terhadap upaya penanganan Pandemi Covid-19, para senator juga memberikan bantuan berupa APD dari BNPB dan Kemenkes berupa 4.000 masker , 32 dirigen Handsanitizer, 1.500 alat Rapid Test dan 400 set baju Hazmat yang diterima langsung oleh Bupati Taput.
Sebagai rasa bangga atas kunjungan DPD RI ke Taput, Bupati Taput Nikson Nababan menyematkan seperangkat pakaian adat lengkap kepada La Nyala beserta tongkat Tunggal Panaluan.
Pada hari kedua kunker di Taput, Ketua DPD RI dan anggota mengunjungi wisata Danau Toba Hutaginjang sebagai bagian dari Geopark Danau Toba. Selama kunjungan kerja para senator tersebut merasa enjoy dan optimis UNTARA dan sektor pariwisata di kawasan Danau Toba berhasil. (POL/BIN)







