• Redaksi
  • Hubungi Kami
Minggu, 29 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Kemendikbud Ristek RI Revitalisasi Makanan Para Raja Batak Toba

Editor: Editor
Senin, 11 Desember 2023
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Senin, 11 Desember 2023
Acara revitalisasi makanan para raja Batak Toba di Samosir.(Suriono Brandoi)

Acara revitalisasi makanan para raja Batak Toba di Samosir.(Suriono Brandoi)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Samosir, POL | Kabupaten Samosir memiliki  banyak makanan tradisional zaman dahulu yang disajikan hanya pada momen tertentu sehingga dianggap penting dan sakral.Itak dengan berbagai jenisnya, Dekke Sorbuk, Naniura dan banyak lagi, merupakan menu makanan istimewa dan memiliki filosofi, yang dihidangkan khusus menjamu para raja serta pada upacara-upacara adat di Tanah Batak.

Namun seiring dengan perkembangan zaman, makanan tradisional yang telah lama dilestarikan oleh nenek moyang kita, kini semakin terpinggirkan atau sudah jarang kita temui.

“Bahkan sudah sedikit orang yang ahli dalam membuat makanan tradisional ini, kebanyakan sudah lanjut usia, sangat jarang sekali anak-anak muda yang berminat dengan makanan tradisional tersebut, sehingga menjadi makanan yang langka didapatkan.”

Hal inilah disampaikan Ketua Panitia, Charles Malau dalam laporannya pada acara “Manguhal Sipanganonni Akka Raja” (Revitalisasi Makanan Para Raja Batak) yang digelar di Huta Langat, Desa Simanindo, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sabtu (9/12/2023).

Acara yang digelar 2 hari dengan telisik makanan raja Batak Toba, berbagi resep makanan tradisional Batak Toba yang menghadirkan sejumlah narasumber, serta praktek pengolahan makanan tradisi ini, diadakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi RI melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Charles Malau menjelaskan, dalam kegiatan ini pihaknya mengundang sejumlah pengelola homestay, dengan harapan makanan-makanan tradisional ini bisa menjadi pilihan untuk disajikan kepada wisatawan.

Selanjutnya, para ibu PKK desa yang tentunya diharapkan untuk mensosialisasikan makanan tersebut, dan terakhir sejumlah anak SMA 1 Simanindo, yang diharapkan kelak menjadi koki hotel dan percaya diri menyajikan makanan tradisional Batak kepada wisatawan.

Ditambahkan, makanan tradisional Batak Toba banyak menyimpan makna filosofis, baik dari bahan pembuatannya maupun teknik pembuatannya. Sehingga, jika dibiarkan terus-menerus, tentu makanan tradisional lama kelamaan akan menghilang dari peredaran dan semakin tidak dikenali lagi oleh generasi selanjutnya.

“Lewat kegiatan ini kita harapkan transformasi pengetahuan tentang makanan tradisional kepada masyarakat umum, khususnya kepada anak-anak dan kaum muda, sehingga warisan budaya berupa kuliner ini tetap berjalan hingga masa mendatang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Simanindo, Windah Koleta Turnip dan Lembaga Adat, menyambut baik revitalisasi makanan tradisional Batak Toba, yang disajikan kepada raja-raja terdahulu maupun acara adat. Dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan rutin digelar.

“Kegiatan ini menegaskan semangat kita bersama untuk menggali, mengangkat, dan memperkenalkan kembali keragaman makanan tradisional Batak Toba untuk diwariskan ke generasi muda, bahkan dikenalkan ke masyarakat luar untuk menjadi daya tarik wisatawan,” tutur Kepala Desa Simanindo, Windah Turnip.(POL/SBS).

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kemendikbud RistekMakananRaja Batak TobaRevitalisasi
Berita sebelumnya

CFD di Seputaran Lapangan Merdeka Medan, Olahraga Sambil Kulineran UMKM

Berita selanjutnya

Buka Kejuaraan Indonesia Wushu All Game 2023, Pj Gubernur Sumut Harap Lahirkan Atlet-atlet Berprestasi

TERBARU

Wali Kota Medan Buka Peluang Emas Investor India Masuk ke Medan

Minggu, 29 Maret 2026
Bupati dr Asri Ludin Tambunan diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dr Hanip Fahri MM MKed (KJ) SpKJ saat membuka Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M yang diselenggarakan Kantor Kementerian Haji dan Umrah. (DS)

562 Calon Jemaah Deli Serdang Ikuti Manasik Haji Terintegrasi

Sabtu, 28 Maret 2026

UMKM Jadi Prioritas, Rico Waas Dorong Pelaku Usaha Medan Naik Kelas dengan Penguatan Digitalisasi

Sabtu, 28 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd