• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 5 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Kakek di Taput Meninggal saat Menyetir

Mobil Mundur lalu Tabrak Tiang

Editor: Suganda
Sabtu, 14 September 2024
Kanal: Daerah

Editor:Suganda

Sabtu, 14 September 2024
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Taput, POL | Seorang kakek di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut), bernama Tincer Pardede (61) ditemukan pingsan di dalam mobilnya saat sedang menyetir. Mobil yang dikendarai korban sempat berjalan mundur dan menabrak tiang. Saat dibawa ke puskesmas, Pardede dinyatakan meninggal dunia.

“Korban merupakan warga Desa Tapian Nauli, Sipahutar yang ditemukan pingsan di dalam mobilnya sendiri tepat di depan setir,” kata Kasi Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing, Jumat (13/9/2024).

Walpon mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Simpang Sipahutar, Kecamatan. Siborongborong, kemarin sore. Pihak kepolisian yang menerima laporan kejadian itu lalu menuju lokasi untuk olah TKP.

Berdasarkan keterangan saksi, kata Walpon, sebelum kejadian itu, mobil korban tengah berhenti di pinggir jalan dengan kondisi mesin hidup. Setelah itu, mobil tiba-tiba mundur dengan tidak terkontrol hingga menabrak tiang reklame.

“Melihat hal itu, saksi mengejar mobil itu hendak menolong. Ternyata di depan setir, pengemudinya duduk lemas. Saksi pun langsung mematikan mesin mobil dan memberitahukan ke polsek terdekat,” sebutnya.

Kemudian, korban dievakuasi dan dibawa ke puskemas terdekat. Setibanya di puskesmas, pihak dokter menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.

Walpon menyebut bahwa dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban selama ini memiliki riwayat penyakit jantung.

“Pihak kepolisian menghubungi keluarga untuk dimintai keterangan seputar kondisi korban dan tujuan perjalanannya. Pihak keluarga pun mengakui bahwa korban sudah ada riwayat penyakit jantung sebelumnya. Hal yang sama juga dinyatakan oleh dokter yang sempat menangani di puskesmas,” ujar Walpon.

Setelah itu, jasad korban diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan. (DT)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Kejati Sumut Tuntut Mati 50 Terdakwa Perkara Narkotika

Berita selanjutnya

Rektor USU Prof Muryanto Amin Terima Penghargaan dari Wapres Ma’ruf Amin

TERBARU

Pertama di Indonesia, Rico Waas Luncurkan Medan Rabu Walk-In Interview

Rabu, 4 Maret 2026

Rico Waas Tekankan Sinergi Tripartit untuk Perkuat Iklim Investasi dan Lapangan Kerja

Rabu, 4 Maret 2026

PDAM Tirta Uli Menyediakan Fasilitas Air Siap Minum di Komplek Masjid Al Ikhlas, Jalan AMPI Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat

Rabu, 4 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd