Rantauprapat, POL | Adanya perbedaan antara Surat Hasil Sweb yang diterima Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu H.Kamal Ilham M.Kes.dengan hasil yang pemeriksaan yang dilakukan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nasrullah membuat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Utara dr Alwi angkat bicara.
Kadis Kesehatan Provinsi Sumut dr Alwi mengatakan wabah Pandemi Covid 19 merupakan bencana yang dialami dunia termasuk indonesia, korban dari pandemi tersebut di indonesia sudah ribuan, sehingga itu bukan merupakan aib.
“Covid 19 adalah pandemi. Wabah yang melanda dunia. Siapapun, bisa kena. Jadi bukan aib. Kalau kita dinyatakan covid oleh pihak berwenang, yang didukung oleh pemeriksaan sesuai prosedur yang ada, tidak perlu ada bantahan ataupun pengingkaran. Yang perlu adalah upaya pengobatan dan pengendalian serta memutus rantai penularan. Upaya pengingkaran, akan menyulitkan pelaksanaan pengendalian wabah dan upaya memutus rantai penularan…” ucap kadis kesehatan Provinsi Sumut dr Alwi melalui pesan whats App kepada Perjuangan, Sabtu (27/09/2020).
Kemudian dr Alwi menjelaskan jika hasil pemeriksaan yang dilakukan kepala Dinas Lingkungan Hidup hasilnya negatif bisa tetjadi. “Bisa terjadi setelah dilakukan pemeriksaan kembali hasilnya Negatif ” terang dr Alwi.
Informasi yang beredar di kalangan masyarakat melalui pemberitaan di media online dan video klarifikasi Plt Kadis Dinas Lingkungan Hidup di medsos facebook menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Labuhanbatu.
Kadis Kesehatan Kamal Ilham saat dikonfirmasi melalui telpon selular menyatakan kecewa atas peryataan isi video yang beredar luas d ikalangan masyarakat atas adanya langsung penyebut namanya di dalam video tersebut.
“Itukan pribadi, seolah-olah menyudutkan saya,” kesalnya.
Tetapi itu haknya untuk menyatakan seperti itu, namun jangan menyebut nama. “Saya kan hanya menyampaikan atas hasil surat dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, dan saya juga sudah konfirmasi kepada pihak dinas kesehatan provinsi Sumatera Utara, bahwa itu benar dari tujuh orang yang ada tercantum di surat dinas kesehatan tersebut Kadis tersebut NS urutan ke enam dengan nama, usia, alamat, yang jelas,” ucapnya.
“Maka dari itu, saya merasa kecewa atas adanya penyebutan langsung nama saya, dan video yang beredar terkesan dia membela diri tidak terkena Covid. Tetapi saya mengatakan NS tersebut benar bahwa dirinya telah terkena covid-19,” tegasnya. (POL/Ars)







