• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 18 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

IRT di Batubara Tewas Tersambar KA, Warga Marah Blokir Perlintasan

Editor: Suganda
Sabtu, 1 Maret 2025
Kanal: Daerah

Editor:Suganda

Sabtu, 1 Maret 2025
Warga memblokir lintasan sehingga KA tidak dapat melanjutkan perjalanannya. 

Warga memblokir lintasan sehingga KA tidak dapat melanjutkan perjalanannya. 

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Batu Bara, POL | Ratusan warga memblokir lintasan kereta api (KA) di Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara dengan membakar ban mobil di tengah-tengah rel, Jumat (28/2/2025).

Pemblokiran yang menyebabkan KA barang Kuala Tanjung-Bandar Tinggi tidak dapat melanjutkan perjalanannya ini dipicu tewasnya seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial Bt (45) ditabrak KA barang. Peristiwa itu terjadi di perlintasan tanpa plang pintu Simpang Lima, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras hari ini sekitar pukul 10.00 WIB.

Kasi Humas Polres Batu Bara, AKP AH Sagala membenarkan peristiwa tersebut. Sagala menjelaskan dari keterangan saksi-saksi di TKP, korban saat itu hendak menyeberang untuk membuang sampah.

Namun, tanpa disadari korban, datang KA dari arah Kuala Tanjung menuju arah Bandar Tinggi dan langsung menabrak korban. Korban langsung terpelanting ke pinggir rel dan saat dilihat warga sudah dalam kondisi tidak bernyawa.Petugas dari Polsek Medang Deras yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban ke klinik terdekat.

Pantauan wartawan, hingga saat ini ratusan warga masyarakat Desa Lalang melakukan aksi blokade perlintasan keret api dengan membakar ban bekas di jalur perlintasan kereta api Kuala Tanjung, tepatnya di Simpang Lima, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras.

Warga beranggapan peristiwa tersebut terjadi akibat kurangnya fasilitas pengaman di jalur perlintasan KA Kuala Tanjung-Bandar Tinggi.

“Kesabaran kami sudah habis. Oleh sebab itu, hari ini kami melakukan aksi demo dengan memblokade jalur kereta api Kuala Tanjung, dengan harapan agar tidak ada lagi korban jiwa selanjutnya, agar pihak PT KAI lebih mengutamakan plang sefty di setiap persimpangan,” ucap warga.

Hingga saat ini masih berlangsung mediasi yang cukup alot antara tokoh masyarakat Desa Lalang dengan pihak PT KAI di kantor Desa Lalang. (MS)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Catat! Ini Jadwal Lengkap Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Main

Berita selanjutnya

Soal Pagar Misterius di Deli Serdang, Kadis LHK Sumut Dipolisikan

TERBARU

H-4 Lebaran Sutarto Minta Pemprov Tindak Perusahaan Nakal Yang Belum Berikan THR

Rabu, 18 Maret 2026

Hapus Stigma “Anak Tiri”, Rico Waas: Pemko Medan Tahun ini Fokus Pembangunan untuk Medan Utara

Selasa, 17 Maret 2026

Rico Waas Tutup Ramadhan Fair XX, Transaksi UMKM Capai Rp2,2 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd