• Redaksi
  • Hubungi Kami
Jumat, 8 Mei 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Hari Santri, Bupati Dolly Generasi Muda Perkuat Benteng Diri dengan Ilmu Agama

Editor: Editor
Rabu, 25 Oktober 2023
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Rabu, 25 Oktober 2023
Bupati Tapsel Dolly Pasaribu foto bersama dengan para ulama pada perayaan hari santri. (IST)

Bupati Tapsel Dolly Pasaribu foto bersama dengan para ulama pada perayaan hari santri. (IST)

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Tapsel, POL | Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu menyerukan kepada para generasi muda (pelajar) untuk memperkuat benteng diri dengan ilmu agama.

Menurutnya, hal terpenting yang dilakukan para santri adalah dengan memperkuat pilar agama sebagai wujud untuk memegang dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Ayo sama-sama kita memperdalam ilmu agama demi memperkuat benteng, agar tidak melakukan yang dilarang oleh agama, mari sama-sama untuk memajukan Tapsel tercinta ini,” ajak Dolly pada peringatan Hari Santri tahun 2023 di Lapangan SMPN 1 Angkola Timur, Selasa (24/10/2023).

Di kesempatan itu Bupati Tapsel Dolly Pasaribu membacakan, amanat Pj. Gubernur Sumatera Utara Hasanuddin, bahwa peringatan Hari Santri adalah untuk menghormati dan meneladani semangat jihad para ulama dan santri melalui resolusi jihad dalam melawan penjajahan pasca proklamasi yang dicetuskan melalui fatwa KH. Hasyim Asy’ari.

“Yang isinya di antaranya mengandung poin yaitu hukum memerangi penjajah yang merintangi kemerdekaan RI adalah fardhu’ain dan hukum orang yang meninggal dalam melawan penjajah adalah mati syahid,” sebut Dolly.

Lebih lanjut Dolly mengatakan, memaknai “jihad” bukanlah sebatas pertempuran fisik melainkan dengan memerangi kebodohan, kemiskinan, berita bohong (hoax), serta semua bentuk kemungkaran.

“Sebagai santri, diharapkan tidak hanya mewajibkan memahami ajaran agama dengan baik, akan tetapi juga bertanggungjawab untuk menerapkan nilai-nilai agama dalam setiap tindakan dan perilaku sehari-hari, dan mampu menjadi pembawa kemaslahatan serta keteladanan ditengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Perayaan peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Tapsel itu dirangkai dengan Tabligh Akbar yang diisi tausyiah oleh Al Ustadz H. Hasanuddin Tanjung, LC dan dihadiri Forkopimda, Sekda, para pimpinan OPD, para Ormas Islam, dan para pelajar Pesantren se-Tapsel. (POL/NP.02)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Bupati DollyDiriGenerasiHari SantriIlmu AgamaPerkuat
Berita sebelumnya

Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian: Ancaman Siber Dapat Bahayakan Keamanan Bangsa, Bupati Nikson Minta Agar Cakap Gunakan Medsos

Berita selanjutnya

Bupati Tapsel: Teladani Perilaku Rasulullah SAW Dalam Kehidupan Sehari-hari

TERBARU

Terima Move Radio, Rico Waas Dorong Siaran Kreatif

Kamis, 7 Mei 2026

Rico Waas Berharap DPP AdNI Berikan Pemahaman dan Edukasi Literasi Hukum bagi Warga Medan

Kamis, 7 Mei 2026

Polres Labuhanbatu Gerebek Sarang Narkoba di Panai Hilir, Amankan Pelaku dan Barang Bukti Sabu

Rabu, 6 Mei 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd