Rantauprapat, POL | Huna tercapainya target sampai ke 70%, Forum Komunikasi Komite Sekolah (FK2S) bekerjasama dengan MOI (Media Online Indonesia) adakan giat vaksinasi di Sekolah Dasar Negeri 10 (SDN-10) Jalan Ahmad Yani Rantau Prapat, Kelurahan Kartini, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara (Sumut), Senin (28/3/2022).
Target vaksinasi tersebut ditujukan kepada siswa dan orang tua siswa yang belum divaksin, Namun, terbuka juga untuk umum dengan kata gori vaksin tahap 1, 2 dan 3 (tiga). Jumlah keseluruhan vaksinasi yang dilakukan di SDN 10 itu sebayak 112 orang terdiri dari 90 orang siswa/siswi, 7 orang guru dan masyarakat sebayak 15 orang.
Ketua FK2S Labuhanbatu Arman Siregar menjelaskan giat vaksinasi di Sekolah Dasar Negeri 10 (SDN-10) itu penting. Sebab, vaksinasi akan meningkatkan imun tubuh untuk melawan wabah penyakit yang namanya Corona Virus Desiasa 19 atau (Covid-19).
“Alhamdulillah, vaksinasi berjalan lancar, diharapkan sekolah-sekolah lain juga melakukan hal yang sama, untuk membantu Program Pemerintah mencapai target minimal 70%, ” ucap Arman Siregar.
Di jelaskan Arman ini tugas kita bersama untuk mendukung Program Pemerintah dan arahan Bupati Labuhanbatu agar kabupaten Ika bina en pabolo capaian Vaksinasinya lebih 70%
“Walaupun bukan menjadi syarat pembelajaran untuk pembelajaran tatap muka terbatas, vaksinasi ini adalah modal besar kita untuk menjaga keamanan dan keselamatan anak-anak dalam mengikuti pembelajaran tatap muka tersebut. Jadi, ini mohon menjadikan pemahaman kita bersama serta mohon dukungan kepada semua pihak agar proses vaksinasi ini berjalan dengan baik,” terang Arman
Sementara itu Dewan Pengarah FK2S Labuhanbatu Mora Tahan Setiadi mengatakan Peran aktif orang tua kepada anak dalam vaksinasi ini sangat diperlukan, serta para guru guru di sekolah,dan yang tidak kala pentingnya adalah peran serta para guru mengaji Dan ustad untuk menyampaiakan betapa penting nya vaksinasi tersebut.
“Dalam mensukseskan program Vaksinasi ini di perlukan peran dari Orang tua ,para guru guru di sekolah maupun para guru mengaji dan tokoh tokoh agama untuk mensosialisasikan betapa penting vaksinasi ini.Ayo vaksin dan jangan takut vaksin,” ucap Mora Tahan Setiadi. (POL/Ars)







