Rantauprapat, POL | Berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial, sebanyak 33.922 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Labuhanbatu yang terdampak pandemi Covid-19 akan mendapat bantuan dari Provinsi Sumatera Utara melalui Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.
Demikian dikatakan Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe melalui Kepala Badan Keuangan Aset Daerah Labuhanbatu Indra Sila SIP, usai rapat melalui Confren dengan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi di ruang rapat kantor Bupati.
Bantuan itu ada dua versi yakni berupa barang langsung atau transfer dana dan besar seluruh dana nya senilai Rp.7,8 Milyar. Hitungan itu bersadarkan jumlah penerima yakni 33. 922 KK dengan besar dana bantuan Rp 255.000 per KK.
“Ada bantuan yang akan kita terima dari Provinsi Sumatera Utara, ini akan segera kita salurkan karena data sudah ada dari provinsi,” kata Indra Sila, Senin (4/5/2020) di halaman kantor bupati.
Untuk itu, kata Indra Sila, Bupati akan menyiapkan aturan apa yang akan dilakukan agar bantuan itu cepat tersalurkan. Apakah langsung menerima barang dari propinsi atau dana segar. Pemerintah daerah akan mencari alternatif mana yang lebih efisien.
Ketika ditanyakan bantuan lain yang telah disampaikan Bupati beberapa waktu lalu yang bersumber dari APBD hingga kini belum disalurkan dan menurut statemen Sekretaris Daerah di anggarkan Rp 22 Milyar, Indra menjelaskan baru sekitar Rp.2 Milyar yang telah dianggarkan dan membeli APD dan bantuan lain sedangkan anggaran Rp.20 Milyar itu masih diusulkan ke pemerintah pusat atas dasar recofusing anggaran dalam menghadapi wabah COVID-19. “Baru Rp 2 Milyar itu belanja APD dan bantuan lain, sedangkan yang Rp 20 Milyar masih diajukan,” kata Indra. (POL/LB1)







