Simalungun, POL | Masyarakat Nagori Rayahuluan Kecamatan Dolokmasagal Kabupaten Simalungun mendesak dinas kesehatan setempat segera mengantisipasi “wabah” demam berdarah (DBD) yang membuat resah warga kampung tesebut.
Pasalnya, sampai sekarang sudah tiga orang yang meninggal dunia akibat penyakuit DBD. Korban tarakhir yakni Hendra Saragih (42) penduduk Rayahuluan.
Aprinobjon Saragih abang korban saat membacakan riwayat hidup korban di tengah-tengah kerumunan ratusan warga memberitahukan bahwa adiknya, Hendra Saragih terserang Demam Berdarah dan meninggal dunia di rumahsakit, Rabu (24/4).
“Kita minta pihak Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun memberi perhatian serius,” katanya jelang acara pemakaman adiknya itu, Kamis lalu.
Pangulu Nagori Rayahuluan,Frendy Saragih atas pertanyaan wartawan membenarkan bahwa di Nagorinya (Hutabayuraya) beberapa waktu lalu jugs telah meninggal dua orang warga akibat terserang virus DBD. (POL/LSG)
