Samosir, POL | Selamat Natal kepada seluruh Jema’at Gereja HKBP Pangururan Kota, Natal tahun ini merupakan Natal tanpa batas. “Dua tahun terakhir, kita masih terhalang dalam merayakan natal akibat pandemi covid 19. Puji Tuhan pandemi covid sudah tidak ada lagi, jadi kita manfaatkan momen ini untuk merayakan Natal dengan meriah dan sukacita,” ujar Bupati Vandiko T Gultom pada saat memberikan sambutan natal dihadapan jema’at HKBP Pangururan Kota, Senin (25/12/23).
Selanjutnya, Vandiko juga mengajak kepada seluruh Jema’at Tuhan untuk menjadikan momen natal sebagai dasar iman untuk menghilangkan pembatasan diantara sesama umat. “Momen Natal jangan hanya sekedar seremonial, akan tetapi jadikan momen Natal ini sebagai penguat iman untuk saling mengasihi seperti apa yang telah diajarkan firman Tuhan,” ajak Bupati.
Dalam hal ini Bupati juga mengucapkan selamat datang kepada para perantau yang pulang ke Bonapasogit dan para wisatawan yang berlibur. “Kepada seluruh pangaranto dan juga wisatawan yang berlibur, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir mengucapkan selamat datang, selamat menikmati keindahan alam Samosir, mari sama-sama kita jaga keamanan dan kondusifitas Samosir mulai dari Natal sampai dengan Tahun Baru 2024,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut Bupati Samosir diberi kehormatan untuk melakukan penyalaan lilin bersama beberapa utusan tokoh Gereja. Acara ibadah Natal mengusung tema “Saluhut Bangso Pasangap Huhut Mamuji Debata” yang diambil dari Nats Psalmen 148.
Pdt. Toho Sinaga M. Th dalam Nats khotbahnya yang diambil dari Lukas 2 : 15-20, mengatakan beberapa pesan Natal diantaranya saksi Natal sesungguhnya adalah para penggembala karena sifat kesederhanaannya.
Pada momen natal ini, Pdt. Toho juga mengingatkan kepada seluruh Jema’at untuk saling mengasihi. “Jadikan momen Natal ini untuk memulihkan dan memperbaiki hubungan antara keluarga, kerabat dan semuanya sebagai bentuk kasih seperti yang telah diajarkan Tuhan,” tegas Pdt. Toho.
Acara Natal HKBP Pangururan Kota diisi dengan pemberian kado natal kepada anak yatim, pemberian doorprize dan bingkisan kado natal kepada anak-anak sekolah minggu. (POL/SBS)
Bupati Samosir Hadiri Peresmian Gedung Gereja dan Sopo Bolon HKBP Pangururan
Samosir, POL | Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom didampingi Asisten I Tunggul Sinaga dan para pimpinan OPD mengikuti Natal hari kedua di Gereja Bolon-HKBP Pangururan, Selasa (26/12/2023).
Turut hadir Anggota DPR RI, Lamhot Sinaga, Anggota DPRD Kabupaten Samosir, Nasib Simbolon, Polma Gurning, Parluhutan Sinaga, Forkopimda Kab. Samosir, Praeses Distrik VII Samosir, Pdt. Rein Justin Gultom, Pendeta Resort HKBP Pangururan, Pdt. Frans Vevo Hutajulu, Camat Pangururan, Robintang Naibaho dan Guru Huria Fulltimer serta Jemaat Gereja Bolon.
Perayaan Natal kedua, HKBP Pangururan dirangkai dengan peresmian Gedung Gereja Bolon setelah dibangun kembali pasca kebakaran pada tahun 2011 lalu dan peresmian Sopo Bolon HKBP, ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Kepala Departemen Marturia Pdt. Daniel Taruli Asi Harahap didampingi Bupati Samosir dan pengurus Gereja Bolon.
Setelah peresmian, dilanjutkan dengan Perayaan Natal II dengan Khotbah yang dibawakan, Kepala Departemen Marturia Pdt. Daniel Taruli Asi Harahap, mengangkat Nats Alkitab dari Psalmen 96:1-13.
Disampaikan 3 hal penting dalam pesta natal kedua, yang pertama mengajak seluruh jemaat HKBP untuk bernyanyi, memuji dan memuliakan Tuhan dari segenap hati yang palingkan tulus, karena Tuhan sudah melepaskan manusia dari dosa dan kematian dengan kelahiran Yesus.
“Jika kita percaya maka akan sanggup melawan dosa. Tuhan telah menyerahkan hidupnya sendiri, kehidupan yang tidak pernah berakhir,” pesan Daniel.
Kedua, mengajak jemaat HKBP untuk menyembah, memuliakan Tuhan dan memberikan persembahan sebagai ucapan syukur atas dosa yang sudah ditebus. Ketiga, menjadi saksi bahwa Kristus telah lahir di Betlehem, yang sudah mati menebus dosa manusia.
Menjadi penyebar firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam kehidupan rumah tangga, menjadikan rumah tangga sebagai ibadah.
“Pesta Natal sangat penting, karena dengan kelahiran Yesus kita akan menerima kehidupan yang kekal. Tidak terbalaskan apa yang diberikan Tuhan melalui anaknya Yesus Kristus. Untuk itu jemaat HKBP jangan lagi malas-malasan bernyanyi, bernyanyilah memuji Tuhan,” kata Daniel Taruli Asi Harahap.
Di akhir khotbahnya, Pdt. Daniel mengajak jemaat Gereja Bolon untuk menjaga kebersihan sebagai satu tanda terima kasih berdirinya kembali HKBP ini, dan mendukung kepariwisataan Kabupaten Samosir sehingga orang yang datang ke Samosir akan mampir dan berdoa berterima kasih kepada Tuhan di Gereja Bolon.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir kami mengucapkan selamat pesta syukuran HKBP ini dan grand opening sopo bolon. Bisa berdiri megah, harus disyukuri, dengan gereja yang megah, pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan iman.
“Gereja megah maka iman juga harus sebanding didepan Tuhan,” kata Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom dalam Pesta Syukuran Pembangunan Gereja Bolon HKBP Pangururan dan Grand Opening Sopo Bolon.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samosir mengajak jemaat Kristen di Kabupaten Samosir khususnya jemaat gereja Bolon untuk meningkatkan ibadah dalam gereja, hal ini disampaikan untuk mengantisipasi degradasi kehadiran jemaat di gereja.
Sebagai pimpinan daerah, Vandiko mengatakan ia tidak membeda-bedakan gereja, berkunjung dan beribadah pada gereja di Kabupaten Samosir secara bergiliran dan telah mengintruksikan jajarannya untuk beribadah dan menjadi contoh ditempat masing-masing sebagai tanggung jawab meningkatkan partisipasi jemaat untuk beribadah.
“Selamat Natal untuk kita Semua, Tuhan Yesus telah lahir, damai natal dan semoga sukacita Natal ada dalam hati kita. Selamat datang di Samosir bagi para perantau, selamat berkunjung bersama keluarga dan semoga Tuhan melindungi dan kembali ke Tanah Rantau,” ucap Vandiko
Menjelang Pemilu, tak luput Bupati Samosir seluruh masyarakat untuk ikut serta menyukseskan, menggunakan hak pilih guna menentukan kesejahteraan kedepan. Vandiko menitip 3 pesan yakni jaga pikiran dalam menentukan pilihan, jaga mulut dan jaga jari-jari.
“Samosir sebagai titik awal Peradaban Batak, mari kita jauhkan fitnah dan hoax dalam menentukan pilihan,” tutup Vandiko.(POL/SBS)







