• Redaksi
  • Hubungi Kami
Rabu, 1 April 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Bentengi Diri, Bupati Tapsel Imbau Anak Muda Konsultasi dengan Guru dan Tokoh Agama

Editor: Editor
Senin, 8 November 2021
Kanal: Daerah

Editor:Editor

Senin, 8 November 2021
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Tapsel, POL | Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu, SPt, MM, menyampaikan agar anak-anak muda khususnya kader Remaja Masjid MUI agar berkonsultasi dengan guru atau tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan pihak-pihak berkepentingan tentang bagaimana membentengi diri terhadap tantangan informasi yang kian berkembang.

Terlebih lagi saat ini, anak-anak balita bahkan sudah jauh lebih mengerti bagaimana menggunakan gawai dan disibukkan dengan gadget (gawai),yang menghabiskan waktu sia-sia.

“Dunia gawai itu seperti pisau bermata dua. Bisa bermakna positif; menambah jejaring, menambah teman, menambah koneksi, peluang bisnis. Sisi negatifnya, ketika hiburan yang begitu kompleks sehingga membuat semakin terlena, waktu habis, uang habis, gara-gara hiburan di dunia teknologi informasi,” ujar Bupati di sela Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H DP MUI Tapsel bersama kader Remaja Masjid MUI di Balerong Poken, Desa Huraba, Kecamatan Angkola Timur, Jumat (5/11/2021).

Bahkan lebih buruk lagi kata Dolly, tentang adanya iklan-iklan yang terkadang muncul saat sedang bermain gawai, yang isi iklannya sangat jauh dari budaya orang Indonesia khususnya umat Muslim karena cenderung menampilkan video atau foto tak pantas. Iklan-iklan dewasa itu, tak bisa tersaring lagi karena menyasar setiap pengguna gawai termasuk anak muda.

“Jika kita sebagai orangtua tak memperhatikan adik-adik kami remaja bahkan anak-anak, itu sangat menghancurkan pemikiran kita, tingkah laku kita, bahkan ke depan masa depan anak-anak kita,” terang Dolly merasa khawatir.

Untuk itu, Bupati mengimbau ke anak-anak muda khususnya kader Remaja Masjid MUI agar berkonsultasi dengan guru atau tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan pihak-pihak berkepentingan tentang bagaimana membentengi diri terhadap hal ini, karena tantangan informasi yang kian berkembang. Saat ini, anak-anak balita bahkan sudah jauh lebih mengerti bagaimana menggunakan gawai.

Belum lagi disela proses belajar dalam jaringan (Daring) beberapa waktu lalu karena Covid-19 yang mengharuskan siswa belajar dari rumah melalui gawai. Akibatnya, mau tidak mau, anak-anak harus menggunakan gawai, karena tak akan mungkin dilarang. Menurut Bupati, fenomena itu hanya bisa dibendung dengan berbagai kegiatan positif.

“(Misalnya) pengajian, membahas-bahas pelajaran sekolah, yang dimotori adik-adik kami di kader Remaja Masjid MUI, mudah-mudahan bisa lebih terjaga,” harap Bupati.

Camat Angkola Timur, Ricky Hadamean Siregar, menyebut bahwa, pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW baru bisa dilaksanakan, karena sebelumnya di Tapsel masih beresiko terpapar Covid-19. Meski saat ini angka penderita Covid-19 melandai sehingga bisa dilaksanakan Maulid Nabi, Camat mengingatkan warga agar tetap waspada dengan terus mematuhi protokol kesehatan.

“Alhamdulillah, di Kecamatan Angkola Timur, tidak ada lagi penderita Covid-19. Jadi memang sudah menurun. Tapi kita harus tetap waspada. Tolong jaga kebersihan lingkungan, kesehatan diri, selalu aktifkan kegiatan gotong-royong, agar kita semua tetap sehat dan terhindar dari Covid-19,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Camat mengajak masyarakat untuk meneladani sikap dan perilaku Nabi Muhammad SAW. Salah satu sikap mulia Nabi Muhammad, kata Camat, yakni, cinta perdamaian dan persaudaraan. Maka dari itu, Camat mengajak warganya agar tetap menjaga perdamaian serta persaudaraan, baik itu antar sesama atau dengan pemerintah.

Camat juga melaporkan ke Bupati bahwa, pada Bulan Maret lalu, pihaknya melakukan pelantikan terhadap kader Remaja Masjid MUI Angkola Timur. Lebih kurang ada 800 orang kader yang dilantik. Sebelumnya, kader Remaja Masjid ada mengagendakan pengajian Akbar, namun karena pandemi Covid-19 agenda itu urung dilaksanakan. Ke depan, para kader berencana akan mengagendakan kegiatan itu kembali. (POL/NP.02)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Anak MudaBentengi DiriBupati TapselGuruKonsultasiTokoh Agama
Berita sebelumnya

Direvitalisasi Bobby Nasution, Tiga Potensi Lapangan Merdeka akan Bangkit

Berita selanjutnya

Wali Kota Buka Workshop Pengembangan KaTa Kreatif

TERBARU

Rico Waas Optimis Medan Mampu Bertransformasi Menjadi Simbol Kemajuan Nasional

Selasa, 31 Maret 2026

USU Terima 2.614 Calon Mahasiswa Baru dari Seluruh Indonesia

Selasa, 31 Maret 2026

3.096 Pelajar Diterima di UNIMED Melalui Jalur SNBP

Selasa, 31 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd