Asahan, POL | Selama hampir lebih kurang 10 tahun terabaikan, jalan penghubung antar Kecamatan Bandar Pulau dan Rahuning mengalami kerusakan parah.Pantauan awak media pada Jumat (14/6/2019), kondisi jalan hanya menyisakan bebatuan serta lubang-lubang, akibat aspal jalan sudah terkelupas, sehingga dikhawatirkan akan mengancam keselamatan pengendara yang melintas.
Johan Sitorus (40), salsh seorang warga Desa Perkebunan Gunung Melayu mengatakan, selama hampir 10 tahun jalan tersebut rusak, belum sekali pun mendapat perhatian dari pihak Pemkab Asahan.
“Padahal warga sangat mengarapkan sekali punya jalan infrastrukturnya hotmix, Apalagi jalan ini penghubung antar kecamatan menuju Kota Kisaran,” ujar Johan.
Menurut Johan,kondisi itu menimbulkan kecemburuan bagi warga desa mereka, karena berbeda jauh dengan terusan jalan tersebut di Desa Rahuning yang sudah bagus.
“Di kampung kami kapan (jalannya) diperbaikinya? Apalagi saat ini musim hujan, jalanya terlihat seperti kubangan,” keluhnya.
Kepala Desa Gunung Melayu,Saiful Amri,ketika secara terpisah dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya sudah memasukkan program perbaikan jalan itu pada musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) beberapa tahun lalu.
Waktu itu, Bupati Asahan masih dijabat oleh Pak Taufan. Sampai hari ini belum ada realisasinya,” bilangnya.
Saiful menambahkan, pihaknya telah mengajukan perbaikan jalan tersebut kepada dinas terkait. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan.
“Kami sudah mengajukan perbaikan jalan kurang lebih sepanjang 4 kilometer antara Tugu Bandar Pulau sampai perbatasan Longkung Rahuning, tapi sampai sekarang belum ada respon dari Dinas PUPR Kabupaten Asahan,” katanya.(POL/RES)







