• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 5 Maret 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Anak Ganjar Pranowo Kagumi Budaya Suku Karo

Editor: Suganda
Sabtu, 27 Januari 2024
Kanal: Daerah

Editor:Suganda

Sabtu, 27 Januari 2024
Alam Ganjar kunjungi kampung wisata yang berada di Desa Dokan, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (25/1).

Alam Ganjar kunjungi kampung wisata yang berada di Desa Dokan, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (25/1).

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Karo, POL | Alam Ganjar kunjungi kampung wisata yang berada di Desa Dokan, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (25/1). Putra Capres Ganjar Pranowo ini mengaku senang mempelajari budaya-budaya dari seluruh Suku di Indonesia.

Alam Ganjar melihat langsung budaya Suku Karo dan belajar tentang rumah adat, tarian, hingga alat musik. Alam Ganjar juga mengajak warga untuk menulis pesan untuk Indonesia yang nantinya akan disampaikan langsung ke Capres Ganjar Pranowo. Kontributor: Eka Hetriansyah

Putra tunggal Ganjar Pranowo dan Siti Atiqoh, Muhammad Zinedine Alam Ganjar tiba di Desa Wisata Dokan, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (25/1/2023).

Alam datang mengenakan pakaian hitam disambut oleh tarian khas Karo. Alam tampak dikalungi kain khas Tanah Karo berwarna merah. Dia kemudian diajak ke salah satu rumah adat bernama ‘Rumah Adat Karo Rumah Sendi’.

Di sana Alam banyak mendapatkan cerita dan informasi menarik seputar Tanah Karo.

“Banyak cerita menarik yang didapatkan dan kesempatan luar biasa buat menyaksikan kesenian tarian Karo, saya udah lama enggak liat ini di kota karena sudah jarang masyarakat yang mengedepankan identitas budaya tradisional,” ucap Alam.

Dia pun tertarik dengan cerita di mana satu rumah adat di Desa Wisata Dokan dibangun untuk delapan keluarga dan menerapkan konsep pemerintah kecil yang mengatur konflik manajemen rumah tersebut.

Meski ada banyak keluarga di dalamnya, persoalan yang ada di bisa terorganisir dengan baik.

“Saya diceritakan bagaimana Rumah Dokan itu dibangun konsep dan filosofinya seperti apa. Menariknya, rumah adat ini disusun untuk delapan keluarga yang di dalamnya ada pemerintahan kecilnya, tradisi ini dipertahankan hingga saat ini,” ucap Alam.

Selain itu, Alam juga mendengarkan sejumlah aspirasi langsung dari warga setempat yang memiliki keinginan besar untuk melanjutkan jenjang pendidikan hingga sarjana.

Untuk itu, menurut Alam, program Ganjar-Mahfud satu keluarga satu sarjana dirasa tepat untuk warga Karo.

“Anak-anak di sini memiliki keinginan untuk meningkatkan derajat hidupnya sehingga mereka punya keinginan keras untuk mengejar cita-cita salah satunya dengan menjadi sarjana,” Alam.

Selanjutnya, Alam pun menjelaskan bagaimana digitalisasi bisa jadi pemantik agar mereka bisa mempertahankan kultur yang ada.

“Tentu ini jadi modal awal bagaimana teman-teman bisa berkembang dan bisa memperkenalkan budayanya lebih luas lagi agar bisa terjaga dengan baik dan terarsip secara digital,” katanya.

Alam mengaku terkesan dengan perjalanan pengalamannya ke Tanah Karo. Harapannya eksistensi budaya yang sudah berjalan bisa dilestarikan dan dikembangkan hingga terekspose secara luas.

“Pengalaman ini akan saya tunjukkan dan ceritakan ke temen-temen lain agar desa ini bisa jadi contoh desa yang masih mempertahankan kesenian adat istiadat dan ke seluruh Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah warga diminta untuk menuliskan pesan aspirasi yang sudah disiapkan oleh Alam. Tujuannya agar tulisan tersebut bisa menjadi masukan untuk Alam bawa kepada Ganjar-Mahfud.

Adapun aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dari Tanah Kari meliputi bantuan bibit petani, bantuan langsung secara tepat sasaran dan terbuka serta bantuan anak sekolah sampai sarjana. (Ine)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

Pajak Hiburan Naik, 20 Juta Pekerja Terancam PHK

Berita selanjutnya

Parlagutan Harahap, Anggota KPU Padangsidimpuan Terjaring OTT Polda Sumut

TERBARU

Menekan Angka Stunting, Pemkab Labuhanbatu Salurkan Bantuan Program GENTING Tahap III 2026

Kamis, 5 Maret 2026

Pertama di Indonesia, Rico Waas Luncurkan Medan Rabu Walk-In Interview

Rabu, 4 Maret 2026

Rico Waas Tekankan Sinergi Tripartit untuk Perkuat Iklim Investasi dan Lapangan Kerja

Rabu, 4 Maret 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd