• Redaksi
  • Hubungi Kami
Jumat, 6 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Internasional

Gara-gara Drone, Pesawat di Bandara London Berbelok Tiba-tiba

Editor: Editor
Kamis, 29 Agustus 2019
Kanal: Internasional

Editor:Editor

Kamis, 29 Agustus 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

London, POL | Gara-gara drone, sebuah pesawat penumpang yang mendekati Bandara Gatwick, London, Inggris terpaksa berbelok tiba-tiba di udara. Insiden ini menambah panjang daftar insiden drone di bandara London yang marak beberapa waktu terakhir.

Seperti dilansir CNN, Kamis (29/8/2019), insiden ini terjadi pada April lalu dan melibatkan sebuah pesawat penumpang jenis Airbus A320 yang bisa membawa 186 penumpang. Namun laporannya baru diungkap oleh UK Airprox Board (UKAB) pada pekan ini.

Dalam insiden tersebut, sebuah pesawat penumpang yang tidak disebut nama maskapainya terpaksa mengambil aksi mengelak setelah pilot menyadari ada sebuah drone atau pesawat tanpa awak di depan pesawat.

“Pilot melihat sebuah drone berwarna gelap di depan,” demikian laporan UKAB tersebut.

Tidak ada korban luka dalam insiden itu. Namun dalam laporannya, UKAB mengkategorikan insiden ini sebagai insiden dengan risiko tertinggi.

Insiden drone ini terjadi beberapa bulan setelah penampakan sejumlah drone di Bandara Gatwick, yang beberapa di antaranya mengganggu rencana perjalanan ratusan ribu orang. Tidak ada nama maskapai maupun nomor penerbangan yang disebut dalam laporan UKAB. Namun diketahui bahwa sejumlah maskapai seperti British Airways dan EasyJet mengoperasikan Airbus A320 dari Bandara Gatwick.

Diketahui bahwa aturan yang berlaku di Inggris menyatakan ilegal bagi aktivitas menerbangkan drone hingga ketinggian 400 kaki atau 121 meter, dalam jangkauan 1 kilometer dari perbatasan luar bandara. Laporan UKAB menyebut drone-drone itu melanggar aturan tersebut.

“Mengambil langkah menghindar dengan berbelok 5-8 derajat ke arah kanan,” imbuh laporan tersebut.

Ringkasan dari laporan UKAB menambahkan bahwa drone itu ‘membahayakan pesawat lain di lokasi tersebut’.

“Kami mempertimbangkan bahwa keseluruhan keterangan pilot soal insiden itu menggambarkan situasi di mana meskipun keamanan berkurang, aksi menghindari mampu diambil,” demikian bunyi laporan UKAB.

Insiden ini tercatat sebagai salah satu dari 10 laporan penampakan drone yang diterima UKAB dalam beberapa bulan terakhir. Lima insiden di antaranya terjadi di dekat Bandara Heathrow, bandara utama Inggris. (POL/DC)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Gara-gara Drone
Berita sebelumnya

Plt Bupati Asahan Peroleh Piagam Penghargaan Lencana Pancawarsa III

Berita selanjutnya

Harga Cabai Merah dan Cabai Rawit di Sibolga Turun  

TERBARU

Kapolsek Bangun Hadiri Rapat Harungguan di Kantor Camat Gunung Malela

Jumat, 6 Februari 2026
Ruas jalan dari Desa Dolok Nagodang menuju Desa Amborgang yang baru saja siap sudah ditumbuhi rumput. (IST)

Rendahnya Kualitas Proyek Menurunkan Citra Pemerintah di Mata Masyarakat

Jumat, 6 Februari 2026

Sejalan dengan Program Presiden Prabowo, Pemko Medan Intensifkan Aksi Bersih-Bersih Lingkungan

Jumat, 6 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd