• Redaksi
  • Hubungi Kami
Senin, 1 Juni 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Masuk Kamar Hotel Bareng Pacar, Duda di Siantar Tewas

Editor: Suganda
Kamis, 15 Februari 2024
Kanal: Daerah

Editor:Suganda

Kamis, 15 Februari 2024
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

Siantar, POL | Seorang duda inisial DA (49) tewas di salah satu hotel di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut). Saat kejadian, DA sedang bersama pacarnya, EP (32).

“Berdasarkan Keterangan anak korban, bahwa korban telah menduda dan saat ini menjalin hubungan dengan EP,” kata Kapolsek Siantar Utara AKP Herli D Damanik, Kamis (15/2/2024).

Herli mengatakan korban dilaporkan tewas di salah satu hotel di Jalan Suji, Kecamatan Siantar Utara, kemarin. Awalnya, korban bersama pacarnya datang ke hotel pada Rabu (14/2) dini hari dan langsung memesan kamar.

Setelah masuk ke kamar, korban mengeluhkan sakit di bagian dadanya. EP pun mencoba mengurut korban agar kondisinya membaik. Lalu, sekira pukul 05.00 WIB, EP mendengar korban muntah-muntah di kamar mandi.

“Tidak lama kemudian saksi mendengar korban terjatuh di depan kamar mandi,” ujarnya.

Pacar korban yang melihat kejadian itu lalu menghubungi petugas hotel. Selain itu, EP juga menelepon anak korban dan menceritakan kejadian tersebut.

Petugas kepolisian yang juga menerima laporan kejadian itu lalu menuju lokasi. Saat dicek, korban telah meninggal dunia.

“Selanjutnya, jasad korban dibawa ke RSU Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar guna kepentingan visum,” jelasnya.

Pihak kepolisian belum memerinci penyebab kematian korban. Namun, berdasarkan pengakuan anak korban, korban selama ini memang sering mengeluhkan sakit pada bagian dadanya.

“Selama ini, korban sering mengeluh sakit di dada dan di seluruh badan. Adik korban mewakili keluarga membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi karena tidak merasa keberatan atas meninggalnya korban,” pungkasnya.

Setelah itu, jasad korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. (DT)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Berita sebelumnya

8 Parpol Lolos DPR Versi Quick Count, Tak Ada PSI

Berita selanjutnya

Petugas KPPS Pemilu di Langkat Meninggal Dunia Diduga Kelelahan

TERBARU

Di Sapa Warga Kebijakan Pemko Medan Disambut Gembira, Rico Waas Pastikan Layanan E- KTP Cukup di Kecamatan untuk Pangkas Birokrasi

Minggu, 31 Mei 2026

Stadion Teladan Berpotensi Gelar Laga Piala AFF U-19 2026 Tanpa Penonton

Minggu, 31 Mei 2026

Pemko Medan Kembali Raih WTP ke-6 Kalinya Dari BPK RI, Rico Waas: Bukti Komitmen Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel

Minggu, 31 Mei 2026
perjuanganonline.com

  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd