• Redaksi
  • Hubungi Kami
Kamis, 12 Februari 2026
perjuanganonline.com
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto
No Result
View All Result
perjuanganonline.com
No Result
View All Result
Home Hukum&Kriminal

Ibu Kandung Hajar Anak Hingga Tewas, Polisi: Karena Korban Rewel  

Editor: Suganda
Kamis, 18 Juli 2019
Kanal: Hukum&Kriminal

Editor:Suganda

Kamis, 18 Juli 2019
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram

 

Boyolali, POL | Siti Wakidah alias Ida (30) akhirnya mengakui telah menganiaya anaknya, F (6) hingga tewas.

“Tersangka melakukan kekerasan kepada korban karena jengkel korban rewel,” kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Mulyanto kepada wartawan di kantornya Rabu (17/7/2019).

Mulyanto menjelaskan bahwa F terus menangis pada Rabu (10/7) sekitar pukul 22.00 WIB. Kemungkinan, kata Mulyanto, korban menangis karena tak enak badan.

Menurut pengakuan Ida, anaknya itu rewel hingga Kamis (11/7) sekitar pukul 03.00 WIB. Sedangkan dua hari sebelumnya, Ida juga sudah melakukan kekerasan kepada F dengan mencubiti di beberapa bagian badan korban. Saat rewel itu lah, kata Mulyanto, tersangka malah menganiaya anaknya dengan kekerasan yang lebih berat.

“Tersangka melakukan kekerasan terhadap korban dengan cara memukul perut, membenturkan kepala ke lemari dan mencakar punggung korban karena saat itu korban rewel,” jelas Mulyanto.

Mulyanto melanjutkan bahwa akhirnya korban terdiam, tak menangis lalu tertidur pada Kamis (11/7) dini hari. Keesokan paginya korban bangun dan sempat sarapan bubur. Hingga kemudian pada korban tidur lagi dan ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Para tetangga di Dukuh Tanduk, Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali yang ikut memandikan dan mengkafani jenazah korban, kaget mendapati kondisi tubuh bocah berperawakan bersih tersebut. Di tubuh korban banyak ditemukan luka lebam hampir di sekujur tubuhnya.

Sedangkan jenazah F langsung dimakamkan pada hari itu juga di Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Informasi kematian korban yang tidak wajar itu pun didengar polisi yang langsung melakukan penyelidikan.

Polres Boyolali akhirnya melakukan bongkar kubur dan melakukan autopsi terhadap jenazah korban. Hasilnya, ada bekas kekerasan pada tubuh korban.

Ditemukan banyak kekerasan pada tubuh kocah kecil itu dan korban meninggal dunia karena benturan benda tumpul. Selain itu, ditemukan ada luka dalam yaitu pendarahan di otak.(POL/DC)

Berikan Komentar:
Print Friendly, PDF & Email
Tags: ibu kandung
Berita sebelumnya

Berubah Pikiran! Ratna Sarumpaet Ajukan Banding Kasus Hoax

Berita selanjutnya

4 Penumpang Bus Tewas dalam Kecelakaan di Batu Bara

TERBARU

Pemko Medan Gelar Medan Career Expo 2026, 124 Perusahaan Tawarkan 5.515 Lowongan Kerja

Rabu, 11 Februari 2026

FGD Board of Peace, Anggota DPD RI KH. M Nuh MSP : Kompromis tapi Tidak Boleh Larut

Selasa, 10 Februari 2026

Dukung Pawai Obor Sambut Ramadhan, Zakiyuddin Harahap Menilai Kegiatan Positif Dorong Semangat Kebersamaan Anak Muda

Selasa, 10 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap
  • Pedoman Cyber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Kota
  • Hukum&Kriminal
  • Daerah
  • Internasional
  • Kasak-kusuk
  • Olahraga
  • Otomatif
  • Ragam
    • Advertorial
  • Video
  • Foto

© Copyright 2020 PERJUANGANONLINE.COM - Mengedepankan Amanah Rakyat All Right Reserverd