Medan, POL | Ustadz Rafdinal Sos M.AP Calon Anggota DPD RI asal Sumut mengajak para elit di Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif serta semua kompenen kelembagaan Negara maupun Non Pemerintah, dalam momen hari Pahlawan perlu melakukan napak tilas sejarah bangsa agar negeri ini mampu merdeka dari segala bentuk penjajahan. Baik itu bangsa asing dan khususnya penjajahan fisik maupun mental.
“Seperti yang ketahui dan rasakan saat ini bangsa kita belum sepenuhnya bebas dari penjajahan terutama penjajahan yang bersifat politik, ekonomi sosial budaya, bahkan pertahanan dan keamanan negara yang kapan saja bisa mengancam kedaulatan negara. Hal itu perlu menjadi perhatian kita semua,” ungkap Rafdinal Wakil ketua Muhammadiyah Kota Medan, baru-baru ini melalui aplikasi WhatsApp.
Rafdinal yang juga merupakan Dosen Fisip UMSU mengatakan hari Pahlawan adalah momen penting bagi Indonesia setelah kemerdekaan. Peringatan Hari Pahlawan ini dimaksudkan untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.
Kata dia, Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November merupakan momen penting dalam menumbuhkan rasa hormat terhadap jasa para pahlawan dan menegaskan kembali bahwa nilai dari perjuangan itu yang mengubah tata kehidupan masyarakat kini.
Lanjutnya, sejarah Hari Pahlawan dimulai pada 10 November 1945, ketika terjadi pertempuran di Surabaya antara Indonesia dan bangsa luar. Pertempuran ini menjadi pertempuran pertama setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan, setelah gencatan senjata antara pihak Indonesia dan pihak Inggris ditandatangani pada 29 Oktober 1945.
Makna peringatan Hari Pahlawan juga untuk membangun kesadaran masyarakat agar meneladani dan mengimplementasi nilai-nilai luhur pahlawan dalam kehidupan sehari-hari. “Hari Pahlawan juga bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa yang dilandasi semangat dan nilai kepahlawanan,” ujar Rafdinal Calon anggota DPD RI asal Sumut No.18. (POL/LUKMAN)







